Kategori
Sains

Peristiwa Langit Terbaik November 2020

Peristiwa Langit Terbaik November 2020

Peristiwa Langit Terbaik November 2020, – November 2020 ada sejumlah fenomena langit yang bisa dilihat. Tidak kalah dari fenomena aphelion Bumi Juli kemarin. Sebagai bocoran, nih, di bulan ini Anda akan menyaksikan empat hujan meteor lagi.

Dikutip http://downloadjoker123.org, Gak mau ketinggalan untuk menyaksikan peristiwa langit November 2020? Yuk, simak dan catat tanggalnya berikut ini!

1. Puncak hujan meteor Taurid Selatan pada 5 November 2020

Hujan meteor Taurid Selatan terjadi sejak 23 September hingga 19 November 2020. Namun puncaknya berada pada 5 November 2020. Di saat itu, Anda bisa menyaksikan sekitar 10 meteor yang melintas per jamnya.

Hujan meteor ini cukup unik karena bisa menghasilkan bola-bola api selama puncaknya. Titik muncul Taurid Selatan berada pada rasi bintang Taurus. Anda bisa mengamatinya di langit sebelah selatan mulai pukul 01.00 waktu daerahmu masing-masing.

2. Waktu terbaik mengamati Merkurius pada 10 November 2020

Walaupun cukup dekat, Merkurius adalah planet yang sulit untuk diamati dari Bumi. Sebab ukurannya sangat kecil. Namun pada 10 November 2020, planet ini berada pada titik tertinggi di langit pagi sehingga Anda bisa menemukannya dengan mudah.

Jika Anda tertarik untuk mencari Merkurius, Anda sebaiknya mulai mengamati langit sebelum Matahari terbit. Menghadaplah ke langit sebelah timur. Merkurius akan tampak seperti bintang yang terang dan tak berkelap-kelip.

3. Puncak hujan meteor Taurid Utara pada 12 November 2020

Setelah kedatangan hujan meteor Taurid Selatan, kini giliran Taurid Utara yang melintasi Bumi. Intensitas peristiwa ini sama juga seperti hujan meteor yang terjadi pada 5 November 2020. Anda bisa menyaksikan sekitar 10 meteor per jamnya.

Bedanya, Taurid Utara bisa diamati mulai pukul 18.30, saat rasi bintang Taurus terbit. Namun waktu terbaik untuk menyaksikannya adalah pukul 00.00 waktu daerahmu masing-masing. Taurid Utara akan berada di ketinggian langit utara.

4. Konjungsi Bulan dan Venus pada 13 November 2020

Sekitar satu jam sebelum Matahari terbit, sempatkanlah untuk keluar rumah sebentar. Anda akan melihat Bulan sabit berwarna silver yang ditemani oleh sang bintang kejora, Venus di sampingnya.

Peristiwa mendekatnya dua benda langit ini disebut sebagai konjungsi. Ketika ini terjadi, Venus dan Bulan hanya terpisahkan jarak sejauh 3 derajat. Keduanya semakin dekat ketika Matahari mulai menampakkan dirinya.

5. Puncak hujan meteor Leonid pada 17 November 2020

Semakin mendekati akhir tahun, semakin banyak hujan meteor yang bisa disaksikan. Hujan meteor ketiga bulan ini adalah Leonid yang puncaknya jatuh pada 17 November 2020. Tahun ini, peristiwa tersebut dapat disaksikan dengan sangat jelas karena Bulan tidak bersinar terang.

Leonid bisa disaksikan di Indonesia sekitar pukul 03.00 hingga 05.04 waktu daerahmu. Titik radian atau titik munculnya berada di rasi bintang Leo. Tetapi, untuk menemukannya, Anda perlu mengamati langit bagian timur laut. Akan ada 15 hingga 20 meteor per jamnya, lho. Jangan ketinggalan!

6. Waktu terbaik mengamati Pleiades pada 17 November 2020

Sambil menyelam minum air. Pada 17 November 2020, ada dua peristiwa yang bisa Anda amati sekaligus. Selain Leonid, Anda juga bisa menyaksikan Pleiades, gugus bintang paling terang yang bisa diamati dari Bumi.

Waktu terbaik untuk mengamatinya adalah setelah Matahari terbenam hingga Matahari terbit keesokan harinya. Dengan kata lain, Pleiades tampak bersinar terang sepanjang malam. Namun waktu yang paling disarankan untuk mengamatinya adalah saat tengah malam.

Untuk mencarinya, Anda perlu menghadap ke langit bagian utara. Pleiades tampak seperti sekelompok titik kecil yang bersinar terang dan berkelap-kelip.

7. Bulan, Jupiter, dan Saturnus membentuk formasi segitiga pada 19 November 2020

Bulan, Jupiter, dan Saturnus akan tampak berdekatan dengan satu sama lain pada 19 November 2020. Fenomena yang termasuk konjungsi ini akan membentuk formasi segitiga di angkasa. Jupiter dan Saturnus hanya terpisahkan jarak 2 derajat dari Bulan.

Anda bisa mengamati peristiwa yang satu ini setelah Matahari tenggelam. Menghadaplah ke arah barat. Di sana, akan ada Bulan sabit dan dua benda langit terang berwarna kuning yang merupakan Jupiter dan Saturnus.

8. Konjungsi Bulan dan Mars pada 26 November 2020

Setelah seminggu tanpa peristiwa langit apa pun, pada 26 November 2020, Anda akan melihat Bulan ditemani oleh Mars dalam peristiwa konjungsi lainnya. Di malam ini, keduanya hanya terpisahkan jarak sejauh 4 derajat.

Tengoklah ke langit sebelah barat untuk menyaksikannya. Waktu terbaik untuk mengamati konjungsi ini adalah pukul 02.00 waktu daerahmu. Mars akan tampak seperti “bintang” berwarna merah yang tidak berkelap-kelip.

9. Puncak hujan meteor Orionid pada 28 November 2020

Ini adalah peristiwa yang paling dinantikan sepanjang tahun. Hujan meteor Orionid akan terjadi pada 28 November 2020. Yang membuatnya dinantikan adalah intensitas hujan meteor ini cukup besar. Anda bisa melihat sekitar 20 meteor per jamnya, lho.

Bukan hanya itu, pengamatan Orionid bisa dibilang cukup mudah. Anda tak perlu menyiapkan alat apa pun karena peristiwa ini bisa diamati dengan mata telanjang.

Perlu diketahui bahwa titik radian atau titik muncul Orionid terletak di rasi bintang Orion. Anda bisa mencarinya di langit bagian barat. Sementara waktu terbaik untuk mengamatinya adalah sekitar 04.00 dini hari. Di saat itulah jumlah meteor yang melintas mencapai puncaknya.

10. Gerhana Bulan penumbra pada 30 November 2020

Untuk menutup penghujung November 2020, langit menyuguhkan gerhana Bulan penumbra. Peristiwa ini utamanya bisa disaksikan oleh warga yang berada di Indonesia Timur.

Perlu diketahui bahwa gerhana Bulan penumbra terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus. Namun Bulan tidak masuk sepenuhnya ke bayangan gelap atau umbra Bumi, seperti diagram di atas. Jadi, satelit Bumi itu akan tampak redup.

Waktu terbaik menyaksikannya adalah mulai pukul 14.33 hingga 16.44 WIB. Di saat ini, Bulan memang belum bisa disaksikan. Namun di Indonesia bagian timur, Bulan sudah terbit.

***

November ternyata merupakan waktu terbaik untuk menyaksikan berbagai peristiwa langit, ya. Banyak yang hanya terjadi setahun sekali, lho. Maka dari itu, catat tanggalnya dan pasang pengingat agar tak ketinggalan!