Kategori
Sains

Alasan Sains Mengapa Pluto Tidak Lagi Dianggap Planet

Alasan Sains Mengapa Pluto Tidak Lagi Dianggap Planet

Alasan Sains Mengapa Pluto Tidak Lagi Dianggap Planet – Mungkin kamu tahu bahwa Pluto dulunya sempat dianggap sebagai salah satu planet di tata surya kita. Namun, saat ini Pluto tidak lagi dianggap planet karena beberapa alasan. Faktanya, status Pluto yang awalnya dianggap planet dapat diturunkan menjadi objek luar angkasa lainnya.

The International Astronomical Union telah menurunkan status Pluto menjadi nonplanet pada 2006 lalu, seperti dicatat dalam laman Library of Congress. Sejak saat itu, oleh ilmuwan, Pluto dinamakan dwarf planet atau planet kerdil (planet katai).

1. Pluto tidak dapat membersihkan lingkungan di sekitar orbitnya

Salah satu alasan mengapa Pluto tidak lagi dianggap planet karena Pluto tidak memiliki sifat “pembersih” yang dihasilkan dari orbitnya. Selain harus berbentuk bulat dan mengorbit pada bintang terbesar, planet harus dapat membersihkan lingkungan di sekitar orbit yang ia lalui.

Apa maksudnya “membersihkan lingkungan” pada orbit planet? Begini, kamu bisa membayangkan sebuah planet yang terus bergerak mengelilingi Matahari. Nah, dalam setiap orbit planet-planet tersebut, seharusnya kekuatan gravitasi planet itu akan membersihkan segala macam benda atau objek yang ada dalam lintasan orbit planet tersebut.

Melansir dari Sbobet Casino Syarat mutlak tersebut dinamakan “dominasi orbital”, yakni sebuah kriteria khusus yang harus ada pada setiap planet di tata surya kita. Dengan dominasi orbital tadi, sebuah planet dapat menjadi objek angkasa dengan gravitasi dominan dalam jalur orbitnya sendiri. Tidak boleh ada objek lainnya di sekitar planet, kecuali satelit alam atau bulan.

2. Jarak Pluto terhadap Matahari terlalu jauh

Sejak 1930 hingga 2006, Pluto masih dianggap planet meskipun lokasinya sangat jauh dari Matahari. Namun, penelitian yang dilakukan pada 2005 dan 2006 lalu membuktikan bahwa jarak antara sebuah objek angkasa terhadap bintang terbesarnya rupanya akan memengaruhi kondisi dari objek itu sendiri.

NASA dalam lamannya menjelaskan bahwa jarak antara Pluto dan Matahari adalah sebesar 39,5 unit astronomi (AU) dan itu sekitar 40 kali lebih jauh dibandingkan jarak Bumi dan Matahari. Jika dikonversi dalam kilometer akan menghasilkan angka sebesar 6 miliar kilometer.

Jarak jauh tersebut sangat berpengaruh pada model dan gerak orbital Pluto. Bahkan, saking jauhnya, Pluto memiliki jenis orbital elips yang sangat renggang. Para ahli, meskipun tidak semuanya, telah sepakat bahwa Neptunus adalah planet terjauh di tata surya kita. Dulunya, rekor ini dipegang oleh Pluto sebagai planet kesembilan.

3. Ukuran Pluto terlalu kecil untuk dianggap sebagai sebuah planet

Terlepas dari keadaan orbitnya yang aneh, Pluto memang sudah selayaknya tidak disebut sebagai planet. Pasalnya, ukuran Pluto sangat kecil dan timpang jika dibandingkan dengan planet-planet lainnya. Oke, memang ukuran Pluto tidak kecil-kecil amat, namun jika kamu belajar mengenai astronomi, kamu akan tahu bahwa ukuran Pluto memang tidak sebanding dengan planet normal lainnya.

Bahkan, Pluto memiliki ukuran yang lebih kecil ketimbang Bulan. Ya, dicatat dalam Universe Today, diameter Pluto hanya mencapai 2.390 km dan itu adalah ukuran dari 70 persen Bulan atau 18 persen ukuran Bumi. Persoalan ukuran sebuah objek angkasa memang sempat menjadi perdebatan ilmiah di antara kalangan akademisi.

4. Pembentukan awal Pluto yang berbeda dengan pembentukan planet pada umumnya

Pluto memang berbentuk bulat dan bergerak mengelilingi Matahari. Namun, kedua hal itu belum cukup untuk mengukuhkan Pluto menjadi sebuah planet dalam tata surya kita. Kemungkinan besar, pada zaman dulu, pembentukan Pluto tidaklah sama dengan pembentukan awal-awal planet di tata surya kita, seperti diulas dalam laman Space.

Sekitar 4,6 miliar tahun lalu, tata surya hanyalah kumpulan gas dan awan debu yang dikenal sebagai nebula. Gaya gravitasi yang cukup masif meruntuhkan dan melekatkan objek-objek angkasa menjadi sebuah bintang besar di tengah nebula bernama Matahari. Nah, dengan adanya Matahari, partikel lainnya juga mulai berkumpul dan berputar membentuk bulatan objek angkasa lainnya.

5. Kekuatan gravitasi Pluto tidak cukup kuat untuk disamakan dengan gravitasi minimal dari sebuah planet

Delapan planet yang ada di tata surya kita merupakan objek luar angkasa yang memiliki kekuatan gravitasi yang cukup untuk dianggap planet. Ya, gravitasi merupakan salah satu syarat mutlak atau tolok ukur bagi sebuah klasifikasi objek di alam semesta. Gravitasi besar biasanya dimiliki oleh bintang dan lubang hitam atau black hole.

Planet dengan massa yang lebih kecil akan memiliki gravitasi yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan kekuatan gravitasi pada bintang dan lubang hitam. Namun, khusus untuk Pluto, kekuatan gravitasinya memang tidak cukup untuk disejajarkan dengan kekuatan gravitasi minimal sebuah planet secara umum.

NASA mencatat bahwa kekuatan gravitasi Pluto hanya satu per lima belas dibandingkan dengan kekuatan gravitasi Bumi. Jadi, jika berat badan kita di Bumi 75 kg, di Pluto berat badan kita menjadi 5 kg. Kecilnya kekuatan gravitasi Pluto memang tidak memungkinkan baginya untuk dianggap planet.

Kategori
Sains

Gambaran Ilmiah Kondisi Bumi jika Matahari Mati

Gambaran Ilmiah Kondisi Bumi jika Matahari Mati

Gambaran Ilmiah Kondisi Bumi jika Matahari Mati, – Temuan menarik dijumpai para astronom University of Warwick, Inggris saat memindai langit menggunakan Gran Telescopio Canarias yang berada di La Palma, Canary Island.

Mereka menemukan keberadaan sebuah puing arkeologi galaksi. Fragmen — yang sebagian besar tersusun dari besi, nikel, dan logam itu — adalah sisa dari inti planet tak dikenal, yang sudah hancur.

Material planetesimal tersebut kini mengorbit bekas bintangnya, SDSS J122859.93+104032.9, yang sekarang menjadi katai putih (white dwarf). Fragmen itu mengorbit sekali dalam 123 menit atau sekitar 2 jam. Sementara, jaraknya sekitar 410 tahun cahaya dari Bumi, di konstelasi Virgo.

Melansir IDN Poker 88 Asia, Semua yang diciptakan pasti akan mati, cepat atau lambat. Hal ini juga berlaku pada salah satu energi terbesar di alam semesta, yaitu Matahari. Pusat tata surya tersebut diprediksi akan mati setidaknya tujuh hingga delapan miliar tahun dari sekarang.

Memang masih sangat lama, bahkan kemungkinan besar kita tidak akan menyaksikan proses sekaratnya sang surya.

Para ilmuwan memperkirakan, ukuran diameter fragmen tersebut antara 1 mil hingga ratusan mil. Material itu cukup padat, untuk lolos dari kehancuran akibat ledakan dan evolusi lanjutan dari bintang yang sedang menuju kematiannya itu.

Matahari akan menjadi bintang merah raksasa sebelum mati

Sebelum melihat kemungkinan-kemungkinan lainnya, kita harus tahu bagaimana proses kematian Matahari terlebih dulu. Layaknya bintang lain, Matahari yang mati akan menyusut menjadi nebula atau bintang putih kerdil yang ukurannya lebih kecil dari Bumi.

Namun yang harus membuat kita khawatir bukanlah fase tersebut. Sebelum menyusut, Matahari akan memuai dan membuatnya menjadi bintang merah raksasa. Massa gas dan debu yang dikeluarkannya sebelum mati akan membentuk selubung di luar angkasa. Selubung ini sangat besar dan bahkan bisa mencapai setengah massa bintang tersebut.

Dalam tahap ini, Matahari seakan sedang “menghabiskan baterainya”. Ia menjadi sangat berbahaya bagi planet yang mengitarinya. Merkurius hingga Mars akan masuk ke dalam selubung api tersebut. Benar, Bumi juga “dilahap” oleh si bintang merah raksasa. Lalu apa yang akan terjadi selanjutnya?

Suhu Bumi sangat panas hingga lautan menguap

Fase Matahari berubah menjadi bintang merah raksasa terjadi setidaknya selama lima juta tahun. Di waktu tersebut, Bumi yang telah masuk ke dalam selubung Matahari akan semakin kacau.

Suhu menjadi sangat panas dan bahkan bisa membuat kulit terbakar. Saking panasnya lautan akan menguap menjadi hidrogen dan oksigen. Lambat laun, air di planet kita pun habis dan kehidupan manusia semakin sulit.

Atmosfer kemudian akan menebal dan dipenuhi oleh kedua komponen dari lautan tersebut. Strukturnya pun berubah hingga Bumi mirip seperti Venus. Di tahap ini, Bumi sudah tak layak lagi untuk ditinggali. Manusia kemungkinan besar akan mati. Namun jika teknologi sudah memadai, kita bisa pindah ke planet lain.

Kategori
Sains

Mumi Misterius Berusia 2.500 Tahun Ditemukan

Mumi Misterius Berusia 2.500 Tahun Ditemukan

Mumi Misterius Berusia 2.500 Tahun Ditemukan, – Mesir dianggap sebagai tanah kuno, di mana penuh peninggalan tersembunyi dari peradaban masa lalu. Fakta ini menjadi sumber daya tarik bagi mereka yang memiliki minat di bidang arkeologi.

13 peti mati yang belum dibuka ditemukan di dalam sumur sedalam hampir 40 kaki (12 meter), di Mesir. Diduga peti misterius itu berisi mumi manusia yang telah disegel di dalamnya selama lebih dari 2.500 tahun.

Dikutip dari laman IDN Poker 88 Asia, Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir mengatakan peti-peti tersebut ditemukan dalam keadaan bertumpuk. Dan terlihat terawat dengan sangat baik, Hal itu terlihat dari bagaiman detail desain. Dan warna asli peti tersebut masih terlihat jelas.

Arkeolog menemukannya di situs kuno Mesir, Saqqara, yang terletak sekitar 20 mil di selatan ibu kota Mesir, tempat landmark Step Pyramid berada.

Peti itu diyakini sebagai yang hasil penemuan tertua di dunia yang diharapkan nantinya bisa membuat lebih banyak penemuan di tempat tersebut. .

Dalam sebuah posting Twitter, Khaled El-Enany, menteri pariwisata dan barang antik Mesir, mengatakan itu adalah “perasaan yang tak terlukiskan ketika Anda menyaksikan penemuan arkeologi baru.”

Ditemukan Seminggu Setelah Situs Pariwisata Dibuka

Penemuan itu diketahui terjadi seminggu setelah negara itu membuka kembali situs arkeologi. Dan museumnya untuk pengunjung setelah penutupan total pada Maret akibat pandemi COVID-19.

Penemuan kuno terbaru mengikuti penemuan peti mati lainnya di Saqqara awal tahun ini. Pada bulan April, para arkeolog menemukan empat peti mati berisi mumi, bersamaan dengan lima sarkofagus batu kapur di lubang pemakaman.

Situs pariwisata memang sangat berpengaruh bagi perekonomian di Mesir, yang menerima lebih dari 13,6 juta pengunjung pada 2019. Hal ini menjadi alasan dipekerjakannyalebih dari satu juta di sektor ini.

Kuil Kuno

Temuan terbaru lainnya, yang tidak terkait, adalah sebuah kuil berusia 2.200 tahun yang dihubungkan dengan Firaun Ptolemeus IV, menurut Fox News.

Kuil tersebut didapati oleh sejumlah pekerja proyek drainase limbah di Desa Kom Shakau pada awal September 2019. Situs itu ditemukan ketika mereka sedang mengebor.

Di satu sisi, para ilmuwan mengatakan reruntuhan itu memiliki prasasti yang merujuk pada Ptolemeus IV, serta memiliki dinding dengan gambar beraneka macam burung. Dan binatang di atasnya -Ptolemeus IV adalah firaun dari 222-205 SM.

Sedangkan pada Mei tahun ini, Fox News pun melaporkan penemuan sebuah pemakaman berusia sekitar 4.500 tahun di Giza, tidak jauh dari Kairo.

Termasuk poros pemakaman dan kuburan yang juga berisi mumi pejabat tinggi, tertanggal antara 2465-2323 SM.

Ashraf Mohi dari situs arkeologi Giza Plateau mencatat, pemakaman tersebut digunakan kembali selama periode 664-332 SM. Sebagaimana dibuktikan melalui berbagai artefak yang ada pada lokasi itu, seperti topeng penguburan dan peti mati.

Kategori
Sains

Planet Paling Ekstrem di Alam Semesta

Planet Paling Ekstrem di Alam Semesta

Planet Paling Ekstrem di Alam Semesta – Baru-baru ini para ilmuwan mengumumkan keberadaan sebuah planet terpanas yang pernah ditemukan di dalam sejarah. KELT-9b, nama planet itu bahkan lebih panas dari beberapa bintang di alam semesta.

Tetapi eksplorasi alam semesta yang kini masih berlangsung sebenarnya telah menemukan banyak hal aneh, yang sebelumnya tak terbayangkan oleh para penghuni Bumi.

Dilansir dari laman Agen Judi Bola, Berikut adalah tujuh planet paling ekstrem yang pernah ditemukan manusia dalam sejarah:

1. Planet Terpanas

Penemuan KELT-9b pertama kali dibahas oleh para ilmuwan dalam jurnal Nature pada awal Juni ini. Suhu di permukaannya diperkirakan sekitar 4.300 derajat Celcius, lebih panas dari suhu permukaan sejumlah bintang di alam semesta.

KELT-9b mengorbit bintang induk yang bernama KELT-9. Ukuran bintang ini 2,5 kali lebih besar dibanding Matahari kita dan suhunya sekitar 10.000 derajat Celcius.

KELT-9b sendiri mengorbiti induknya, KELT-9, pada jarak yang jauh lebih dekat dibandingkan dengan jarak antara Merkurius dengan Matahari. Dalam tata surya kita, Merkurius adalah planet yang paling dekat dengan Matahari.

Jarak antara Merkurius dengan Matahari sekitar 57,9 juta km. Suhu di permukaan Merkurius pada siang hari sekitar 430 derajat Celcius, sementara suhu permukaan Matahari sendiri sekitar 5.500 derajat Celcius.

Saat ini belum diketahui pasti jarak antara KELT-9b dengan induknya, tetapi ia hanya butuh waktu 1,5 hari untuk mengitari KELT-9; bandingkan dengan Merkurius yang butuh 88 hari untuk mengelilingi Matahari.

KELT-9b sendiri adalah tipe planet gas, seperti Yupter.

2. Planet Terdingin

Juga dinamai “Hoth”, nama sebuah planet berpermukaan es dalam film “Star Wars”, OGLE-2005-BLG-390Lb merupakan planet terdingin yang pernah ditemukan manusia di alam semesta.

Suhu di permukaan planet, yang ukurannya 5,5 kali besar Bumi, sekitar -223 derajat Celcius.

Jarak OGLE-2005-BLG-390Lb dari bintang induknya sebenarnya tak begitu jauh. Jika dibandingkan dengan tata surya kita, OGLE-2005-BLG-390Lb kira-kira berada di antara Mars dan Yupiter.

Yang membuatnya lebih dingin adalah induknya sendiri, sebuah bintang kerdil berukuran kecil, dan bersuhu dingin.

OGLE-2005-BLG-390Lb diperkirakan tak memiliki atsmofer, apalagi kehidupan, karena semua gas di sekitar permukaan planet itu membeku.

3. Planet Terbesar

Bintang biasanya berukuran lebih besar dari planet-planet yang mengindukinya. Tak hanya itu, bintang biasanya menyala atau terbakar akibat proses fusi yang dipicu oleh gaya gravitasi besar di intinya.

Matahari kita, misalnya, berkobar-kobar akibat proses fusi yang mengubah hidrogen menjadi helium.

Tetapi ada juga bintang yang disebut “brown dwarf”, yang ukurannya cukup besar untuk memicu proses fusi, tetapi sekaligus tak cukup besar untuk mempertahankan pembakaran tersebut.

Planet DENIS-P J082303.1-491201 b ukurannya sekitar 28,5 kali Yupiter dan merupakan planet terbesar dalam daftar planet-planet yang pernah ditemukan badan antariksa Amerika Serikat (NASA).

Saking besarnya, planet itu bahkan jadi objek perdebatan: apakah ia tergolong sebagai planet atau harus diklasifikasikan sebagai brown star.

Ironisnya, bintang yang menjadi induk J082303.1-491201 b sendiri adalah sebuah brown star.

4. Planet Terkecil

Hanya sedikit lebih besar dari bulan kita dan lebih kecil dari Merkurius, Planet Kepler-37b merupakan planet terkecil di luar tata surya kita yang pernah ditemukan manusia.

Sayang, planet yang memiliki permukaan berbatu seperti Bumi itu mengorbit pada jarak yang sangat dekat dengan bintang induknya, bahkan jauh lebih dekat dari jarak Merkurius ke Matahari.

Alhasil ia terlalu panas untuk digenangi air dan karenanya kemungkinan besar tak memiliki kehidupan.

5. Planet Tertua

PSR B1620-26 b dengan usia 12,7 miliar tahun, adalah planet tertua yang diketahui hingga saat ini. Planet gas yang ukurannya 2,5 kali lebih besar dari Yupiter itu hanya “sedikit” lebih tua dari alam semesta, yang usianya kini diperkirakan sudah 13,8 miliar tahun.

PSR B1620-26 b diketahui berinduk pada sepasang bintang: sebuah bintang neutron dan yang lain lagi sebuah “white dwarf” (bintang kerdil putih).

6. Planet Termuda

Planet V830 Tauri b usianya baru 2 juta tahun. Bintang induknya diperkirakan berukuran sama dengan Matahari kita, tetapi punya panjang radiusnya dua kali lipat – itu artinya bintang tersebut belum mencapai bentuk finalnya.

Planet itu, yang berupa bola gas raksasa, diduga masih akan terus bertambah besar, karena akan bertabrakan dengan objek-objek antariksa lain seperti asteroid.

7. Cuaca Terburuk

Berbeda dengan enam planet lainnya yang berada di luar tata surya kita (exoplanet), maka pemegang gelar planet dengan cuara terburuk adalah tetangga kita sendiri: Venus.

Ukuran Venus mirip Bumi, tetapi atmofernya merupakan awan-awan asam sulfur yang sangat berbahaya.

Atmosfer Venus diketahui bergerak mengelilingi planet itu lebih cepat dari rotasi planet itu sendiri. Angin di permukaan Venus diperkirakan berkecepatan 360km/jam, setara dengan angin topan di Bumi. Di kedua kutubnya selalu ditemukan angin siklon bermata ganda.

Atmosfernya diperkirakan 100 kali lebih rapat ketimbang di Bumi dan 95 persennya terdiri dari karbon dioksida. Kondisi ini menyebabkan efek rumah kaca yang menciptakan suhu setara 462 derajat Celcius di permukannya – jauh lebih panas dari permukaan Merkurius yang berada lebih dekat dengan Matahari.

Kategori
Sains

Nama Planet Tata Surya dalam Bahasa Jawa

Nama Planet Tata Surya dalam Bahasa Jawa

Nama Planet Tata Surya dalam Bahasa Jawa, – Sebutan Nama Lain Planet yang akan diulas pada halaman ini merupakan sebutan atau nama lain dari planet – planet yang ada di tata surya. Setidaknya ada delapan planet yang ada dalam tata surya yang mengelilingi matahari. Kedelapan planet tersebut meliputi planet Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Melansir dari http://dewitogel.live/, Ribuan tahun yang lalu, masyarakat menamai planet-planet di tata surya (kecuali Bumi) berdasarkan nama dewa-dewi Romawi.

Contohnya, Merkurius sebagai planet dengan orbit tercepat di tata surya mendapatkan nama dari dewa perjalanan di mitologi Romawi. Kemudian untuk si planet merah, masyarakat menamainya Mars, dewa perang Romawi.

Tata surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek tersebut juga meliputi delapan planet yang mengelilingi matahari beserta dengan benda langit lainnya seperti asteroid, satelit, dan lain sebagainya. Planet dalam tata surya beredar mengelilingi matahari sesuai dengan garis edarnya yang disebut orbit.

Merkurius: Budha

Sebutan planet Merkurius dalam Bahasa Jawa adalah Budha. Nama ini diambil dari sebutan dewa India. Dalam mitologi, Budha adalah anak hasil perselingkuhan antara Soma (sebutan untuk dewa Bulan) dan Tara (istri Jupiter).

Selain itu, Budha juga dikenal sebagai dewa perniagaan dan pelindung para pedagang. Diketahui bahwa ia memiliki garis keturunan yang sama dengan Pandawa dan Kurawa.

Venus: Shukra

Venus, si bintang kejora dalam Bahasa Jawa dikenal sebagai Shukra atau Sukra. Arti dari nama tersebut adalah terang dan bersih, persis seperti penampilan dari Venus.

Dalam kitab Mahabharata, Shukra bisa membelah dirinya menjadi dua bagian. Satu menjadi dewa dan lainnya menjadi sumber pengetahuan dari para setan. Sangat berbeda dari mitologi Romawi, di mana Venus dikenal sebagai dewi cinta dan kecantikan.

Bumi: Marcapada

Marcapada merupakan sang Bumi yang saat ini kita tinggali. Menurut Bahasa Sansekerta, Marcapada berasal dari kata martya yang artinya “hidup” dan pada yang artinya “tempat”. Tak seperti yang lainnya, nama “Marcapada” tidak didasarkan pada dewa-dewi Hindu.

Sebagai tambahan, Marcapada memiliki satelit bernama Soma. Ia adalah dewa Bulan yang sempat disinggung pada penjelasan di atas.

Mars: Anggara/Mangala

Berikutnya, planet Mars memiliki sebutan Anggara atau Mangala, sang dewa perang dari mitologi Hindu. Asal-usul sebutan ini sebelas dua belas dengan Mars yang juga merupakan dewa perang dalam mitologi Romawi. Digambarkan bahwa Mangala atau Anggara memiliki badan yang berwarna merah, layaknya planet Mars.

Jupiter: Wrahaspati/Brhaspati

Wrahaspati atau Brhaspati adalah sebutan untuk planet Jupiter dalam Bahasa Jawa. Nama ini muncul di berbagai kitab astronomi Sansekerta, seperti Aryabhatiya dan Romaka.

Dalam mitologi, Brhaspati digambarkan sebagai sosok yang bijak, agung, dan bercahaya. Itulah kenapa dewa-dewi sering berguru kepadanya.

Saturnus: Shani/Tumpak

Ada dua versi sebutan Saturnus dalam Bahasa Jawa, yaitu Shani dan Tumpak. Namun yang lebih dikenal adalah Shani. Nama tersebut berasal dari dewa laki-laki yang digambarkan memiliki paras tampan, membawa pedang, dan duduk di atas burung gagak.

Ternyata Shani adalah dewa keadilan dalam agama Hindu yang merupakan pasangan dari dewi Manda. Sosoknya merupakan simbol dari ketaatan spiritual, kedisiplinan, dan pekerja keras.

Uranus: Gunawan/Arun

Ada dua versi nama Uranus dalam Bahasa Jawa dan mitologi Hindu, yaitu Gunawan dan Arun. Tidak ada yang mengetahui asal-usul dan arti nama tersebut karena planet Uranus tidak termasuk dalam sembilan anggota Navagraha (Matahari, Bulan, Mars, Merkurius, Jupiter, Venus, Saturnus, Rahu, dan Ketu). Ini merupakan sebutan untuk benda langit yang memiliki pengaruh dalam hidup di Bumi.

Neptunus: Paramarta

Neptunus sebagai planet terakhir di tata surya disebut juga sebagai Paramarta. Lagi-lagi, tidak ada yang tahu dari mana asal-usul nama tersebut dan di mana posisinya dalam mitologi Hindu. Namun Paramarta memang merupakan sebutan untuk planet kedelapan di tata surya menurut Serat Pananggalan Jawi (1938).

Kategori
Sains

Fakta Bakteri Pada Kehidupan Manusia

Fakta Bakteri Pada Kehidupan Manusia

Fakta Bakteri Pada Kehidupan Manusia, – Bakteriologi adalah cabang dan spesialisasi biologi yang mempelajari morfologi, ekologi, genetika, biokimia bakteri, serta banyak aspek lain yang berkaitan dengan bakteri.

Karena kesamaan pemikiran dan bekerja dengan mikroorganisme selain bakteri, seperti protozoa, jamur, dan virus. Maka ada kecenderungan bidang bakteriologi diperluas sebagai mikrobiologi. Bakteri adalah mikroorganisme sel tunggal yang dapat hidup sebagai organisme independen atau secara dependen sebagai parasit.

Bakteriologi juga merupakan bagian dari mikrobiologi yang mencakup studi tentang bakteri, virus, dan semua jenis mikroorganisme lainnya. Bakteriolog mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri dan jamur patogen. Tes dijalankan untuk sejumlah bakteri patogen, termasuk agen bioterorisme potensial.

Melansir dari http://dotdotdot.me/, Bakteri ada di mana-mana. Di smartphone-mu, di bajumu, di rambutmu, di tangan yang tidak kamu cuci, di tangan yang sudah kamu cuci, di manapun kamu berada. Secara tidak sadar sebenarnya dunia kita dikuasai oleh bakteri karena kemampuan omnipresent-nya dan tak ada yang bisa kita lakukan untuk mengendalikan hal tersebut.

Oleh karena itu, jutaan tahun lalu, kita para manusia membuat kontrak dengan para bakteri. Kita memberikan mereka tempat tinggal dan makanan. Sebagai gantinya mereka bekerja untuk kita.

Bakteri ditemukan di setiap habitat di bumi, seperti tanah, batu, lautan, dan bahkan daerah bersalju. Beberapa bakteri malah menetap pada organisme lain, termasuk tumbuhan, hewan, dan manusia.

Bakteri telah hadir di sekitar kita, sesaat setelah dilahirkan dan itu penting untuk pertumbuhan

Di dalam kandungan ibu, bayi manusia berada dalam kondisi steril di mana tak ada satupun bakteri yang hinggap. Saat dilahirkan dan melalui proses keluarnya, jutaan bakteri dari ibu kita yang menunggu di luar rahim perlahan-lahan menyelimuti kita di tiap sudut tubuh. Proses ini sebenarnya merupakan salah satu bagian terpenting dalam kesehatan tubuh karena bakteri menjadi baju zirah kita dalam mengatasi serangan penyakit yang berasal dari luar.

Beberapa fakta menarik ditemukan para peneliti. Para bayi yang lahir dari operasi Caesar ternyata lebih mudah mendapatkan asma, penyakit imun dan bahkan leukemia. Dari sini bisa ditarik kesimpulan jika kehadiran bakteri menguatkan kita dan sejujurnya kita sangat menyambut invasi bakteri ke dalam tubuh.

Setidaknya ada tiga golongan bakteri yang hadir di tubuh kita

Setiap manusia memiliki bakteri unik di dalam tubuhnya dan itu berbeda-beda dari manusia yang lain. Untuk penggolongan, mudahnya bakteri itu dibagi menjadi tiga kelompok.

Kelompok pertama adalah bakteri yang hanya hinggap di tubuh kita dan tidak melakukan apa-apa alias tidak menguntungkan namun juga tidak merugikan tubuh. Keberadaan mereka mengisi ruang yang ada di dalam tubuh sehingga bakteri jahat tidak dapat masuk.

Yang kedua adalah bakteri yang melukai kita, namun ditoleransi keberadaannya dan kita coba untuk tinggal bersama. Sebagai contoh adalah bakteri yang memproduksi asam dan mampu melelehkan gigi kita.

Mereka ingin menguasai ruang sebanyak mungkin yang bisa mereka dapat dan kita tidak menginginkan hal tersebut. Karena itulah kita perlu rutin membersihkan diri, walaupun sebenarnya bakteri tersebut tidak bisa benar-benar hilang.

Kelompok yang terakhir adalah kelompok bakteri bersahabat yang memang benar-benar kita inginkan ada di tubuh. Diperkirakan dalam satu komunitasnya terdapat 380 ribu juta bakteri yang hidup dan ada 5 ribu ribu spesies yang berbeda.

Jumlah ini adalah jumlah bakteri yang hidup dalam lambung kita. Dalam fungsinya mikroorganisme ini membantu kita mencerna makanan dan menarik kalori dari makanan yang tidak bisa kita cerna sendiri.

Kategori
Sains

Fakta Sains tentang Sejarah Penemuan Kemoterapi

Fakta Sains tentang Sejarah Penemuan Kemoterapi

Fakta Sains tentang Sejarah Penemuan Kemoterapi, – Sejarah kemoterapi menarik untuk disimak. Kemoterapi mulai dilirik sebagai salah satu modalitas terapi sejak awal permulaan abad ke-20. Akan tetapi, pada beberapa dekade awal, belum ada obat kemoterapi yang digunakan untuk pengobatan kanker.

Sampai ketika dalam pengamatan dimana ketika teknik bedah dan radiasi mendominasi terapi kanker. Pada tahun 1960-an didapatkan bahwa dengan teknik paling radikal pun. Tingkat kesembuhan tidak lebih dari 33%. Hal ini dikarenakan adanya mikrometastasis dari sel kanker.

Secara sederhana, kemoterapi dapat diartikan sebagai pengobatan yang digunakan untuk melawan sel-sel kanker. Menurut laman medis Cancer, pengobatan kemoterapi merupakan salah satu cara yang paling efektif. Untuk mencegah agar sel-sel kanker tidak kembali tumbuh dan membelah secara liar.

Hippocrates merupakan tokoh Yunani kuno yang menemukan pengobatan cikal bakal kemoterapi pada era Sebelum Masehi

Tentu saja, dunia medis saat ini juga harus berterima kasih kepada Hippocrates, seorang tokoh medis. Dokter, sekaligus ilmuwan yang sangat terkenal pada zamannya di tanah Yunani. Hippocrates memang keturunan dari keluarga terpandang. Ayahnya adalah seorang dokter sekaligus pendeta yang cukup disegani di Yunani pada kala itu.

Hippocrates merupakan tokoh yang dianggap sebagai Bapak Kedokteran dunia karena memang kontribusinya pada dunia medis cukuplah besar dan signifikan. Seperti dicatat dalam laman sains NCBI, untuk pertama kalinya, Hippocrates menemukan metode pengobatan dalam melawan tumor dan kanker. Bahkan, beberapa metode yang digunakan oleh Hippocrates masih digunakan hingga saat ini.

Dokter yang ada di era 460-370 Sebelum Masehi tersebut menemukan bahwa salah satu penyebab kanker adalah berlebihnya cairan empedu hitam yang bisa terjadi pada tubuh manusia. Pada saat itu, tindakan medis berupa pembedahan masih menjadi salah satu alternatif yang dianggap paling efektif untuk mengatasi masalah pada kesehatan.

Tulisan-tulisan karya Hippocrates juga membawa pencerahan bagi kebanyakan warga Yunani yang kala itu masih percaya bahwa penyakit diakibatkan oleh kutukan atau takhayul. Mayoritas tulisan-tulisannya berisi tentang teknik-teknik pengobatan medis dan juga tentang obat-obatan yang menjadi cikal bakal untuk digunakan pada pengobatan modern.

Sifat-sifat sel kanker mulai digagas oleh Ibnu Sina pada abad ke-10

Jurnal ilmiah yang dicatat dalam laman Galen Medical Journal menjelaskan bahwa Ibnu Sina pernah menulis mengenai beberapa sifat kanker yang dapat menyebar ke berbagai sel tubuh lainnya. Dalam pandangan dokter yang ada di era 980-1037 tersebut, kanker dapat menyebar ke organ tubuh lainnya meskipun sumber kanker sudah diatasi sebelumnya.

Pada kasus kanker payudara, misalnya, bisa saja sel kanker juga menyebar ke organ tubuh lainnya meskipun sumber kanker di payudara tersebut sudah diatasi sebelumnya. Pembelahan sel kanker ini tentu saja menjadi kerumitan tersendiri bagi dokter dan pasien pada umumnya.

Pendekatan-pendekatan dan studi yang dilakukan oleh Ibnu Sina rupanya membawa dampak pada terapi pengobatan kanker meskipun tidak didukung oleh peralatan medis canggih seperti saat ini. Konsep dari Ibnu Sina tersebut dikenal sebagai metastasis kanker (dalam bahasa Yunani berarti penyebaran sel kanker).

Kategori
Sains

Penemuan Sains Paling Berpengaruh di Dunia

Penemuan Sains Paling Berpengaruh di Dunia

Penemuan Sains Paling Berpengaruh di Dunia – Sains tidak bisa lelpas dari berbagai macam penemuan penting yang awal mulanya digagas oleh ilmuwan.  Dengan kemajuan sains, kehidupan manusia sehari-hari akan menjadi lebih mudah dan bahkan dapat berguna untuk membantu kemanusiaan.

Berikut penemuan-penemuan sains paling berpengaruh bagi dunia.

1. Vaksin

Seperti pencatatan dalam laman History of Vaccine, pada abad ke-9 hingga ke-10, Tiongkok Kuno sudah menemukan metode vaksin cacar untuk pertama kalinya. Namun, metode tersebut masih menganggap sangat sederhana. Bahkan, konsep mengenai vaksin sudah ada jauh Sebelum Masehi pada saat sejarawan dan filsuf Yunani Kuno mengamati bahwa cacar bisa menular dan sulit untuk menjangkiti orang yang sama (imunitas).

Baru pada era 1700-an, seorang dokter sekaligus ilmuwan bernama Edward Jenner menemukan metode vaksinasi cacar secara klinis dan modern. Penemuan ini membawa dampak besar bagi Eropa dan negara-negara lainnya. Kini, vaksin adalah hal wajib yang harus berikan pada seseorang dalam dunia medis.

2. Penisilin atau antibiotik

Penisilin atau antibiotik adalah obat-obatan medis yang berguna untuk menghambat dan membunuh bakteri merugikan dalam tubuh. Biasanya, bakteri jahat tersebut juga bertanggung jawab terhadap infeksi yang terjadi pada organ tubuh manusia. Seperti penulisan dalam laman American Chemical Society, pada 1928 silam, seorang ilmuwan bernama Alexander Fleming menemukan senyawa yang dapat membunuh bakteri dan jamur.

Senyawa penisilin tersebut ternyata sangat efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri, jamur, dan parasit yang merugikan tubuh manusia. Dengan penemuannya ini, kasus-kasus kematian akibat infeksi akut dapat penekanan dan bahkan dikendalikan. Hingga saat ini, antibiotik masih menjadi obat medis yang mengkonsumsi untuk melawan infeksi akibat bakteri.

3. Perangkat listrik

Pada dasarnya, listrik merupakan salah satu bentuk energi alami sehingga tidak diciptakan oleh manusia, seperti pencatatan dalam laman sains Universe Today. Namun, beberapa perangkat listrik telah diciptakan untuk membantu kualitas kehidupan manusia.

Mulai dari Benjamin Franklin, Thomas Edison, Nikola Tesla, hingga beberapa penemu perangkat listrik lainnya, telah berjasa menciptakan teknologi bagi umat manusia. Pada zaman modern ini, kebutuhan akan perangkat listrik merupakan kebutuhan dasar dari hidup manusia.

4. Telepon

Tentu kamu tahu dan mungkin sering menggunakan telepon sebagai alat komunikasi. Mulai dari smartphone sampai telepon rumah, semuanya ciptakan untuk membantu kehidupan manusia menjadi lebih baik. Alexander Graham Bell adalah seorang ilmuwan yang pertama kali menemukan telepon pada era 1800-an.

Saat ini, alat komunikasi tidak terbatas pada telepon kabel yang sering dijumpai dalam rumah atau kantor. Komunikasi saat ini telah mendominasi oleh koneksi internet jarak jauh. Dengan adanya alat komunikasi, manusia bisa menjadi lebih dekat satu sama lain meskipun berada pada jarak yang saling berjauhan.

5. Alat transportasi

Transportasi sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Penemuan bidang transportasi juga ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Wright bersaudara, misalnya, telah menemukan pesawat terbang untuk pertama kalinya pada 1903. Ada pula Karl Benz yang telah menemukan transportasi darat menggunakan mesin pada 1886.

Mereka semua berjasa dalam meletakkan fondasi bagi kemajuan teknologi bidang transportasi modern. Jarak antarnegara yang sangat jauh sudah bukan menjadi penghalang bagi banyak orang.

Kategori
Sains

Beberapa Hewan Ini Sanggup Hidup di Lingkungan yang Ekstrem

Beberapa Hewan Ini Sanggup Hidup di Lingkungan yang Ekstrem

Beberapa Hewan Ini Sanggup Hidup di Lingkungan yang Ekstrem, – Memang tidak semua orang bisa beradaptasi dengan baik dengan suhu dingin yang ekstrem. Apalagi bagi mereka yang tinggal di negara dua musim. Namun tahukah Anda bahwa ada hewan yang bisa beradaptasi dengan baik di suhu dingin yang ekstrem?

Ya, di dunia ini ada beberapa hewan yang mampu hidup dan bertahan dengan baik di suhu ekstrem.

Apa definisi hewan yang kuat menurut kamu? Hewan yang punya badan besar seperti gajah? Atau hewan bertaring tajam seperti singa, dan buaya yang bisa memburu mangsa dengan cepat? Tidak dipungkiri, ketiga hewan di atas memang kuat. Tapi kadang, kekuatan tidak melulu soal fisik.

Biasanya sebagian besar amfibi cukup sensitif terhadap dingin, tapi katak kayu berbeda. Ketika merespon udara dingin, tubuh katak kayu akan membanjiri tubuhnya dengan krioprotektan yang membantu menjaga agar katak tidak membeku. Lalu menumpuk urea di jaringan hati mereka untuk mengubah glikogen menjadi glukosa.

Beruang air atau tardigrade

Meski namanya beruang air, tapi hewan ini sebenarnya bukan beruang. Disebut beruang air, karena bentuknya memang mirip beruang jika kamu melihatnya melalui mikroskop elektron. Beruang air atau yang juga dikenal dengan nama tartigrade adalah hewan super mungil dengan panjang 0,04 inchi.

Hewan ini ada di mana-mana, dan memiliki lebih dari 1.200 spesies. Tapi yang luar biasa dari hewan ini bukanlah jumlahnya yang banyak, melainkan kemampuan mereka bertahan hidup. Tardigrade bisa hidup tanpa makan dan minum selama beberapa dekade.

Kehebatan lainnya, tardigrade juga bisa hidup di suhu super dingin -273 derajat celcius atau suhu super panas 150 derajat celcius. Saking kuatnya, para astronom NASA bahkan pernah mengirim hewan super mungil ini ke luar angkasa, dan kembali dalam keadaan hidup.

Cacing Pompeii

Ada banyak hal yang aneh dari cacing ini. Pertama, adalah namanya. Karena nama cacing ini terinspirasi dari sebuah kota besar yang hancur karena letusan gunung Vesuvius, yaitu Pompeii. Namun tidak seperti warga kota Pompeii yang berubah jadi batu, cacing Pompeii justru sangat kuat menahan panas.

Percaya atau tidak, di saat tangan manusia melepuh karena suhu 80 derajat celcius, cacing Pompeii justru bertahan tanpa kepanasan. Rahasianya ternyata adalah bakteri misterius yang menyelimuti tubuhnya, membuat cacing terlindung dari logam berat yang dihasilkan oleh ventilasi hidrotermal di dasar Pasifik.

Beruang kutub

Tidak seperti tiga hewan di awal yang berukuran mini, beruang kutub jelas merupakan raksasa. Beruang jantan bisa mencapai panjang tiga meter dengan berat 600 kg. Beda dengan beruang hitam, beruang kutub hidup di Arktik, di mana suhu rata-rata bisa mencapai -29 derajat fahrenheit selama musim dingin karena matahari tidak pernah terbit.

Karena tinggal di tempat super dingin, hewan raksasa ini dianugerahi dengan bulu super tebal yang berfungsi sebagai mantel. Seolah belum cukup, beruang kutub juga memiliki lapisan lemak setebal 4,5 inci di bawah kulitnya agar mereka tetap hangat bahkan di suhu yang sanggup membuat manusia membeku kedinginan.

Kategori
Sains

YSL Beauty Kenalkan Skincare dari Kaktus

Padukan Science & Nature, YSL Beauty Kenalkan Skincare dari Kaktus

YSL Beauty Kenalkan Skincare dari Kaktus – Apa yang terbayang saat disebut kata kaktus? Berduri dan tajam. Tapi, tanaman gurun yang bisa bertahan dalam kondisi panas dan kering yang ekstrem itu nyatanya dimanfaatkan untuk membantu menghambat tanda-tanda penuaan dini.

Sebagai perempuan yang hidup di kota besar, sudah jelas kamu tidak akan lepas dari polusi dan gaya hidup modern. Mulai dari kurang tidur hingga pola makan yang buruk pasti pernah kamu alami, bukan? Sayangnya, hal-hal tersebut bisa berakibat buruk bagi kesehatan kulit.

Berdasarkan jurnal yang diterbitkan oleh Clin Cosmet Investig Dermatol, ketidakseimbangan gaya hidup modern tersebut dapat membuat kulit menjadi kering, kusam, bahkan memunculkan keriput dan kekenduran. Bahkan, hal itu bisa mempercepat faktor penuaan kulit hingga 30 persen.

Untuk menanggapi fenomena tersebut, YSL Beauty memperkenalkan sebuah rangkaian skincare terbaru yang diberi nama PURE SHOTS dalam acara konferensi pers yang digelar YSL Beauty Indonesia pada Rabu, di Alila SCBD, Jakarta. Penasaran dengan skincare terbaru YSL Beauty? Simak ulasannya berikut ini.

Untuk menciptakan rangkaian pure shots YSL Beauty melakukan riset hingga 10 tahun

Caroline Negre, YSL Beauty International Scientific Director, mengatakan jika YSL Beauty membutuhkan waktu 10 tahun. Untuk melakukan riset dalam membuat dan mengembangkan Pure Shots. Ia juga menambahkan jika YSL Beauty juga membutuhkan waktu 2 tahun untuk melakukan penelitian terhadap bahan-bahan yang digunakan dan formula yang paling sempurna.

Pure shots terdiri dari beberapa jenis serum

Rangkaian Pure Shots terdiri dari beberapa jenis serum dengan night reboot serum sebagai produk unggulannya.

Meningkatkan Kadar Gula Kompleks Agar Bisa Bertahan Mekar Berjam-Jam

Pure shots dikembangkan dan dibuat di Maroko

Rangkaian produk terbaru YSL Beauty yang diberi nama Pure Shots ternyata dikembangkan dan dibuat di Lembah Ourika, Maroko. Meski dikenal sebagai daerah gurun yang kering, akan tetapi Yves Saint Laurent menyulap tempat tersebut menjadi sebuah taman botani yang indah.

Nah, di tempat itulah YSL Beauty mengembangkan bahan alami dan komponen lainnya yang kemudian digunakan sebagai bahan untuk membuat berbagai macam produk YSL Beauty. Salah satunya adalah rangkaian Pure Shots.

Semua rangkaian pure shots dibuat dari tumbuhan. Salah satunya adalah kaktus

Rangkaian produk Pure Shots dibuat dari formula yang datang dari bahan-bahan alami dan natural, yakni tumbuhan. Mulai dari bunga hingga kaktus, Pure Shots menggabungkan semua komponen tumbuhan menjadi serum yang efektif untuk meregenerasi kulit.

Beberapa jenis tumbuhan yang digunakan dalam pembuatan produk ini adalah moonlight cactus, barbary fig cactus, iris flower, marshmallow flower, dan orange blossom. Rangkaian produk Pure Shots juga tidak mengandung paraben, mineral oil, BHT, SLS, dan SLES.

Dalam penggunaannya, rangkaian pure shots bisa dikombinasikan menjadi layer serum

Sama halnya dengan skincare lain, Pure Shots juga dapat dikombinasikan dengan berbagai alat kosmetik. Sehingga kamu bisa menjadikan produk ini sebagai based yang digunakan sebelum menggunakan makeup. Hanya saja, dalam mengaplikasikannya kamu perlu menerapkan sistem layer serum.

Jadi, dalam mengombinasikan produk ini, gunakan satu per-satu dan tunggu hingga kering terlebih dahulu. Ini penting agar kandungan yang ada pada serum tidak rusak.

Nah, itu dia produk skincare terbaru yang diluncurkan YSL Beauty dengan konsep alami dan natural. Tertarik mencoba?