Kategori
Kimia

5 Simbol Bahan Kimia dan Artinya

5 Simbol Bahan Kimia dan Artinya

5 Simbol Bahan Kimia dan Artinya – Laman berita BBC memberitakan bahwa ledakan dahsyat yang terjadi di Kota Beirut, Lebanon, telah menewaskan sedikitnya 135 korban jiwa dan 4.000 orang luka-luka. Otoritas Lebanon menyatakan bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh 2.750 ton zat kimia amonium nitrat yang kemungkinan disimpan secara tidak aman di sebuah gudang penyimpanan.

Amonium nitrat sendiri merupakan zat kimia yang biasanya berupa kristal putih padat yang dapat dengan mudah larut secara alami. Selain digunakan untuk pupuk kimia, zat kimia ini juga dapat digunakan sebagai bahan bakar minyak. Dan juga bahan peledak yang digunakan untuk keperluan pertambangan dan industri.

Tentu saja selain amonium nitrat masih banyak lagi zat-zat kimia yang berbahaya dan wajib diperlakukan secara khusus. Nah, untuk menambah pengetahuan kamu, gak ada salahnya kali ini belajar tentang simbol-simbol zat kimiawi berbahaya.

1. Mudah meledak (explosive)

Simbol kimia seperti gambar di atas merupakan simbol kimia yang artinya bahan mudah meledak. Bisa juga maksudnya sebagai zat kimia yang dapat memicu ledakan. Ledakan yang dihasilkan mungkin bisa disebabkan oleh banyak sebab. Misalnya guncangan, suhu, benturan, percikan api, dan sebab lain seperti reaksi kimia.

Melansir dari Agen IDN Poker Menurut laman sains Britannica, setidaknya ada dua jenis zat kimia yang mudah meledak. Kedua jenis tersebut adalah bahan peledak (zat kimia yang memang digunakan untuk meledakkan) dan bahan peledak rendah (zat kimia yang bisa meledak akibat penyebab tertentu).

Contoh zat-zat kimia yang sangat mudah meledak adalah zat kimia termasuk di dalamnya nuklir, TNT (Trinitrotoluena), bubuk mesiu, aziroazide azide, amonium nitrat, nitroselulosa, dan bahan-bahan kimiawi lainnya yang memang digunakan untuk keperluan peledakan. Bahan kimia jenis ini harus diperlakukan dengan sangat hati-hati. Salah sedikit saja, dampaknya bisa sangat fatal.

2. Mudah terbakar (flammable)

Ada juga zat kimia yang mudah terbakar. Biasanya, zat kimiawi macam ini dapat terbakar akibat beberapa penyebab yang bahkan dianggap sepele. Laman sains NCBI mencatat beberapa jenis zat kimia mudah terbakar, di antaranya acetone, butanol, etanol, alkohol, metanol, propanol, dan masih banyak lagi.

Harus diperhatikan bahwa dari sekian banyak zat kimia yang mudah terbakar, beberapa di antaranya juga dapat menyebabkan ledakan. Karena biasanya berwujud cairan, zat kimia mudah terbakar tersebut harus berada dalam wadah yang aman dan tidak mudah terkontaminasi dengan panas atau api.

3. Mudah teroksidasi (oxidizing)

Jika kamu melihat gambar seperti di atas, itu artinya zat kimia yang mudah teroksidasi atau mudah menguap dan dapat menimbulkan ledakan. Oksidasi dapat terjadi akibat reaksi kimia yang terjadi pada saat zat kimia bersinggungan langsung dengan udara, panas, percikan api, dan senyawa kimiawi lainnya.

Seperti dicatat dalam laman Brandeis University, beberapa zat kimia yang mudah teroksidasi di antaranya hidrogen peroksida, kalium perklorat, sodium perklorat, dan lain sebagainya. Tempatkan bahan-bahan kimia tersebut di tempat yang aman dan terhindar dari suhu panas.

4. Zat kimia beracun (toxic)

Seperti dicatat dalam laman sains ThoughtCo, menurut Badan Perlindungan Lingkungan AS. Zat kimia beracun dapat diartikan seluruh bahan atau zat kimia yang dapat menimbulkan efek berbahaya bagi lingkungan dan tubuh organisme yang melakukan kontak dengan zat tersebut.

Biasanya, zat kimia beracun akan menimbulkan dampak yang membahayakan kesehatan manusia jika terhirup, tertelan, atau diserap oleh kulit. Karena sifatnya yang dianggap berbahaya secara umum, jenis zat beracun ini juga sangat banyak, di antaranya merkuri klorida, arsen triklorida, dan bahkan zat-zat lain yang ada di sekitar kita seperti asap kendaraan, detergen, cairan pembersih, dan lain sebagainya.

5. Korosif (corrosive)

Zat kimia yang bersifat korosif artinya zat tersebut dapat merusak jaringan hidup biologis. Namun, tidak menutup kemungkinan sifat korosif juga bisa merusak benda-benda mati seperti besi atau logam lainnya. Zat kimia dengan simbol seperti ini bisa sangat berbahaya jika terkena bagian tubuh manusia, hewan, dan tanaman.

Jauhkan zat-zat kimia ini dari tempat yang mudah dijangkau. Jika ingin berinteraksi dengan zat kimia yang bersifat korosif. Sebaiknya bekali diri dengan pakaian laboratorium dan kacamata yang tahan terhadap dampak korosif dari senyawa kimia tersebut. Beberapa zat kimia yang bersifat korosif adalah belerang oksida, klorin, dan jenis-jenis air keras lainnya.

Kategori
Science Chemistry

Senjata Kimia Populer Paling Mematikan Zaman Dulu

Senjata Kimia Populer Paling Mematikan Zaman Dulu

Senjata Kimia Populer Paling Mematikan Zaman Dulu, – Senjata kimiawi adalah senjata yang mengerikan. Sering kali senjata macam ini tidak langsung membunuh lawannya, namun menyiksanya terlebih dahulu dengan kematian yang perlahan.

Beberapa contoh senjata kimiawi adalah gas beracun.

Ternyata kalau kamu mau mencari tahu, senjata kimiawi pun sudah hadir sejak jauh di masa lampau. Bentuknya memang berbeda, namun keefektifannya tetap serupa: menyiksa mereka yang terkena infeksinya.

Berikut ini adalah beberapa bentuk senjata kimiawi di zaman kuno.

Mata panah beracun

Sejak zaman Romawi dan Yunani kuno hingga suku-suku pedalaman di zaman sekarang, senjata kimiawi sudah diaplikasikan dengan sangat efektif.

Cukup dengan mengambil dari hewan atau tumbuhan beracun dan melumurinya ke mata panah dengan dosis tertentu, mereka yang terpanah akan merasakan derita dari infeksi racun tersebut.

Pedang beracun

Bukan hanya mata panah saja yang diolesi racun, tetapi juga mata pedang. Dengan mengoleskan kepada bisa ular, mereka yang terkena sabetan pedang ini.

Baik luka besar maupun kecil, akan merasakan sensasi mati rasa, merasakan rasa sakit, lalu kulitnya menjadi dingin dan muntah-muntah.

Panah api

Alternatif lain dari panah beracun. Cukup dengan melilitkan mata panah dengan tanaman yang mudah terbakar dan membakarnya dengan api, maka terciptalah panah yang bisa membakar segala sesuatu yang bisa disentuhnya.

Ketimbang melukai seseorang, panah api ditujukan untuk membuat kacau situasi medan perang hingga lawan kebingungan.

Melempar mayat

Senjata ini akan sedikit tidak masuk akal jika menggunakan cara berpikir zaman sekarang, namun melemparkan mayat menggunakan katapel oleh orang Mongol. Pada abad ke-14, penyakit pes menyerang orang Eropa dan orang Mongol memahami hal ini.

Mereka pun menggunakan mayat-mayat yang terinfeksi penyakit pes itu untuk dilemparkan kembali dengan tujuan penyakit tersebut makin merebak.

Bom sarang lebah

Kamu tahu sendiri kan betapa mengerikannya sarang lebah itu? Orang zaman dahulu pun demikian. Malahan mereka bisa memanfaatkan kengerian itu dan menjadikannya sebagai bom sendiri.

Dengan melemparkannya ke target, sarang lebah akan hancur dan membuat lebah di dalamnya marah hingga menyengat orang di area tersebut.

Bom kalajengking

Seperti sarang lebah, kalajengking pun pernah dijadikan bom. Kalajengking tersebut dikumpulkan menjadi satu dalam suatu pundi, lalu dilemparkan ke area lawan.

Serangga-serangga itu nantinya akan masuk ke sudut-sudut terkecil benteng dan menyengat di situasi yang tak terkirakan.

Mengontaminasi air

Praktik ini sangat tidak manusiawi karena tidak memandang bulu umur dan jenis kelamin korban. Cukup dengan mengontaminasi sumber air minum orang banyak, semua yang meminumnya akan keracunan.

Ini bukan sesuatu yang mengejutkan di zaman dulu demi memenangkan perang.

Madu beracun

Pada 401 sebelum masehi, ada kisah di mana suatu batalion prajurit yang memakan madu tiba-tiba pingsan karena sesak napas dan meninggal setelahnya.

Ternyata madu yang dimakan itu adalah madu beracun yang dikumpulkan lebah dengan mengekstrak madu dari bunga beracun. Senjata ini terbilang efektif dan digunakan beberapa kali dalam peperangan.

Api Yunani

Ini adalah senjata kimiawi dahsyat yang pernah diperkenalkan pada zaman kuno. Dengan menggunakan kapal, api tersebut akan disemburkan dari dalam kapal tersebut seperti pelontar api.

Bisa diibaratkan ini adalah bom napalm di masa itu, namun api Yunani hanya menjadi konsep teknologi peperangan yang gagal dikembangkan.

Debu kapur

Siapa yang tidak kaget jika debu kapur bisa melukai seseorang? Orang-orang Tionghoa kuno memasangkan senjata ini di kereta kuda dan saat berlari dengan kencang, debu kapur itu disebar.

Dengan bantuan angin, jangkauannya menjadi luas dan menyebabkan mata orang pedih hingga sesak napas.

***

Jangan membayangkan senjata kimiawi ini digunakannya seperti apa. Bisa-bisa apa yang dilakukan senjata ini jauh lebih mengerikan daripada senjata kimiawi di zaman sekarang.

Tidak salah jika perang akhirnya mendapatkan peraturan dan tidak memperbolehkan keterlibatan senjata kimiawi di dalamnya.

Kategori
Science Chemistry

Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan Artinya

Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan Artinya

Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan Artinya, – Ledakan dahsyat yang terjadi di Kota Beirut, Lebanon, pada Selasa, telah menewaskan sedikitnya 135 korban jiwa dan 4.000 orang luka-luka.

Otoritas Lebanon menyatakan bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh 2.750 ton zat kimia amonium nitrat yang kemungkinan disimpan secara tidak aman di sebuah gudang penyimpanan.

Amonium nitrat sendiri merupakan zat kimia yang biasanya berupa kristal putih padat yang dapat dengan mudah larut secara alami.

Selain digunakan untuk pupuk kimia, zat kimia ini juga dapat digunakan sebagai bahan bakar minyak dan bahan peledak yang digunakan untuk keperluan pertambangan dan industri.

Tentu saja selain amonium nitrat masih banyak lagi zat-zat kimia yang berbahaya dan wajib diperlakukan secara khusus. Nah, untuk menambah pengetahuan kamu, gak ada salahnya kali ini belajar tentang simbol-simbol zat kimiawi berbahaya. Apa saja, ya? Yuk, disimak!

1. Mudah Meledak (explosive)

zz cover 19a05f37f1fb9f690920ef84ad3b3590 - Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan ArtinyaSimbol kimia seperti gambar di atas merupakan simbol kimia yang artinya bahan mudah meledak. Bisa juga maksudnya sebagai zat kimia yang dapat memicu ledakan.

Ledakan yang dihasilkan mungkin bisa disebabkan oleh banyak sebab, misalnya guncangan, suhu, benturan, percikan api, dan sebab lain seperti reaksi kimia.

Menurut laman sains Britannica, setidaknya ada dua jenis zat kimia yang mudah meledak. Kedua jenis tersebut adalah bahan peledak (zat kimia yang memang digunakan untuk meledakkan) dan bahan peledak rendah (zat kimia yang bisa meledak akibat penyebab tertentu).

Contoh zat-zat kimia yang sangat mudah meledak adalah zat kimia termasuk di dalamnya nuklir, TNT (Trinitrotoluena), bubuk mesiu, aziroazide azide, amonium nitrat, nitroselulos. Dan bahan-bahan kimiawi lainnya yang memang digunakan untuk keperluan peledakan.

Bahan kimia jenis ini harus diperlakukan dengan sangat hati-hati. Salah sedikit saja, dampaknya bisa sangat fatal.

2. Mudah Teroksidasi (oxidizing)

z 3 oks 3a63ae58f7cab9fe325d1dcead80abfb - Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan ArtinyaJika kamu melihat gambar seperti di atas, itu artinya zat kimia yang mudah teroksidasi atau mudah menguap dan dapat menimbulkan ledakan.

Oksidasi dapat terjadi akibat reaksi kimia yang terjadi pada saat zat kimia bersinggungan langsung dengan udara, panas, percikan api, dan senyawa kimiawi lainnya.

Seperti dicatat dalam laman Brandeis University, beberapa zat kimia yang mudah teroksidasi di antaranya hidrogen peroksida, kalium perklorat, sodium perklorat, dan lain sebagainya.

Tempatkan bahan-bahan kimia tersebut di tempat yang aman dan terhindar dari suhu panas.

3. Korosif (corrosive)

zz 5 7effdf44a2d1b88f0b9b4cf6b7aaf3c1 - Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan ArtinyaZat kimia yang bersifat korosif artinya zat tersebut dapat merusak jaringan hidup biologis. Namun, tidak menutup kemungkinan sifat korosif juga bisa merusak benda-benda mati seperti besi atau logam lainnya. Zat kimia dengan simbol seperti ini bisa sangat berbahaya jika terkena bagian tubuh manusia, hewan, dan tanaman.

Jauhkan zat-zat kimia ini dari tempat yang mudah dijangkau. Jika ingin berinteraksi dengan zat kimia yang bersifat korosif, sebaiknya bekali diri dengan pakaian laboratorium dan kacamata yang tahan terhadap dampak korosif dari senyawa kimia tersebut.

Beberapa zat kimia yang bersifat korosif adalah belerang oksida, klorin, dan jenis-jenis air keras lainnya.

4. Mudah Terbakar (flammable)

zz 2 4cc2ca5a1459084bb6feba7bfe0f0582 - Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan ArtinyaAda juga zat kimia yang mudah terbakar. Biasanya, zat kimiawi macam ini dapat terbakar akibat beberapa penyebab yang bahkan dianggap sepele.

Beberapa jenis zat kimia mudah terbakar, di antaranya acetone, butanol, etanol, alkohol, metanol, propanol, dan masih banyak lagi.

Harus diperhatikan bahwa dari sekian banyak zat kimia yang mudah terbakar, beberapa di antaranya juga dapat menyebabkan ledakan.

Karena biasanya berwujud cairan, zat kimia mudah terbakar tersebut harus berada dalam wadah yang aman dan tidak mudah terkontaminasi dengan panas atau api.

5. Zat Kimia Beracun (toxic)

zz 4 2512aabe052035871b4997a52d3b9ce5 - Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan ArtinyaSeperti dicatat dalam laman sains ThoughtCo, menurut Badan Perlindungan Lingkungan AS, zat kimia beracun dapat diartikan seluruh bahan atau zat kimia yang dapat menimbulkan efek berbahaya bagi lingkungan dan tubuh organisme yang melakukan kontak dengan zat tersebut.

Biasanya, zat kimia beracun akan menimbulkan dampak yang membahayakan kesehatan manusia jika terhirup, tertelan, atau diserap oleh kulit.

Karena sifatnya yang dianggap berbahaya secara umum, jenis zat beracun ini juga sangat banyak, di antaranya merkuri klorida, arsen triklorida, dan bahkan zat-zat lain yang ada di sekitar kita seperti asap kendaraan, detergen, cairan pembersih, dan lain sebagainya.

6. Zat Kimia Menimbulkan Iritasi (harmful irritant)

zz 6 cfa2337e6ddd16bdd9e46fc2d8ed9cb3 - Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan ArtinyaSecara umum, simbol kimia di atas menunjuk pada zat kimia berbahaya yang terdiri dari dua golongan umum, yakni zat berbahaya yang dapat terhirup.

Dan masuk melalui mulut (biasanya disimbolkan dengan gambar Xn) dan zat berbahaya yang dapat menyebabkan iritasi melalui selaput lendir dan kulit (biasanya disimbolkan dengan gambar Xi).

Beberapa zat kimia yang termasuk dalam golongan ini adalah piridina, amonia, dan benzoil klorida. Pada dasarnya, zat-zat kimia alami yang banyak terdapat di alam juga bisa mengakibatkan iritasi dan bahkan alergi, seperti serbuk bunga. Namun, zat-zat kimia lebih berpotensi menimbulkan bahaya iritasi yang lebih intens dan masif.

7. Zat Berbahaya Bagi Lingkungan (dangeorus for enviromental)

zz 7 01e31dc05454b9c2613a8f41640afe5d - Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan ArtinyaBahan kimia yang memiliki gambar seperti di atas berarti dianggap berbahaya bagi lingkungan dan akan merusak habitat tertentu.

Membuang dan melepas zat kimia ini ke perairan, darat, hutan, dan ke semua tempat di alam bebas, sangat dilarang karena menyebabkan kerusakan ekosistem lingkungan hidup.

Beberapa contoh dari zat-zat kimia ini, di antaranya petroleum bensin, timah klorida, tetraklorometana, dan zat-zat kimia lainnya yang dapat berdampak buruk bagi lingkungan.

Itu sebabnya, zat kimia yang tidak dapat diurai di alam biasanya harus diolah atau didaur ulang menjadi senyawa yang bersifat netral.

***

Itulah beberapa simbol bahan kimia berbahaya yang menggambarkan sifat dari zat kimia tersebut. Semoga artikel sains kali ini dapat menambah wawasan kamu, ya!

Kategori
Science Chemistry

Siswa RI Raih 4 Medali Olimpiade Kimia Internasional

Siswa RI Raih 4 Medali Olimpiade Kimia Internasional

Siswa RI Raih 4 Medali Olimpiade Kimia Internasional, – Kabar baik datang dari Istanbul, Turki. Pada 30 Juli 2020 pukul 20.00 WIB, empat siswa Indonesia dilaporkan berhasil menorehkan prestasi di ajang 52nd International Chemistry Olympiad (IChO) atau Olimpiade Kimia Internasional ke-52 dengan meraih empat medali.

Dua medali perak diraih oleh dua siswa, yaitu Mark Susanto dari SMAK BPK Penabur 1 Jakarta dan Ivan Candra Gunawan dari SMAK Petra 2 Surabaya.

Sementara itu, dua medali perunggu diraih dua siswa lainnya, yaitu Rifqi Naufal Abdjul dari SMAN 81 Jakarta dan Steven William dari SMAK Petra 1 Surabaya.

Semua siswa yang mewakili Indonesia berhasil meraih medali

Acara pemberian medali pada tahun ini dikemas oleh panitia IChO ke-52 secara virtual dengan visualisasi seperti kenyataan, yang dirasakan jika dilakukan secara normal.

Tim IChO Indonesia bersama jajaran Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan nonton bareng upacara penutupan dan penghargaan IChO ke-52 yang dapat ditonton dari rumah masing-masing melalui kanal Zoom.

“Kami mencoba yang terbaik untuk melakukan di Olimpiade secara on site, tetapi ini tidak mungkin karena pandemik COVID-19 global. Kami tidak bisa mengabaikan situasi ini.

Dan kami memutuskan menyelenggarakan IChO secara online,” kata ketua panitia akademik IChO 2020, Arif Dasganmen, dalam keterangan tertulis, Sabtu.

Pusat Prestasi Nasional mengapresiasi siswa berprestasi

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Prestasi Nasional Asep Sukmayadi juga turut menyaksikan dan memberikan selamat kepada para siswa yang telah meraih prestasi pada Olimpiade Kimia Internasional ke-52.

“Medali yang diraih siswa pada IChO tahun ini merupakan pencapaian prestasi tingkat internasional yang terkumpul pertama kali. Yang difasilitasi oleh Kemendikbud sejak Pusat Prestasi Nasional terbentuk. Semoga perolehan medali peserta didik yang berprestasi tingkat internasional di bidang lainnya dapat menyusul,” ujar Asep.

Ada 60 negara terdaftar pada IChO 2020

Kegiatan Oimpiade Kimia tingkat internasional ini sebagai wujud penjaringan talenta di bidang kimia, agar memberikan manfaat di masa depan. Pada tahun ini sebanyak 235 siswa dari 60 negara terdaftar pada IChO 2020, dan 8 negara sebagai observer.

Sebanyak 22 negara tidak dapat berpartisipasi karena belum menyeleksi pada kompetisi nasionalnya, dan belum melatih tim nasional mereka.

Kategori
Kimia

Zat Paling Mematikan Bagi Manusia

Zat Paling Mematikan Bagi Manusia

Zat Paling Mematikan Bagi Manusia – Ilmu pengetahuan seperti ilmu kimia telah memberikan kita banyak pengetahuan yang sangat berharga.

Dengan mempelajari kimia, kita bisa mengenal unsur-unsur dan senyawa kimia sekaligus memanfaatkannya sebagai obat untuk mengatasi berbagai penyakit.

Tapi di balik itu, ternyata ada beragam zat kimia yang sangat berbahaya jika kamu terpapar olehnya. Ini dia 5 zat yang paling mematikan bagi manusia.

  • Botulinum Toxin A

Racun Botulinum, yang juga dikenal sebagai Clostridium Botulinum, dikenal sebagai zat paling mematikan di dunia. Hanya 1 gram dari zat ini dapat membunuh 14.000 manusia jika ditelan atau 8,3 juta manusia apabila disuntikkan! Daftar IDN Poker 99

Botulinum mengacaukan komunikasi antara sel saraf dan sel otot, kemudian secara bertahap melumpuhkan korban dan akhirnya terjadi kegagalan sistem pernafasan.

Namun, botulinum dalam dosis yang sangat kecil dapat digunakan untuk mengobati kejang otot dan keringat berlebihan dan melumpuhkan otot yang menyebabkan keriput.

  • Ricin

Ditemukan dalam minyak jarak, ricin adalah zat protein beracun yang menimbulkan kerusakan pada ribosom, pembangun protein pada sel.

Hasilnya adalah kerusakan parah pada organ-organ penting tubuh. Hanya satu miligram ricin cukup untuk membunuh orang dewasa jika dihirup atau tertelan, menyebabkan banyak negara menyelidiki penggunaannya sebagai senjata biologis.

  • Sianida

Baik dihirup atau tertelan, sianida adalah salah satu zat beracun dengan aksi tercepat yang diketahui, membuat korbannya mati dalam hitungan menit.

Gas hidrogen sianida dan natrium padat atau potasium sianida sangat beracun, mencegah sel-sel tubuh menggunakan oksigen dan membuat jantung dan otak berhenti bekerja.

Beberapa biji buah juga mengandung sianida dan sejumlah kecil hidrogen sianida ditemukan dalam asap knalpot kendaraan.

  • Asbestos

Asbestos adalah nama yang diberikan pada beberapa mineral berbeda yang memiliki satu ciri umum: ikatan kristal yang berserat. Dapat ditemukan dengan harga yang terjangkau, asbestos merupakan bahan bangunan yang populer sampai efek mematikannya terungkap.

Apabila terhirup berkali-kali, serat asbestos dapat menumpuk di paru-paru dan menyebabkan penyakit mematikan seperti asbestosis, radang paru-paru, dan kanker.

Berbeda dengan zat – zat lainnya, Asbestos dapat memakan waktu yang cukup lama, bahkan bertahun-tahun untuk membunuh seseorang. Meskipun begitu, zat ini tetaplah sangat mematikan dan membuatnya sebagai “racun lambat” yang paling mengerikan bagi manusia.

  • Karbon Monoksida

Karbon monoksida adalah gas yang tidak berwarna, tidak berbau, dan sangat beracun yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar organik yang tidak sempurna, seperti batubara, diesel, kayu dan lain – lain. Ini adalah salah satu gas beracun utama yang ditemukan di dalam asap kendaraan.

Zat ini mempengaruhi kapasitas pembawa oksigen dalam darah dengan mengikat protein hemoglobin. Jika seseorang terkena paparan dengan konsentrasi karbon monoksida 1,28%, korban akan kehilangan kesadaran setelah 2-3 kali nafas dan mati dalam waktu kurang dari 3 menit.

Kategori
Kimia

Perubahan kimia yang terjadi pada benda disekitar kita

Zat kimia yang sering kita ketemui

Perubahan kimia yang terjadi pada benda disekitar kita – Tidak banyak yang menyadari bahwa banyak hal yang terjadi di alam semesta ini akibat dari perubahan kimia.

Perubahan kimia ialah sebuah proses perubahan pada zat yang merupakan molekul kimia penyusunnya.

Sehingga terkadang menyebabkan perubahan fisik dan memicu munculnya zat baru. Karena itulah sifat perubahan kimia adalah tidak dapat diubah.

Lantaran adanya perubahan fisik dan molekul penyusunnya, perubahan kimia jelas berbeda dengan perubahan fisika. Pada umumnya perubahan kimia yang terjadi di alam sekitar ini disebabkan oleh proses pengaratan, pembakaran, fermentasi, pemasakan, pengenziman hingga pembusukan.

Ciri-Ciri Perubahan Kimia

Ada beberapa ciri-ciri perubahan kimia yang bisa diamati. Ciri-ciri ini menjadai unsur perbedaan perubahan kimia dan perubahan fisika. Berikut merupakan ciri-ciri perubahan kimia selengkapnya.

  • Terbentuk zat baru yang dihasilkan
  • Selain perubahan fisik, juga terjadi perubahan susunan molekulnya
  • Sifat partikel zat berbeda dengan sebelumnya
  • Bersifat ireversibel atau tidak dapat kembali ke bentuk sebelumnya
  • Bisa terjadi karena proses pembakaran, pengaratan, pembusukan, pemasakan dan pengenziman

Perubahan kimia yang terjadi pada benda disekitar kita

Besi Berkarat

Proses besi yang berkarat adalah salah satu bentuk perubahan kimia yang paling banyak terjadi di alam sekitar, seperti pagar besi depan rumah yang berkarat. Proses terbentuknya karat ini dalam perubahan kimia disebut sebagai oksidasi besi. Di mana rumus kimia besi (Fe) akan teroksidasi menjadi Fe2O3, sehingga fisik besi menjadi berubah dan berwarna kuning kecoklatan serta jauh lebih rapuh.

Kayu yang terbakar

Meskipun sederhana, sebetulnya kayu yang terbakar adalah perubahan kimia karena terjadinya pembakaran benda organik. Benda organik disebut juga sebagai hidrokarbon (CxHy) di mana seharusnya saat proses pembakaran sempurna, akan bereaksi dengan oksigen (O2) dan menghasilkan uap air (H2O) serta karbondioksida (CO2). Tetapi tidak ada yang namanya pembakaran sempurna sehingga hasilnya adalah abu karbon.

Metabolisme Makanan di Dalam Tubuh

Proses metabolisme makanan di dalam tubuh adalah sebuah perubahan kimia. Di mana makanan dan minuman ini melewati proses metabolisme yang sangat panjang sehingga membuat unsur kimia penyusunnya jadi pecah. Unsur kimia yang pecah itulah menjadi nutrisi dan diserap ke dalam tubuh. Misalkan saja nasi yang awalnya berupa pati/amilum alias karbohidrat kompleks (C6H10O5)n) akhirnya menjadi glukosa (C6H12O6).

Kembang Api yang Meledak

Ledakan warna-warni yang muncul saat kembang api meledak itu merupakan kombinasi berbagai unsur kimia seperti natrium (Na) yang berwarna kuning, barium (Ba) yang berwarna hijau sampai tembaga (Cu) yang berwarna biru. Warna-warni tersebut muncul saat atom mengalami eksitasi ke tingkat energi yang lebih tinggi kembali lagi ke tingkat energi dasar (ground state).

Kategori
Sains

Jenis-Jenis Profesi Dibidang Sains

Jenis-Jenis Profesi Dibidang Sains dan Teknologi

Jenis-Jenis Profesi Dibidang Sains – Selain keuangan Anda gendut, dalam karir ini, orang berusaha memahami cara kerja dunia alami dan menemukan bagaimana pengetahuan itu dapat digunakan untuk memberi manfaat bagi umat manusia.

1. Ahli Biologi
Sebagai ahli biologi, Anda akan meneliti hewan dan tumbuhan, termasuk anatomi dan fisiologi dan bagaimana berbagai organisme berfungsi di lingkungan mereka. Anda akan menulis makalah dan melaporkan apa yang Anda temukan.

2. Arkeolog
Arkeolog belajar tentang sejarah dengan mempelajari situs dan artefak yang digunakan oleh orang di masa lalu. Anda akan merencanakan penggalian, memeriksa dan katalog artefak, dan menafsirkan data dari penemuan Anda.

3. Insinyur Sipil
Insinyur sipil bertanggung jawab untuk merencanakan, membangun, dan memelihara struktur vital dan infrastruktur seperti jalan, kereta api, sistem saluran pembuangan, jembatan, dan bendungan.

4. Astronom
Jika Anda tertarik dalam studi luar angkasa, Anda mungkin ingin menjadi astronom . Anda akan mengumpulkan data di planet, bulan, sistem bintang, dan lubang hitam dan mengembangkan teori tentang fenomena yang Anda pelajari.

5. Ilmuwan Atmosfer
Para ilmuwan atmosfer dan ahli meteorologi mempelajari pola iklim dan cuaca bumi dan bagaimana mereka memengaruhi orang dan populasi.

6. Cartographer
Cartographers menggabungkan keterampilan dalam geografi dan teknologi untuk merancang dan menghasilkan peta untuk digunakan oleh orang perorangan maupun oleh pemerintah, militer, dan organisasi yang terlibat dalam konservasi.

7. Insinyur Kimia
Sebagai insinyur kimia, Anda akan menggabungkan metodologi ilmiah dengan proses rekayasa untuk mengembangkan bahan kimia dan produk seperti bahan bakar, makanan, dan obat-obatan. Anda harus mematuhi peraturan lingkungan dan keamanan.

8. Kimiawan
Kimiawan mempelajari bahan kimia dan menghasilkan proses kimia baru yang dapat digunakan untuk meningkatkan taraf hidup manusia. Mereka dapat mengkhususkan diri dalam berbagai bidang kimia, termasuk kimia analitik, organik, anorganik, dan medis.

9. Aerospace Engineer
Sebagai seorang insinyur aerospace, Anda akan bertanggung jawab untuk merancang pesawat terbang, pesawat ruang angkasa, sistem rudal, dan satelit. Para profesional ini cenderung bekerja untuk pemerintah atau secara komersial dalam penelitian dan desain atau manufaktur.

Kategori
Kimia

Pekerjaan Berprospek Cerah di Bidang Sains

Inilah Pekerjaan Berprospek Cerah di Bidang Sains

mempelajari pelajaran kimia 1060x702 - Pekerjaan Berprospek Cerah di Bidang Sains

Pekerjaan Berprospek Cerah di Bidang Sains – Bayangkan sebuah dunia tanpa ilmuwan. Penyakit-penyakit akan merajalela, tidak akan ada kemajuan teknologi seperti yang kita nikmati saat ini, dan lingkungan akan menjadi kacau. Mereka yang bekerja di bidang sains sangatlah penting peranannya untuk komunitas dan dunia tempat kita tinggal sekarang, karena mereka lah yang berkontribusi terhadap kenyamanan yang kita nikmati saat ini.

Kamu merasa terpanggil untuk berkarir di bidang sains? Sebelumnya ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan. Salah satunya adalah dengan berkuliah di jurusan ilmu kehidupan atau fisika yang mempelajari tentang organisme-organisme hidup serta bidang-bidang studi seperti biologi, biokimia, mikrobiologi, zoologi dan ekologi.

Jurusan-jurusan sains menawarkan prospek kerja yang bagus setelah kelulusan apa sajakah itu..

1. AHLI BIOKIMIA ATAU BIOFISIK

Biokimia dan biofisik mempelajari proses kimia, biologi dan fisika dari organisme hidup. Untuk dapat bekerja di bidang ini, kamu perlu memiliki gelar bachelor/sarjana di bidang biokimia, biologi, kimia, atau fisika. Jika kamu ingin bekerja di bidang penelitian dan pengembangan, kamu perlu memiliki gelar doktoral/S3.

Gaji rata-rata per tahun dari seorang ahli biokimia dan biofisik adalah $82,180 sesuai dengan data dari data Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika 2016, yang menambahkan bahwa setidaknya akan ada penambahan 3,600 lowongan pekerjaan baru di bidang ini di antara tahun 2016-2026.

2. AHLI KIMIA

Kimia mempelajari bahan kimia dan bagaimana mereka dapat dimanfaatkan untuk hidup. Kamu akan memerlukan gelar master atau Ph.D. Kimia untuk kebanyakan pekerjaan. Sebenarnya juga tersedia lowongan kerja yang hanya membutuhkan gelar sarjana, tetapi  pilihannya sangat terbatas.

Gaji rata-rata per tahun dari seorang ahli kimia adalah $73,740 di tahun 2016. Jumlah lowongan pekerjaaan diprediksikan akan meningkat sekitar 6% dari 2016 – 2026. Semakin tinggi gelar yang kamu miliki, semakin bagus prospek kerjamu.

3. KONSERVASIONIS

Konservasionis membantu tuan tanah dan pemerintah melindungi sumber daya alam seperti tanah dan air. Untuk bisa bekerja did bidang ini, kamu perlu memiliki gelar sarjana dari jurusan seperti ekologi, manajemen sumber daya alam, agrikultur, biologi atau ilmu lingkungan.

Menurut data tahun 2016, Gaji rata-rata per tahun dari seorang konservasionis adalah $61,810. Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika memprediksikan bahwa lowongan kerja di bidang ini akan terus bertambah banyak hingga tahun 2026 seperti karir bidang sains pada umumnya.

4. ILMUWAN LINGKUNGAN

Ilmuwan Lingkungan mengidentifikasi, mengurangi dan membasmi polutan-polutan dan bahaya lainnya yang mengancam lingkungan dan kesehatan populasi. Kamu bisa mendapatkan pekerjaan tingkat pemula dengan gelar S1 jurusan ilmu lingkungan, biologi, teknik, kimia atau fisika. Jika kamu ingin posisi kerja yang lebih tinggi, kamu memerlukan gelar master.

Gaji rata-rata per tahun dari seorang ilmuwan lingkungan adalah $68,910 menurut data 2016. Perkembangan karir di lowongan ini diprediksikan lebih cepat daripada lowongan sains lainnya hingga tahun 2026.

5. ILMU LINGKUNGAN DAN TEKNISI PERLINDUNGAN

Ilmu Lingkungan dan Teknisi Perlindungan kadang disebut sebagai teknisi lingkungan. Mereka memonitor lingkungan dan menginvestigasi sumber-sumber polusi dan bekerja di bawah supervise ilmuwan lingkungan. Jika tertarik untuk berkarir di bidang ini, kamu perlu memiliki gelar associate degree (setara diploma) atau sertifikat ilmu terapan atau teknologi yang berhubungan dengan sains. Tetapi kebanyakan pekerjaan mensyaratkan gelar sarjana dari jurusan kimia atau biologi.

Menurut data tahun 2016, gaji rata-rata per tahun dari seorang teknisi lingkungan adalah $44,190. Perkembangan karir di lowongan ini diprediksikan lebih cepat daripada lowongan sains lainnya hingga tahun 2026. Hal yang sama juga berlaku untuk ilmuwan lingkungan.