Kategori
Sains

Kejadian Aneh di Luar Angkasa

Kejadian Aneh di Luar Angkasa

Kejadian Aneh di Luar Angkasa, – Di dalam alam semesta, masih banyak fakta maupun hal aneh yang mungkin kita tidak ketahui hingga menjadikannya sebuah misteri, termasuk objek-objek aneh di luar angkasa.

Namun, saat menghabiskan waktu di luar angkasa inilah, hal-hal aneh bisa terjadi. Berdasarkan kesaksian para angkasawan/wati yang telah menghabiskan beberapa waktunya di luar angkasa, inilah kejadian aneh bin ajaib yang masih menjadi tanda tanya di benak mereka.

1. Siapa yang mengetuk kapsul Yang Liwei?!

Pada 2003, Yang Liwei menjadi astronaut pertama dari Tiongkok yang diberangkatkan oleh Badan Administrasi Antariksa Nasional Tiongkok (CNSA). Menakjubkan, bukan?

Pengalaman yang menakjubkan tersebut tiba-tiba berubah mencekam! Berdiam di kapsul yang sempit dan dikelilingi oleh kehampaan luar angkasa, tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu kapsul!

2. Bola hijau misterius mengejar Gordon Cooper

Dikutip http://downloadjoker123.org, Saat mengelilingi Bumi sebanyak 22 orbit pada 1963, astronaut AS, Gordon Cooper, memberi tahu stasiun antariksa di Muchea, Australia, bahwa ada objek berupa bola berwarna hijau yang menghampiri kapsulnya. Bahkan, stasiun Muchea pun menangkap keberadaan objek hijau tersebut lewat radarnya.

3. Vladimir Kovalyonok melihat UFO meledak

Sebelum pensiun pada 1984, Mayjen. Vladimir Kovalyonok adalah salah satu awak di stasiun luar angkasa Rusia, Salyut VI pada 1981. Selama 217 hari menetap di luar angkasa, ia sempat melihat UFO!

Naas, sebelum diabadikan, UFO tersebut meledak! Setelah meledak, Kovalyonok mengatakan UFO tersebut terpecah menjadi dua bagian yang serupa dengan barbel. Kaget, ia langsung melaporkannya ke stasiun antariksa di Bumi.

4. Belut antariksa Franklin Story Musgrave

Terkenal sebagai astronaut dengan 6 gelar pendidikan, Franklin Story Musgrave, mengatakan bahwa saat ia berada di luar angkasa, ia melihat sebuah “selang” seperti belut yang tengah terbang. Bukan cuma sekali, ia melihatnya hingga dua kali di dua kesempatan berbeda!

5. Penampakan UFO tertangkap kosmonaut di Mir

Saat tengah menjalani misi antariksa di stasiun luar angkasa Rusia, Mir, pada 1991, kosmonaut Musa Manarov beruntung dan berhasil merekam penampakan UFO yang tengah terbang di kegelapan luar angkasa!

Terbang menjauhi Mir, Manarov mengatakan tak ada bagian yang lepas dari stasiun luar angkasa tersebut dan ragu kalau benda tersebut adalah sampah luar angkasa.

6. Cahaya yang terbang sangat cepat

Saat tahun terakhirnya di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada 2005, Leroy Chiao menjadi saksi saat sebuah cahaya aneh meluncur melewatinya saat tengah mengerjakan sesuatu di ISS.

“Saya melihat barisan cahaya yang menyerupai tanda centang terbalik terbang melewati saya. Sangat aneh,” kata Chiao kepada The Huffington Post pada 2014.

7. Kobaran api yang tidak menyala di luar angkasa

Sekadar penjelasan, api berkobar setelah gas panas menarik oksigen. Jadi, tanpa oksigen, harusnya api tidak menyala bukan?

Ternyata, manusia masih perlu waktu untuk memahami cara kerja alam di luar angkasa. Pada 2009 – 2012, astronaut NASA melangsungkan percobaan menyalakan api di ISS dalam projek bertajuk “FLame Extinguishment Experiment (FLEX)”.

“Di luar angkasa, difusi molekul menarik oksigen ke nyala api dan pembakaran menjauh dari nyala api dengan kecepatan 100 kali lebih lambat daripada aliran apung di Bumi,” papar Dan Dietrich, ilmuwan proyek FLEX di Pusat Penelitian Glenn NASA di Ohio.

8. Lampu diskotik luar angkasa

Saat misi Apollo 11 pada 1969, para astronaut AS melihat lampu berkilauan dengan mata kepala mereka sendiri! Astronaut di proyek Apollo 12 dan 13 diperingatkan soal hal tersebut dan mereka pun mengalaminya.

Malah, mereka bisa tetap melihat cahaya tersebut dengan mata terpejam! Akhirnya, NASA pun melakukan penelitian mengenai penglihatan tersebut selama dua tahun lewat 4 misi Apollo 14 – 17.

9. Christopher Cassidy melihat UFO

Saat tengah berada di ISS pada 2013, astronaut Christopher Cassidy melihat sesosok UFO melintas! Tak tinggal diam, Cassidy langsung menghubungi pusat kendali di Bumi untuk melaporkan penampakan tersebut.

Setelah melihat video tersebut, NASA mengatakan bahwa yang Cassidy lihat adalah selimut modul ISS dari Rusia, Zvezda. Namun, apakah betul begitu?

10. Kunang-kunang luar angkasa

Menerbangkan wahana antariksa Friendship 7 dalam misi Mercury-Atlas pada 1962, astronaut AS, John Glenn, melihat hal aneh lewat jendelanya. Percaya atau tidak, Glenn juga melihat cahaya-cahaya kecil yang terlihat seperti “kunang-kunang”.

Butuh setidaknya setahun bagi NASA untuk mengetahui “kunang-kunang tersebut”, yang mereka kira adalah kerusakan sistem pada wahana Glenn.

Ternyata, kunang-kunang tersebut adalah tetesan air yang membeku dan pecah dari jendela Glenn mengikuti pergerakan Friendship 7.

***

Apakah ada kehidupan dan makhluk lain di luar Bumi? Masih menjadi rahasia yang perlu dicari tahu!

Kategori
Sains

Tahap Reaksi Tubuh saat di Luar Angkasa

Tahap Reaksi Tubuh saat di Luar Angkasa

Tahap Reaksi Tubuh saat di Luar Angkasa, – Dalam film Guardians of the Galaxy, karakter Chris Pratt, Star-Lord, ditunjukkan mampu bertahan hidup selama beberapa saat di luar angkasa tanpa baju astronot.

Hal serupa juga muncul dalam sekuel film tersebut yang menunjukkan salah satu karakter sempat membawa Star-Lord ke luar angkasa tanpa baju astronot sebelum mati.

Dilansir dari laman http://dotdotdot.me, Rupanya kenyataan tidak semanis apa yang kamu saksikan di film-film. Luar angkasa adalah tempat asing yang sangat berbahaya untuk manusia. Kamu tidak bisa hidup tanpa baju astronaut.

Lalu bagaimana jika tubuh kita terekspos tanpa baju khusus tersebut? Berikut ini reaksi tubuh yang akan kamu alami.

1. Suhu di luar angkasa sangat dingin

Ketika tubuhmu terekspos ruang hampa, yang pertama kali kamu rasakan adalah hawa dingin yang menusuk. Suhu tersebut bukanlah hal yang akan membunuhmu. Sebagai gantinya, panas akan keluar dari tubuhmu. Ini akan memengaruhi mata, paru-paru, dan mulutmu. Air di dalam tubuh akan menguap dengan cepat dan membuatmu kedinginan.

2. Kamu akan mengidap kanker kulit secara instan

Sinar ultraviolet dari matahari berkontribusi besar dalam memicu kanker kulit. Namun di Bumi masih ada lapisan ozon yang melindungi kita sehingga efeknya dapat diminimalisasi. Lalu apa yang terjadi jika tubuh tidak terlindungi di luar angkasa? Kulitmu akan terbakar secara cepat sehingga kanker kulit pun menjalar hanya dalam hitungan detik.

3. Mata akan buta saat melihat matahari

Melihat matahari dari Bumi saja sudah membuat mata silau, apalagi jika kamu berada di luar angkasa. Matahari bisa menyebabkan kerusakan mata jika kita menatapnya secara langsung selama satu setengah menit dari Bumi. Sedangkan di luar angkasa, matahari hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja untuk membutakan mata.

4. Kamu akan mengembang

Setelah tiga hal sebelumnya, keadaan akan bertambah buruk. Tubuhmu akan mengembang karena mengalami ebullism. Bagaimana caranya? Darah kita mengandung nitrogen. Gas tersebut akan berubah menjadi gelembung yang sangat banyak. Tubuhmu akan benar-benar mengembang sebagai hasilnya.

5. Otak akan berhenti dalam 15 detik

Otakmu akan mengalami kerusakan yang parah akibat tekanan udara yang berbeda di ruang hampa. Semua oksigen yang tersimpan di dalam otak akan habis sehingga kamu akan kehilangan kesadaran. Proses ini terjadi hanya dalam 15 detik.

6. Paru-parumu kemungkinan akan pecah

Seolah berhentinya otak belum cukup untuk membuatmu menderita, kamu akan kehilangan udara di dalam paru-paru secara perlahan. Ini terjadi karena tekanan atmosferik dalam paru-paru yang kuat. Cukup kuat untuk membuatnya pecah.

7. Oksigen di dalam pembuluh darah juga habis

Tidak adanya oksigen untuk bernapas akan membuat semua persediaan udara tersebut keluar dari dalam pembuluh darah. Proses ini disebut juga dengan hypoxia. Akibatnya, organ dalammu akan mengalami kerusakan juga.

8. Darah akan mendidih

Hingga tahap ini kamu baru melewati satu setengah menit terekspos di ruang hampa. Apa lagi yang akan terjadi selanjutnya? Tahap selanjutnya adalah darahmu akan mendidih. Namun jangan membayangkan mendidih seperti air yang dimasak ya.

Ini terjadi karena tekanan dari luar tubuhmu turun secara drastis, sehingga kamu memerlukan panas untuk menjaga aliran darah tetap berjalan. Sayangnya usaha tersebut malah membuat darahmu menguap menjadi gas.

Gimana, sangat menyeramkan kan? Semua proses tersebut terjadi kurang dari dua menit. Tentunya tidak ada manusia yang bisa selamat ketika berada di ruang hampa tanpa perlindungan apapun.

Kategori
Sains

Ledakan Besar yang Terjadi di Luar Angkasa

Ledakan Besar yang Terjadi di Luar Angkasa

Ledakan Besar yang Terjadi di Luar Angkasa, – Para peneliti di International Centre for Radio Astronomy Research telah menemukan ledakan terbesar yang pernah diamati di alam semesta sejak Big Bang.

Dirangkum dari laman Daftar Joker123, Di zaman modern ini, ada beberapa ledakan hebat di alam semesta yang masih sanggup dideteksi oleh teknologi manusia dari Bumi. Yuk, kita selidiki seperti apa ledakan-ledakan di luar angkasa tersebut.

1. Ledakan di Bulan

x 1 e8e10bd055025af76d0b0a72dabd4af9 - Ledakan Besar yang Terjadi di Luar AngkasaBulan adalah satelit alam milik Bumi yang ternyata sering mendapatkan hantaman dari berbagai macam batuan luar angkasa. Biasanya, batuan angkasa yang menabrak Bulan berukuran kecil.

Namun, dalam beberapa kasus, Bulan juga mengalami tabrakan dan sampai mengakibatkan ledakan yang pada akhirnya menciptakan kawah berukuran besar.

2. Ledakan pada Nebula Kepiting

z 2 03e7e868021aa64e62c69998a57d2ed9 - Ledakan Besar yang Terjadi di Luar AngkasaAda sebuah nebula yang terletak 6.500 tahun cahaya dari Bumi bernama Nebula Kepiting. Dinamakan “Kepiting” karena nebula tersebut sepintas mirip dengan cangkang kepiting yang terbalik.

Pencitraan tersebut muncul karena pengamatan dilakukan dengan teleskop dari Bumi dan banyak pengamat yang menamakan demikian. Namun, sejatinya Nebula Kepiting adalah kumpulan gas dan puing-puing bekas ledakan bintang yang sangat masif.

3. Ledakan di sekitar atmosfer Bumi

z 1 a139d5a253b7428556c0a87f81aabe44 - Ledakan Besar yang Terjadi di Luar AngkasaPada 2013 lalu, Bumi pernah mengalami ledakan cukup kuat yang terjadi di sekitar atmosfer, seperti ditulis dalam Scientific American.

Ledakan tersebut terjadi 25 kilometer di atas permukaan laut. Ledakan udara ini terjadi akibat hantaman meteor yang meluncur cepat di wilayah udara Chelyabinsk, Rusia.

4. Ledakan sinar gama

z cover 8f3570b84154537ae9e1cb4c36c1f510 - Ledakan Besar yang Terjadi di Luar AngkasaLedakan sinar gama atau gamma juga pernah terjadi secara masif di luar angkasa. Laman Space mencatat bahwa ledakan gama merupakan salah satu jenis ledakan angkasa yang sangat besar.

Radiasinya diyakini mampu menghancurkan objek-objek angkasa yang ada dalam radius ledakan tersebut.

5. Ledakan nova

z 5 30742c8c5e49357e3be08e1836bc5e05 - Ledakan Besar yang Terjadi di Luar AngkasaPada 2018, beberapa ilmuwan NASA juga mendeteksi adanya ledakan hebat yang dinamakan ledakan nova. Ledakan ini mampu menghasilkan 100 ribu kali lipat kekuatan energi Matahari yang dirasakan oleh Bumi.

Ledakan nova tersebut dideteksi dari sebuah zona berjarak 13 ribu tahun cahaya di konstelasi Carina.

Uniknya, ledakan nova cukup sering dijumpai dan dapat dideteksi dengan baik menggunakan teleskop luar angkasa. Ledakan nova berasal dari sistem bintang yang tidak stabil dan pada saatnya akan mengeluarkan hidrogen secara masif.

***

Itulah beberapa ledakan hebat yang terjadi di luar angkasa dan masih dapat diamati di zaman modern saat ini. Gak kebayang kalau ledakan superhebat terjadi di tata surya kita, pastinya planet-planet di sekitarnya bakal hancur!

Kategori
Sains

Gambaran Ilmiah Kondisi Bumi jika Matahari Mati

Gambaran Ilmiah Kondisi Bumi jika Matahari Mati

Gambaran Ilmiah Kondisi Bumi jika Matahari Mati, – Temuan menarik dijumpai para astronom University of Warwick, Inggris saat memindai langit menggunakan Gran Telescopio Canarias yang berada di La Palma, Canary Island.

Mereka menemukan keberadaan sebuah puing arkeologi galaksi. Fragmen — yang sebagian besar tersusun dari besi, nikel, dan logam itu — adalah sisa dari inti planet tak dikenal, yang sudah hancur.

Material planetesimal tersebut kini mengorbit bekas bintangnya, SDSS J122859.93+104032.9, yang sekarang menjadi katai putih (white dwarf). Fragmen itu mengorbit sekali dalam 123 menit atau sekitar 2 jam. Sementara, jaraknya sekitar 410 tahun cahaya dari Bumi, di konstelasi Virgo.

Melansir IDN Poker 88 Asia, Semua yang diciptakan pasti akan mati, cepat atau lambat. Hal ini juga berlaku pada salah satu energi terbesar di alam semesta, yaitu Matahari. Pusat tata surya tersebut diprediksi akan mati setidaknya tujuh hingga delapan miliar tahun dari sekarang.

Memang masih sangat lama, bahkan kemungkinan besar kita tidak akan menyaksikan proses sekaratnya sang surya.

Para ilmuwan memperkirakan, ukuran diameter fragmen tersebut antara 1 mil hingga ratusan mil. Material itu cukup padat, untuk lolos dari kehancuran akibat ledakan dan evolusi lanjutan dari bintang yang sedang menuju kematiannya itu.

Matahari akan menjadi bintang merah raksasa sebelum mati

Sebelum melihat kemungkinan-kemungkinan lainnya, kita harus tahu bagaimana proses kematian Matahari terlebih dulu. Layaknya bintang lain, Matahari yang mati akan menyusut menjadi nebula atau bintang putih kerdil yang ukurannya lebih kecil dari Bumi.

Namun yang harus membuat kita khawatir bukanlah fase tersebut. Sebelum menyusut, Matahari akan memuai dan membuatnya menjadi bintang merah raksasa. Massa gas dan debu yang dikeluarkannya sebelum mati akan membentuk selubung di luar angkasa. Selubung ini sangat besar dan bahkan bisa mencapai setengah massa bintang tersebut.

Dalam tahap ini, Matahari seakan sedang “menghabiskan baterainya”. Ia menjadi sangat berbahaya bagi planet yang mengitarinya. Merkurius hingga Mars akan masuk ke dalam selubung api tersebut. Benar, Bumi juga “dilahap” oleh si bintang merah raksasa. Lalu apa yang akan terjadi selanjutnya?

Suhu Bumi sangat panas hingga lautan menguap

Fase Matahari berubah menjadi bintang merah raksasa terjadi setidaknya selama lima juta tahun. Di waktu tersebut, Bumi yang telah masuk ke dalam selubung Matahari akan semakin kacau.

Suhu menjadi sangat panas dan bahkan bisa membuat kulit terbakar. Saking panasnya lautan akan menguap menjadi hidrogen dan oksigen. Lambat laun, air di planet kita pun habis dan kehidupan manusia semakin sulit.

Atmosfer kemudian akan menebal dan dipenuhi oleh kedua komponen dari lautan tersebut. Strukturnya pun berubah hingga Bumi mirip seperti Venus. Di tahap ini, Bumi sudah tak layak lagi untuk ditinggali. Manusia kemungkinan besar akan mati. Namun jika teknologi sudah memadai, kita bisa pindah ke planet lain.

Kategori
Science Chemistry

Galaksi Terbesar yang Diketahui

Galaksi Terbesar yang Diketahui

Galaksi Terbesar yang Diketahui, – Jika Anda merasa galaksi Bima Sakti sudah berukuran cukup besar, tunggu sampai Anda melihat galaksi satu ini: UGC 2885. UGC 2885 kerap disebut Godzilla Galaxy, atau “The King of Galaxies”. Sampai saat ini Godzilla Galaxy adalah galaksi terbesar di seluruh jagat raya.

Memandangi bintang di langit malam dengan teleskop adalah kepuasan sendiri bagi segelintir orang. Dari langit Bumi yang tercemar oleh polusi, beruntung jika kita bisa melihat bintang dan planet yang mendampingi Bumi mengelilingi Matahari.

Selain bintang, planet, dan komet, ada satu objek astronomi yang kerap diburu: galaksi. Pemandangan galaksi yang indah diburu dengan susah payah saking jauhnya dari Bumi.

IC 1101: Galaksi terbesar namun sedang sekarat yang diketahui umat manusia

Galaksi terbesar di daftar ini dan diketahui oleh umat manusia adalah galaksi IC 1101. Ditemukan oleh astronomer/komposer Britania Raya, Frederick William Herschel I, pada 1790, IC 1101 terletak di pusat klaster Abell 2029 (A2029), konstelasi Virgo yang jaraknya 1,045 miliar tahun cahaya dari Bumi!

Berwarna kuning keemasan, IC 1101 kaya akan kandungan baja. Memiliki radius seluas 2 juta tahun cahaya, galaksi berbentuk eliptis ini berukuran 50 kali lebih besar dari Bima Sakti! Sebagai perbandingan, diameter Bima Sakti hanya seluas 100.000 tahun cahaya, sementara IC 1101? 5,5 juta tahun cahaya dari ujung ke ujung! Bahkan, lingkaran cahaya IC 1101 memancar 2 juta tahun cahaya dari pusat galaksi.

Menurut estimasi laman Space, IC 1101 juga 2.000 kali lebih berat dari Bima Sakti. Selain menjadi rumah salah satu lubang hitam supermasif terbesar dalam sejarah astronomi, IC 1101 juga mencakup banyak bintang. Dibandingkan Bima Sakti yang mencakup 200 – 400 miliar bintang, IC 1101 memiliki 100 triliun! Silau, men!

Sayangnya, IC 1101 dikategorikan sebagai galaksi yang sedang sekarat. Hal tersebut terlihat dari kecepatan lahirnya bintang baru di IC 1101 yang lebih lamban dibandingkan Bima Sakti. Satu-satunya cara bagi IC 1101 agar bisa tetap bersinar adalah dengan “memakan” galaksi lain. Tenang saja, Bima Sakti bukan sasarannya.

3C 348 (Hercules A): Paling terang dan berat di kelasnya

Berada di konstelasi Hercules, galaksi terbesar ke-2 dipegang oleh 3C 348 atau Hercules A. Tak terlihat dari Bumi, Hercules A berjarak 2,1 miliar tahun cahaya.

Pada 2012, teleskop Hubble mendeteksi sebuah galaksi kecil terlihat tengah “dimakan” oleh Hercules A. Formasi Hercules A memperlihatkan dua pancaran kosmik dari pusatnya yang tak kasat mata dan hanya terdeteksi melalui sinyal radio.

Galaksi eliptis ini pertama kali diidentifikasikan sebagai 3C 348 oleh astronomer dari University of Cambridge yang tergabung dalam Radio Astronomy Group (sekarang Cavendish Astrophysics Group). Radio Astronomy Group kemudian memasukkan Hercules A ke dalam Third Cambridge Catalogue of Radio Sources (3C) sebagai objek ke-348.

Paling terang dan berat di konstelasi Hercules, NASA mencatatkan bahwa Hercules A memancarkan daya dalam bentuk panjang gelombang radio yang hampir satu miliar kali lebih kuat daripada Matahari!

Selain itu, Hercules A juga memiliki massa 1.000 kali lebih berat dari Bima Sakti. Galaksi ini juga memiliki lubang hitam dengan massa solar 2.5 miliar, 1.000 kali lebih berat dibandingkan Bima Sakti.

Kategori
Sains

Misteri Objek Alam Semesta

Misteri Objek Alam Semesta

Misteri Objek Alam Semesta – Alam semesta adalah ruangan yang sangat besar dengan berbagai objek unik di dalamnya. Di ruangan super besar yang kita huni ini terdiri dari berbagai benda langit, di antaranya planet, bintang, galaksi, dan lainnya.

Dari seluruh benda langit yang ada, terdapat objek yang masih menjadi menjadi misteri yang belum terpecahkan oleh para peneliti. Inilah misteri objek langit tersebut. Check it!

Cincin Haumea

haumea ring iaa 7842b1a9ce464ed7eaba7230df406e3b - Misteri Objek Alam Semesta

Planet kecil Haumea, planet yang mengorbit di The Kuiper Belt yang ada di luar Neptunus menunjukkan hal yang tidak biasa.

Tetiba planet ini memanjang, memiliki dua bulan, dan hanya membutuhkan empat jam saja untuk menunjukkan satu rotasi. Tentu saja ini memperlihatkan jika Haumea menjadi obyek langit paling cepat di tata surya.

Misteri Haumea tidak sampai di situ, di tahun 2017, Haumea makin memperlihatkan keanehannya. Para astronom melihat cincin yang sangat tipis mengelilingi Haumea. Cincin tersebut diperkirakan hasil tabrakan di masa lalu.

Bintang Taby

pia22081 hires 702x336 119a80f2921f0730090c9865f7085f57 - Misteri Objek Alam Semesta

Tabetha Boyajin, astronom dari Louisiana State University dan teman-temannya pertama kali melihat bintang yang belum diketahui sebelumnya. Kemudian bintang itu disebut KIC 846285 dan dijuluki bintang Taby.

Bintang ini berbeda dengan yang lain, Taby menampilkan keanehan yang masih menjadi misteri. Obyek langit ini sering kali ‘tenggelam’ sehingga tidak terlihat dengan jelas, bahkan beberapa kali hanya terlihat 22 persen saja kecerahannya.

Terdapat beberapa teori hal itu terjadi, seperti megastruktur alien. Namun kini sebagian besar peneliti percaya adanya cincin debu yang tidak normal dan menimbulkan kegelapan pada bintang ini.

Aliran inframerah di luar angkasa

pia20027 hires 7d04ac5be23976b134d5ef1dea20bb8b - Misteri Objek Alam Semesta

Bintang neutron termasuk benda langit yang sangat padat yang terbentuk oleh bintang biasa yang mati. Seringkali, bintang ini mengeluarkan radiasi energi atau gelombang radio yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan sinar-X.

Tapi pada September 2018, astronom mendapatkan aliran cahaya inframerah yang panjang. Aliran ini berasal dari bintang neutron dengan jarak 800 tahun cahaya dari planet Bumi.

Hingga saat ini, penjelasan tentang penyebab aliran cahaya tersebut masih belum bisa dipecahkan oleh peneliti.

Misteri sinyal radio

signal 29c15514ab995c75cca95b133932ebd1 - Misteri Objek Alam Semesta

Sejak 2007, peneliti beberapa kali menangkap sinyal radio ultra kuat dan ultra terang hanya dalam beberapa milidetik saja. Kilatan aneh itu dikenal dengan nama Fast Radio Burst (FRBs).

Belum lama ini, ilmuwan bisa menangkap FRBs berulang kali yang melintas enam kali secara berurutan, sinyal kedua yang terlihat bisa mendukung mereka memecahkan misteri ini. Apakah sinyal itu dari alien?

Bulan yang mengelilingi bulan

a side by side shows the similarities between mimas and the death star ef531c6d3d29d7400baa8b8cce7cc631 - Misteri Objek Alam Semesta

Bulan mengelilingi planet adalah hal yang biasa kita dengar. Tapi bagaimana dengan bulan mengelilingi bulan? Moonmoon adalah kejadian bulan yang mengorbit bulan.

Istilah moonmoon ini diberikan netizen yang suka berselancar di dunia maya. Moonmoon juga seringkali disebut moonitos, submoons, moonettes, grandmoons, moonmoons, dan mooon.

Walaupun bulan yang mengeliling bulan masih berupa teori, namun berdasarkan kalkulasi terbaru memperlihatkan tidak ada yang mustahil dari hal ini.

Rogue planet dengan aurora

download c57b126fc4ef6fff2afa35760c45226a - Misteri Objek Alam Semesta

Rogue planet merupakan istilah planet yang melayang di galaksi karena terlempar dari bintang induknya. Hal tersebut terjadi karena adanya gaya gravitasi. Ciri utama dari planet ini terlihat dari obyek langit yang berukuran planet dengan jarak 200 tahun cahaya.

Ciri lainnya adalah cahanya dengan daya magnet yang lebih kuat 200 kali dari Jupiter. Cahaya inilah yang menghasilkan aurora yang sangat terang dan bisa dilihat dengan teleskop radio.

***

Itulah obyek langit yang aneh masih belum dipecahkan misterinya oleh para peneliti. Hingga saat ini, misteri benda langit menjadi sebuah pertanyaan besar yang menggelitik para pecinta ilmu Astronomi. Apakah kamu juga?