Kategori
Kimia

5 Simbol Bahan Kimia dan Artinya

5 Simbol Bahan Kimia dan Artinya

5 Simbol Bahan Kimia dan Artinya – Laman berita BBC memberitakan bahwa ledakan dahsyat yang terjadi di Kota Beirut, Lebanon, telah menewaskan sedikitnya 135 korban jiwa dan 4.000 orang luka-luka. Otoritas Lebanon menyatakan bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh 2.750 ton zat kimia amonium nitrat yang kemungkinan disimpan secara tidak aman di sebuah gudang penyimpanan.

Amonium nitrat sendiri merupakan zat kimia yang biasanya berupa kristal putih padat yang dapat dengan mudah larut secara alami. Selain digunakan untuk pupuk kimia, zat kimia ini juga dapat digunakan sebagai bahan bakar minyak. Dan juga bahan peledak yang digunakan untuk keperluan pertambangan dan industri.

Tentu saja selain amonium nitrat masih banyak lagi zat-zat kimia yang berbahaya dan wajib diperlakukan secara khusus. Nah, untuk menambah pengetahuan kamu, gak ada salahnya kali ini belajar tentang simbol-simbol zat kimiawi berbahaya.

1. Mudah meledak (explosive)

Simbol kimia seperti gambar di atas merupakan simbol kimia yang artinya bahan mudah meledak. Bisa juga maksudnya sebagai zat kimia yang dapat memicu ledakan. Ledakan yang dihasilkan mungkin bisa disebabkan oleh banyak sebab. Misalnya guncangan, suhu, benturan, percikan api, dan sebab lain seperti reaksi kimia.

Melansir dari Agen IDN Poker Menurut laman sains Britannica, setidaknya ada dua jenis zat kimia yang mudah meledak. Kedua jenis tersebut adalah bahan peledak (zat kimia yang memang digunakan untuk meledakkan) dan bahan peledak rendah (zat kimia yang bisa meledak akibat penyebab tertentu).

Contoh zat-zat kimia yang sangat mudah meledak adalah zat kimia termasuk di dalamnya nuklir, TNT (Trinitrotoluena), bubuk mesiu, aziroazide azide, amonium nitrat, nitroselulosa, dan bahan-bahan kimiawi lainnya yang memang digunakan untuk keperluan peledakan. Bahan kimia jenis ini harus diperlakukan dengan sangat hati-hati. Salah sedikit saja, dampaknya bisa sangat fatal.

2. Mudah terbakar (flammable)

Ada juga zat kimia yang mudah terbakar. Biasanya, zat kimiawi macam ini dapat terbakar akibat beberapa penyebab yang bahkan dianggap sepele. Laman sains NCBI mencatat beberapa jenis zat kimia mudah terbakar, di antaranya acetone, butanol, etanol, alkohol, metanol, propanol, dan masih banyak lagi.

Harus diperhatikan bahwa dari sekian banyak zat kimia yang mudah terbakar, beberapa di antaranya juga dapat menyebabkan ledakan. Karena biasanya berwujud cairan, zat kimia mudah terbakar tersebut harus berada dalam wadah yang aman dan tidak mudah terkontaminasi dengan panas atau api.

3. Mudah teroksidasi (oxidizing)

Jika kamu melihat gambar seperti di atas, itu artinya zat kimia yang mudah teroksidasi atau mudah menguap dan dapat menimbulkan ledakan. Oksidasi dapat terjadi akibat reaksi kimia yang terjadi pada saat zat kimia bersinggungan langsung dengan udara, panas, percikan api, dan senyawa kimiawi lainnya.

Seperti dicatat dalam laman Brandeis University, beberapa zat kimia yang mudah teroksidasi di antaranya hidrogen peroksida, kalium perklorat, sodium perklorat, dan lain sebagainya. Tempatkan bahan-bahan kimia tersebut di tempat yang aman dan terhindar dari suhu panas.

4. Zat kimia beracun (toxic)

Seperti dicatat dalam laman sains ThoughtCo, menurut Badan Perlindungan Lingkungan AS. Zat kimia beracun dapat diartikan seluruh bahan atau zat kimia yang dapat menimbulkan efek berbahaya bagi lingkungan dan tubuh organisme yang melakukan kontak dengan zat tersebut.

Biasanya, zat kimia beracun akan menimbulkan dampak yang membahayakan kesehatan manusia jika terhirup, tertelan, atau diserap oleh kulit. Karena sifatnya yang dianggap berbahaya secara umum, jenis zat beracun ini juga sangat banyak, di antaranya merkuri klorida, arsen triklorida, dan bahkan zat-zat lain yang ada di sekitar kita seperti asap kendaraan, detergen, cairan pembersih, dan lain sebagainya.

5. Korosif (corrosive)

Zat kimia yang bersifat korosif artinya zat tersebut dapat merusak jaringan hidup biologis. Namun, tidak menutup kemungkinan sifat korosif juga bisa merusak benda-benda mati seperti besi atau logam lainnya. Zat kimia dengan simbol seperti ini bisa sangat berbahaya jika terkena bagian tubuh manusia, hewan, dan tanaman.

Jauhkan zat-zat kimia ini dari tempat yang mudah dijangkau. Jika ingin berinteraksi dengan zat kimia yang bersifat korosif. Sebaiknya bekali diri dengan pakaian laboratorium dan kacamata yang tahan terhadap dampak korosif dari senyawa kimia tersebut. Beberapa zat kimia yang bersifat korosif adalah belerang oksida, klorin, dan jenis-jenis air keras lainnya.

Kategori
Science Chemistry

Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan Artinya

Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan Artinya

Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan Artinya, – Ledakan dahsyat yang terjadi di Kota Beirut, Lebanon, pada Selasa, telah menewaskan sedikitnya 135 korban jiwa dan 4.000 orang luka-luka.

Otoritas Lebanon menyatakan bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh 2.750 ton zat kimia amonium nitrat yang kemungkinan disimpan secara tidak aman di sebuah gudang penyimpanan.

Amonium nitrat sendiri merupakan zat kimia yang biasanya berupa kristal putih padat yang dapat dengan mudah larut secara alami.

Selain digunakan untuk pupuk kimia, zat kimia ini juga dapat digunakan sebagai bahan bakar minyak dan bahan peledak yang digunakan untuk keperluan pertambangan dan industri.

Tentu saja selain amonium nitrat masih banyak lagi zat-zat kimia yang berbahaya dan wajib diperlakukan secara khusus. Nah, untuk menambah pengetahuan kamu, gak ada salahnya kali ini belajar tentang simbol-simbol zat kimiawi berbahaya. Apa saja, ya? Yuk, disimak!

1. Mudah Meledak (explosive)

zz cover 19a05f37f1fb9f690920ef84ad3b3590 - Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan ArtinyaSimbol kimia seperti gambar di atas merupakan simbol kimia yang artinya bahan mudah meledak. Bisa juga maksudnya sebagai zat kimia yang dapat memicu ledakan.

Ledakan yang dihasilkan mungkin bisa disebabkan oleh banyak sebab, misalnya guncangan, suhu, benturan, percikan api, dan sebab lain seperti reaksi kimia.

Menurut laman sains Britannica, setidaknya ada dua jenis zat kimia yang mudah meledak. Kedua jenis tersebut adalah bahan peledak (zat kimia yang memang digunakan untuk meledakkan) dan bahan peledak rendah (zat kimia yang bisa meledak akibat penyebab tertentu).

Contoh zat-zat kimia yang sangat mudah meledak adalah zat kimia termasuk di dalamnya nuklir, TNT (Trinitrotoluena), bubuk mesiu, aziroazide azide, amonium nitrat, nitroselulos. Dan bahan-bahan kimiawi lainnya yang memang digunakan untuk keperluan peledakan.

Bahan kimia jenis ini harus diperlakukan dengan sangat hati-hati. Salah sedikit saja, dampaknya bisa sangat fatal.

2. Mudah Teroksidasi (oxidizing)

z 3 oks 3a63ae58f7cab9fe325d1dcead80abfb - Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan ArtinyaJika kamu melihat gambar seperti di atas, itu artinya zat kimia yang mudah teroksidasi atau mudah menguap dan dapat menimbulkan ledakan.

Oksidasi dapat terjadi akibat reaksi kimia yang terjadi pada saat zat kimia bersinggungan langsung dengan udara, panas, percikan api, dan senyawa kimiawi lainnya.

Seperti dicatat dalam laman Brandeis University, beberapa zat kimia yang mudah teroksidasi di antaranya hidrogen peroksida, kalium perklorat, sodium perklorat, dan lain sebagainya.

Tempatkan bahan-bahan kimia tersebut di tempat yang aman dan terhindar dari suhu panas.

3. Korosif (corrosive)

zz 5 7effdf44a2d1b88f0b9b4cf6b7aaf3c1 - Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan ArtinyaZat kimia yang bersifat korosif artinya zat tersebut dapat merusak jaringan hidup biologis. Namun, tidak menutup kemungkinan sifat korosif juga bisa merusak benda-benda mati seperti besi atau logam lainnya. Zat kimia dengan simbol seperti ini bisa sangat berbahaya jika terkena bagian tubuh manusia, hewan, dan tanaman.

Jauhkan zat-zat kimia ini dari tempat yang mudah dijangkau. Jika ingin berinteraksi dengan zat kimia yang bersifat korosif, sebaiknya bekali diri dengan pakaian laboratorium dan kacamata yang tahan terhadap dampak korosif dari senyawa kimia tersebut.

Beberapa zat kimia yang bersifat korosif adalah belerang oksida, klorin, dan jenis-jenis air keras lainnya.

4. Mudah Terbakar (flammable)

zz 2 4cc2ca5a1459084bb6feba7bfe0f0582 - Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan ArtinyaAda juga zat kimia yang mudah terbakar. Biasanya, zat kimiawi macam ini dapat terbakar akibat beberapa penyebab yang bahkan dianggap sepele.

Beberapa jenis zat kimia mudah terbakar, di antaranya acetone, butanol, etanol, alkohol, metanol, propanol, dan masih banyak lagi.

Harus diperhatikan bahwa dari sekian banyak zat kimia yang mudah terbakar, beberapa di antaranya juga dapat menyebabkan ledakan.

Karena biasanya berwujud cairan, zat kimia mudah terbakar tersebut harus berada dalam wadah yang aman dan tidak mudah terkontaminasi dengan panas atau api.

5. Zat Kimia Beracun (toxic)

zz 4 2512aabe052035871b4997a52d3b9ce5 - Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan ArtinyaSeperti dicatat dalam laman sains ThoughtCo, menurut Badan Perlindungan Lingkungan AS, zat kimia beracun dapat diartikan seluruh bahan atau zat kimia yang dapat menimbulkan efek berbahaya bagi lingkungan dan tubuh organisme yang melakukan kontak dengan zat tersebut.

Biasanya, zat kimia beracun akan menimbulkan dampak yang membahayakan kesehatan manusia jika terhirup, tertelan, atau diserap oleh kulit.

Karena sifatnya yang dianggap berbahaya secara umum, jenis zat beracun ini juga sangat banyak, di antaranya merkuri klorida, arsen triklorida, dan bahkan zat-zat lain yang ada di sekitar kita seperti asap kendaraan, detergen, cairan pembersih, dan lain sebagainya.

6. Zat Kimia Menimbulkan Iritasi (harmful irritant)

zz 6 cfa2337e6ddd16bdd9e46fc2d8ed9cb3 - Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan ArtinyaSecara umum, simbol kimia di atas menunjuk pada zat kimia berbahaya yang terdiri dari dua golongan umum, yakni zat berbahaya yang dapat terhirup.

Dan masuk melalui mulut (biasanya disimbolkan dengan gambar Xn) dan zat berbahaya yang dapat menyebabkan iritasi melalui selaput lendir dan kulit (biasanya disimbolkan dengan gambar Xi).

Beberapa zat kimia yang termasuk dalam golongan ini adalah piridina, amonia, dan benzoil klorida. Pada dasarnya, zat-zat kimia alami yang banyak terdapat di alam juga bisa mengakibatkan iritasi dan bahkan alergi, seperti serbuk bunga. Namun, zat-zat kimia lebih berpotensi menimbulkan bahaya iritasi yang lebih intens dan masif.

7. Zat Berbahaya Bagi Lingkungan (dangeorus for enviromental)

zz 7 01e31dc05454b9c2613a8f41640afe5d - Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan ArtinyaBahan kimia yang memiliki gambar seperti di atas berarti dianggap berbahaya bagi lingkungan dan akan merusak habitat tertentu.

Membuang dan melepas zat kimia ini ke perairan, darat, hutan, dan ke semua tempat di alam bebas, sangat dilarang karena menyebabkan kerusakan ekosistem lingkungan hidup.

Beberapa contoh dari zat-zat kimia ini, di antaranya petroleum bensin, timah klorida, tetraklorometana, dan zat-zat kimia lainnya yang dapat berdampak buruk bagi lingkungan.

Itu sebabnya, zat kimia yang tidak dapat diurai di alam biasanya harus diolah atau didaur ulang menjadi senyawa yang bersifat netral.

***

Itulah beberapa simbol bahan kimia berbahaya yang menggambarkan sifat dari zat kimia tersebut. Semoga artikel sains kali ini dapat menambah wawasan kamu, ya!

Kategori
Kimia

Zat Paling Mematikan Bagi Manusia

Zat Paling Mematikan Bagi Manusia

Zat Paling Mematikan Bagi Manusia – Ilmu pengetahuan seperti ilmu kimia telah memberikan kita banyak pengetahuan yang sangat berharga.

Dengan mempelajari kimia, kita bisa mengenal unsur-unsur dan senyawa kimia sekaligus memanfaatkannya sebagai obat untuk mengatasi berbagai penyakit.

Tapi di balik itu, ternyata ada beragam zat kimia yang sangat berbahaya jika kamu terpapar olehnya. Ini dia 5 zat yang paling mematikan bagi manusia.

  • Botulinum Toxin A

Racun Botulinum, yang juga dikenal sebagai Clostridium Botulinum, dikenal sebagai zat paling mematikan di dunia. Hanya 1 gram dari zat ini dapat membunuh 14.000 manusia jika ditelan atau 8,3 juta manusia apabila disuntikkan! Daftar IDN Poker 99

Botulinum mengacaukan komunikasi antara sel saraf dan sel otot, kemudian secara bertahap melumpuhkan korban dan akhirnya terjadi kegagalan sistem pernafasan.

Namun, botulinum dalam dosis yang sangat kecil dapat digunakan untuk mengobati kejang otot dan keringat berlebihan dan melumpuhkan otot yang menyebabkan keriput.

  • Ricin

Ditemukan dalam minyak jarak, ricin adalah zat protein beracun yang menimbulkan kerusakan pada ribosom, pembangun protein pada sel.

Hasilnya adalah kerusakan parah pada organ-organ penting tubuh. Hanya satu miligram ricin cukup untuk membunuh orang dewasa jika dihirup atau tertelan, menyebabkan banyak negara menyelidiki penggunaannya sebagai senjata biologis.

  • Sianida

Baik dihirup atau tertelan, sianida adalah salah satu zat beracun dengan aksi tercepat yang diketahui, membuat korbannya mati dalam hitungan menit.

Gas hidrogen sianida dan natrium padat atau potasium sianida sangat beracun, mencegah sel-sel tubuh menggunakan oksigen dan membuat jantung dan otak berhenti bekerja.

Beberapa biji buah juga mengandung sianida dan sejumlah kecil hidrogen sianida ditemukan dalam asap knalpot kendaraan.

  • Asbestos

Asbestos adalah nama yang diberikan pada beberapa mineral berbeda yang memiliki satu ciri umum: ikatan kristal yang berserat. Dapat ditemukan dengan harga yang terjangkau, asbestos merupakan bahan bangunan yang populer sampai efek mematikannya terungkap.

Apabila terhirup berkali-kali, serat asbestos dapat menumpuk di paru-paru dan menyebabkan penyakit mematikan seperti asbestosis, radang paru-paru, dan kanker.

Berbeda dengan zat – zat lainnya, Asbestos dapat memakan waktu yang cukup lama, bahkan bertahun-tahun untuk membunuh seseorang. Meskipun begitu, zat ini tetaplah sangat mematikan dan membuatnya sebagai “racun lambat” yang paling mengerikan bagi manusia.

  • Karbon Monoksida

Karbon monoksida adalah gas yang tidak berwarna, tidak berbau, dan sangat beracun yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar organik yang tidak sempurna, seperti batubara, diesel, kayu dan lain – lain. Ini adalah salah satu gas beracun utama yang ditemukan di dalam asap kendaraan.

Zat ini mempengaruhi kapasitas pembawa oksigen dalam darah dengan mengikat protein hemoglobin. Jika seseorang terkena paparan dengan konsentrasi karbon monoksida 1,28%, korban akan kehilangan kesadaran setelah 2-3 kali nafas dan mati dalam waktu kurang dari 3 menit.