Kategori
Science Chemistry

Kimia Farma Luncurkan Rapid Test Dibawah Rp.100ribu

Kimia Farma Luncurkan Rapid Test Dibawah Rp.100ribu

Kimia Farma Luncurkan Rapid Test Dibawah Rp.100ribu, – PT Kimia Farma Tbk akan meluncurkan alat rapid test murah seharga di bawah Rp100 ribu pada Agustus 2020. Direktur Produksi dan Supply Chain Kimia Farma Andi Prazos menjelaskan, alat tersebut telah dikembangkan sejak awal merebaknya COVID-19.

Beberapa waktu lalu Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menegaskan biaya rapid test COVID-19 maksimal Rp 150 ribu. Hal ini sempat menjadi pembicaraan panas karena pihak fasilitas medis seperti rumah sakit menilai patokan harga terlalu murah dan tidak mencukupi kebutuhan yang ada.

Namun tampaknya situasi ini justru ditanggapi berbeda oleh Kimia Farma. BUMN bidang farmasi itu bahkan mengungkap peluang pihaknya akan merilis rapid test yang biayanya tidak mencapai Rp 100 ribu.

“Mohon doanya sehingga pertengahan Agustus bisa launching rapid test yang murah di bawah Rp100 ribu dan bisa membantu masyarakat jadi kebutuhan lifestyle,” kata Andi dalam public expose yang digelar secara virtual, Rabu.

Produksi rapid test dilakukan di Denpasar, Bali

Andi mengatakan, pihaknya memiliki fasilitas untuk memproduksi rapid test di Denpasar, Bali. Sebelum pandemik COVID-19, tempat tersebut telah dijadikan sebagai sarana produksi PT Kimia Farma.

“Sebenarnya di Denpasar itu bukan hanya untuk COVID-19, tapi memang kami sejak awal ada COVID kami sudah mengembangkan (alat rapid test),” ujarnya.

PT Kimia Farma juga siap mendistribusikan vaksin COVID-19

Selain itu, kata Verdi, PT Kimia Farma juga siap mendistribusikan vaksin COVID-19 yang akan diproduksi PT Bio Farma awal tahun depan. Namun, terkait strategi akan dibicarakan secara khusus.

“Karena ini menyangkut jumlah anggaran yang akan tercukupi, berapa orang, dan mekanismenya satu orang butuh berapa vaksin. Ini butuh koordinasi dengan pemerintah, holding, Kementerian BUMN dan Kementerian Kesehatan,” katanya.

PT Kimia Farma telah melayani rapid test di 13 bandara dan 5 pelabuhan

Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo menambahkan, pihaknya telah melayani permintaan rapid test di 13 bandara dan 5 pelabuhan. Harga rapid test yang dikenakan juga sesuai dengan ketetapan pemerintah.

“Harganya Rp145 ribu. Itu sudah jalan di 13 bandara dan 5 tempat penyeberangan ferry,” ujar Verdi.