Kategori
Sains

Fakta Sains tentang Planet Kerdil yang Ada di Tata Surya Kita

Fakta Sains tentang Planet Kerdil yang Ada di Tata Surya Kita – Dilansir NASA, planet kerdil atau planet katai adalah objek angkasa yang sepintas mirip dengan planet, tetapi dengan ukuran yang jauh lebih kecil. Meski sama-sama mengitari Matahari, planet kerdil (dwarf planet) tidak memiliki kemampuan untuk membersihkan segala objek atau benda asing di sekitar orbitnya.

c30 0beadc28d56cb14f01a8c5a4a6b5c3cc 600x400 - Fakta Sains tentang Planet Kerdil yang Ada di Tata Surya Kita

Nah, kali ini kita akan belajar mengenai beberapa fakta sains dari planet kerdil. Apa saja, ya? Yuk, disimak!

1. Awal mula terbentuknya planet kerdil

Tata surya sudah berusia sekitar 4,5 hingga 4,6 miliar tahun. Hampir semua objek angkasa yang ada di dalamnya juga berusia nyaris sama dengan tata surya. Hal yang sama juga terjadi pada planet kerdil. Menurut laman Space, pembentukan Matahari di awal kemunculan tata surya menciptakan begitu banyak partikel padat yang tergabung menjadi satu akibat gravitasi.

Nah, adanya partikel atau batuan angkasa tersebut menjadi cikal bakal dari pembentukan planet kerdil. Gas, es, dan debu akan tertarik oleh gravitasi dari partikel tersebut sehingga membentuk objek kecil yang mirip dengan planet. Akan tetapi, planet kerdil memang sangat berbeda dengan planet pada umumnya.

2. Berbeda dengan planet pada umumnya

Jika planet kerdil tidak terbentuk secara sempurna, berarti mereka sangat berbeda dengan planet pada umumnya, dong? Ya, planet kerdil memang sangat berbeda dengan planet biasa. Dilansir laman http://jeoleuro.com/, beberapa perbedaan mencoloknya:

  • Meskipun kadang planet kerdil punya massa yang cukup, jumlahnya masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan planet pada umumnya.
  • Awal mula pembentukan planet kerdil tidak pernah sempurna. Hal ini sangat berbeda dengan awal mula pembentukan sebuah planet.
  • Orbit planet kerdil tidak pernah bersih dari objek-objek angkasa lainnya karena memang planet kerdil tidak memiliki kekuatan gravitasi cukup untuk melakukannya. Sementara, planet pada umumnya memiliki orbit yang bisa membersihkan objek-objek lain di sekitarnya.
3. Ada banyak planet kerdil di tata surya kita, tetapi hanya enam yang terkenal

Menurut http://162.241.118.60/, sebetulnya ada banyak planet kerdil di tata surya kita. Mereka tersembunyi di balik keberadaan planet-planet besar, macam Jupiter, Saturnus, hingga Neptunus. Namun, setidaknya, ada beberapa planet kerdil yang terkenal di tata surya kita. Mereka lebih mudah diamati dibandingkan dengan planet kerdil lainnya.

American Geophysical Union (AGU) dalam lamannya menerangkan bahwa ada lima planet kerdil yang mudah dideteksi dan satu planet kerdil terbaru yang bisa dicitrakan dengan mudah. Jadi, hingga saat ini, ada enam planet kerdil yang bisa dengan mudah diteliti dan diamati oleh teknologi manusia dari Bumi.

4. Planet kerdil di Sabuk Kuiper adalah objek terjauh di tata surya kita

Ditulis dalam Space Center, Sabuk Kuiper adalah zona atau wilayah di tata surya yang berdekatan dengan orbit terluar Neptunus. Bisa dikatakan bahwa Sabuk Kuiper adalah wilayah terjauh di tata surya kita dan menjadi batas antara tata surya dengan ruang antarbintang.

Nah, isi dari Sabuk Kuiper tersebut adalah miliaran objek angkasa berupa batu, es, komet, sisa-sisa serpihan pembentukan tata surya, dan planet kerdil. Mayoritas dari planet kerdil yang bisa diamati secara jelas dari Bumi berada di Sabuk Kuiper. Mereka adalah Pluto, Eris, Makemake, dan Haumea.

Kategori
Sains

Fakta Sains tentang Golongan Darah Manusia

Fakta Sains tentang Golongan Darah Manusia – Manusia memiliki tipe dan jenis darah yang berbeda-beda. Perbedaan jenis darah tersebut digolongkan ke dalam sebuah klasifikasi yang dinamakan golongan darah atau blood type. Secara umum, menurut http://jeoleuro.com/ golongan darah manusia dibagi menjadi 4 jenis, yakni A, B, AB, dan O.

2222650193 - Fakta Sains tentang Golongan Darah Manusia

Namun, jika diteliti lebih lanjut, golongan-golongan darah tersebut masih dibagi lagi berdasarkan rhesus (Rh) darahnya. Bahkan, ada jenis golongan darah yang dinilai sangat langka dan nyaris dianggap tidak ada. Yuk, kita ungkap fakta mengenai golongan darah manusia.

1. Sejarah pembagian golongan darah

Dilansir Britannica, pada awalnya seorang dokter asal Inggris bernama William Harvey menemukan sistem peredaran darah tertutup yang diamati dari hewan. Melansir dari https://103.55.38.71/ Ia menerbitkan tesis mengenai sirkulasi darah pada 1628 dan membuka peluang pada eksperimen transfusi darah pertama yang dilakukan pada hewan di tahun 1665.

Lalu pada 1667, ilmuwan bernama Richard Lower melakukan riset transfusi darah dari domba ke tubuh manusia. Selanjutnya, studi mengenai darah manusia berlanjut di Jerman pada 1875 oleh Profesor Leonard Landois. Ilmuwan Jerman tersebut mengungkap bahwa kegagalan transfusi diakibatkan oleh penggumpalan darah akibat perbedaan jenis darah.

Pada akhirnya, tepatnya 1901, ilmuwan Amerika bernama Karl Landsteiner menemukan bahwa darah manusia memiliki antigen, antibodi, dan senyawa khusus yang berlainan satu sama lain. Ia mengelompokkan beberapa jenis darah tersebut menjadi 4 golongan darah utama, yakni A, B, AB, dan O.

2. Golongan darah diklasifikasikan ke dalam kelompok yang lebih detail

Ternyata, golongan darah masih dibagi lagi berdasarnya rhesus darahnya. Menurut laman National Health Service, masing-masing dari empat jenis golongan darah yang ada memiliki Rh positif dan Rh negatif. Tujuan pengenalan klasifikasi ini untuk mengetahui antigen dalam darah manusia. Nah, apa yang dimaksud dengan rhesus darah?

Secara sederhana, rhesus (Rh) bisa diartikan sebagai protein yang menjadi antigen dan terdapat di permukaan sel darah merah. Jika darah seseorang memiliki faktor Rh, maka darahnya mengandung rhesus positif. Namun, jika tidak, maka golongan darah orang tersebut dikelompokkan sebagai rhesus negatif.

3. Golongan darah O+ menjadi yang terbanyak dan AB- menjadi yang paling langka

Dalam klasifikasi umum, golongan darah O+ menjadi golongan darah mayoritas di dunia dengan jumlah sebanyak 37 persen dari populasi, dicatat dalam American Red Cross. Sementara, golongan darah AB- menjadi jenis golongan darah paling sedikit, yakni 0,36 persen dari total populasi dunia.

Masih dalam laman yang sama, golongan darah pada anak juga sangat dipengaruhi dari golongan darah kedua orang tuanya. Ayah bergolongan darah O dan ibu bergolongan darah AB, misalnya, maka akan melahirkan anak dengan golongan darah A atau B. Oh ya, golongan darah O juga dianggap sebagai pendonor universal.

4. Pembagian golongan darah akan meminimalkan inkompatibilitas ABO

Dalam kasus darurat, golongan darah O bisa diberikan kepada orang dengan golongan darah berbeda. Itu sebabnya, golongan darah O dianggap sebagai pendonor universal. Di lain sisi, orang dengan golongan darah AB dianggap sebagai penerima universal karena bisa menerima darah dari golongan darah mana pun.

Akan tetapi, cara paling aman dan ideal dalam transfusi darah harus tetap dilakukan oleh golongan darah yang sama, baik itu pendonor maupun penerima. Jika transfusi darah dilakukan sembarangan, bisa berdampak fatal pada penerima karena sistem antibodi di tubuhnya bereaksi secara berlebihan.

Kategori
Sains

Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang – Di awal tahun ini, kita kembali berduka karena sebuah musibah terjadi, yakni jatuhnya pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta–Pontianak. Menurut berita yang ditulis oleh IDN Times pada hari yang sama, pesawat dengan nomor penerbangan SJY 182 ini diduga mengalami kecelakaan dan jatuh di laut sekitar Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Meskipun pesawat terbang masih termasuk moda transportasi paling aman di dunia nyatanya.

5d7a070032efd - Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Aviophobia

Melansir dari http://thesunshineundergroundofficial.com/  menurut laman Medical News Today, ada sebuah fobia atau ketakutan berlebih terhadap pesawat terbang, yakni aviophobia. Fobia ini merupakan ketakutan seseorang untuk terbang atau menggunakan pesawat terbang. Secara umum, fobia terbang ini menjadi salah satu penyebab yang paling umum mengapa seseorang takut untuk menggunakan pesawat terbang. Biasanya, dalam tingkatan yang parah, penderita bisa berkeringat deras, gemetar, mual, pusing yang parah, hingga pingsan.
Pengaruh media

Ketakutan akan sesuatu bisa di dapat dari mana saja, salah satunya media. Beberapa media memang kerap memberitakan mengenai kecelakaan pesawat terbang secara berlebihan, bahkan sampai membuat trauma orang lain. Laman Anxiety Coach mencatat bahwa media bisa membentuk seseorang menjadi pribadi yang mudah cemas akan sesuatu.

Memiliki pengalaman buruk dengan pesawat terbang

Pengalaman adalah guru yang paling berharga. Ya, pepatah itu memang benar adanya. Itu sebabnya, ada banyak orang yang mungkin akan mengalami trauma jika mereka pernah mengalami kejadian tidak mengenakkan dengan pesawat terbang. Mungkin di masa lalu mereka pernah mengalami turbulensi hebat yang cukup menakutkan.

Ilmuwan bernama Dave Carbonell, Ph.D. menyatakan bahwa kasus-kasus ketakutan berlebih saat terbang bisa di akibatkan pengalaman buruk di masa lalu yang terakumulasi menjadi sebuah trauma dalam pikiran seseorang.

Memiliki ketakutan akan ketinggian

Mungkin ada banyak orang di dunia ini yang takut akan ketinggian. Namun, takut dalam batasan wajar adalah hal normal. Akan tetapi, ketakutan ekstrem pada ketinggian (acrophobia) bisa mengganggu hidup seseorang jika ia akan menggunakan pesawat terbang sebagai moda transportasinya.

Kategori
Sains

Fakta Menarik Mengenai Matahari

Fakta Menarik Mengenai Matahari

Fakta Menarik Mengenai Matahari, – Matahari adalah benda antariksa yang sangat menarik, sekaligus menakutkan dan misterius. Di Tata Surya kita, Matahari adalah obyek paling besar.

Tapi tahukah Anda? kalau ada ada banyak hal menarik yang bisa kita pelajari dari Matahari kita. Selain berwarna kuning, ternyata Matahari juga memiliki banyak warna, loh. Penasaran kan apa saja fakta menarik dari sang Surya kita? Simak penjelasannya berikut ini!

1. Matahari itu adalah bintang

Dlansir https://christian-mommies.com, Jika selama ini Anda berpikir kalau bintang hanya dapat dilihat pada malam hari saja, eitss. Faktanya Matahari merupakan bintang juga di alam semesta ini. Mengapa Matahari disebut bintang? Bintang merupakan objek luar angkasa yang memancarkan cahayanya sendiri.

Bintang memancarkan cahayanya sendiri karena adanya proses reaksi fusi di dalam intinya, proses yang sangat ekstrem ini ‘memaksa’ empat atom hidrogen bersatu untuk menjadi satu atom helium. Jadi, Matahari adalah satu-satunya bintang di siang hari!

2. Bukan bola api, melainkan bola plasma

Pernahkah Anda memikirkan bagaimana bisa Matahari ‘terbakar’ di ruang angkasa yang di mana tentunya kita tahu kalau di sana tidak ada udara untuk api dapat menyala? Lebih baik jangan dipikirkan lagi, deh.

Matahari bukanlah bola api melainkan bola gas dalam bentuk plasma yang sangat panas, komposisinya kebanyakan terdiri dari 70 persen hidrogen dan 28 persen helium. Suhu permukaan Matahari sendiri mencapai 5.778 derajat celcius.

3. Pernah dianggap mengelilingi Bumi

Pada zaman dulu orang-orang masih percaya bahwa Matahari mengelilingi Bumi, dengan kata lain Bumi adalah pusat orbit Matahari.

Masa-masa itu dimulai ketika dua orang cerdas dari bangsa Yunani kuno bernama Plato dan Aristoteles pada abad ke-4 SM memperkenalkan pemikiran geosentrisme.

Dalam astronomi geosentris adalah suatu model yang menggambarkan kalau Bumi adalah pusat dari alam semesta. Matahari, Bulan beserta planet-planet semuanya mengelilingi Bumi dalam bentuk lingkaran.

Meskipun begitu, kita sangatlah beruntung dengan para ilmuwan-ilmuwan hebat pada masa lalu seperti Aristarchus of Samos, Johannes Kepler dan Sir Issac Newton yang telah membuktikan secara ilmiah kalau Bumi itu bukanlah pusat alam semesta.

4. Cahaya butuh 8 menit untuk sampai ke Matahari

Satu-satunya hal tercepat di alam semesta yang diketahui hingga saat ini adalah cahaya, para saintis biasanya lebih suka menyebutnya “foton” atau partikel cahaya. Saking cepatnya cahaya ini, bahkan kita bisa mengunjungi Bulan hanya dalam waktu 1.3 detik saja.

Berapa kecepatannya? Yaitu sekitar 299 792 458 m/s, bulatkan saja menjadi 300 juta m/s. Dengan jarak Bumi-Matahari 1 SA (Satuan Astronomi) atau 149.6 juta kilometer, cahaya dapat menempuh jarak sebesar itu hanya dalam waktu 8.3 detik.

Wahana antariksa nirawak tercepat buatan manusia saat ini adalah Parker Solar Probe yang memiliki kecepatan rata-rata 192.222 m/s, butuh waktu lebih dari 1 minggu untuk pergi ke Matahari dari Bumi.

5. Evolusi menjadi raksasa merah

Untuk saat ini Matahari masih menyimpan stok energi untuk reaksi fusinya setidaknya untuk 5 miliar tahun ke depan. Saat ini Matahari sedang berada pada fase stabil.

Komposisi utamanya adalah hidrogen yang suatu saat nanti Matahari akan kehabisan komposisinya. Saat itu terjadi, lapisan terluar Matahari mulai mengembang luar biasa.

Lapisan terluarnya akan membesar bahkan kemungkinan dapat mencapai orbit Bumi. Ada kemungkinan kehidupan di Bumi saat itu sudah punah akibat panas yang luar biasa. Bisa dikatakan Matahari adalah monster bagi Bumi kita di kemudian hari.

6. Butuh 230 juta tahun untuk mengelilingi galaksi

Setiap bintang yang kita lihat dengan mata telanjang di langit malam merupakan bintang-bintang yang berada pada sebuah galaksi bernama Bima Sakti atau Milky Way. Bintang-bintang ini memiliki waktu orbit dan jarak ke pusat galaksi yang berbeda-beda.

Matahari kita membutuhkan waktu 230 juta tahun untuk menyelesaikan orbitnya, sedangkan jaraknya sendiri dari pusat galaksi itu sekitar 25.000 tahun cahaya. Matahari sendiri berada pada salah satu lengan galaksi yang bernama Orion.

7. Matahari memiliki banyak warna

Alasan mengapa Matahari terlihat putih di siang bolong lalu terlihat jingga kekuningan saat terbit maupun terbenam adalah karena Matahari memancarkan seluruh spektrum pada cahaya tampak. Mulai dari panjang gelombang 400 – 700 nanometer.

Atmosfer juga berperan terhadap perubahan warna pada Matahari. Saat di pagi hari cahaya Matahari harus melalui atmosfer yang tebal untuk sampai ke mata kita, sehingga hanya spektrum cahaya yang memiliki panjang gelombang tinggi (merah – kuning) saja yang dapat sampai ke mata kita.

Jika Matahari sudah berada di atas kepala maka semua spektrum cahaya tampak dapat mengenai mata kita sekaligus, pencampuran dari merah, jingga, kuning, hijau, biru dan ungu membuat Matahari tampak berwarna putih.

8. Iklim Bumi bergantung pada matahari

Matahari adalah energi kehidupan kita di Bumi, cahayanya dimanfaatkan oleh banyak makhluk hidup di Bumi terutama tumbuh-tumbuhan.

Tidak hanya itu, perannya sangatlah penting terhadap perubahan iklim. Menurut NASA Matahari memiliki peran penting terhadap perubahan cuaca, iklim, arus laut bahkan pembentukan aurora juga dipengaruhi oleh angin Matahari.

***

Itulah beberapa fakta menarik dari sang surya kita, Bumi hanyalah budak dari Matahari yang tanpanya tentunya tidak mungkin ada kehidupan seperti sekarang ini. Matahari akan terus bersinar setidaknya untuk 5 miliar tahun ke depan.