Kategori
Science Chemistry

Bahan Kimia Berbahaya dalam Tap Water

Bahan Kimia Berbahaya dalam Tap Water

Bahan Kimia Berbahaya dalam Tap Water – Berdasarkan Tap Water Database, sebuah kompilasi dari 28 juta air yang diteliti di Amerika Serikat, sebagian besar mengandung bahan kimia yang berdampak buruk bagi kesehatan.

Meski dinyatakan legal, kontaminasi zat tersebut erat kaitannya dengan masalah kesehatan, seperti kanker hingga keterbelakangan mental. Salah satu racun yang terdeteksi adalah hexavalent chromium, carcinogen yang populer berkat film Erin Brockovich.

Menurut data yang dihimpun oleh EWG, 77 persen Daftar 918Kiss air minum penduduk Amerika mengandung hexavalent chromium tinggi dibanding dengan batas aman yang diperkirakan oleh para ilmuwan.

Chloroform, hasil dari klorin dan desinfektan lain ditemukan pada 46 negara berbeda. Zat kimia tersebut dikaitkan dengan kanker dan gangguan perkembangan janin.

Tap water terasa praktis karena kita bisa meminum air langsung dari keran untuk menghilangkan rasa haus. Selain itu, tap water juga digemari karena kita tak perlu mengeluarkan uang sepeser pun untuk meminum air.

Namun, ternyata ada bahaya tersembunyi di balik tap water! Seberapa berbahaya dan apa akan mengganggu kesehatan kita?

1. Berpotensi mengandung fluoride

Alasan pertama yang harus dipertimbangkan adalah potensi kandungan fluoride di dalam tap water. Kandungan fluoride bisa membahayakan apabila dikonsumsi dalam jumlah besar.

Penelitian membuktikan bahwa fluoride dapat mengganggu fungsi normal sistem endokrin di tubuh. Alhasil, kelenjar tiroid kita akan bermasalah nantinya.

2. Bisa jadi, ada kandungan timbal di tap water!

Selain itu, timbal juga kerap ditemukan di dalam tap water. Timbal memiliki sifat yang sangat beracun dan membahayakan organ tubuh kita. Ada implikasi negatif akibat meminum air yang mengandung timbal, seperti menyebabkan autisme, tuli dan ketidakmampuan belajar pada janin yang dikandung oleh ibu hamil. Scary, isn’t it?

3. Waspadai kandungan arsenik di dalam tap water, ya!

Zat kimia berbahaya banyak ditemukan di tap water, salah satunya adalah arsenik. Penelitian menunjukkan bahwa keracunan arsenik bisa menyebabkan diare, sakit perut bahkan kematian. Selain itu, arsenik juga dikaitkan dengan kanker kulit, kanker paru-paru dan kanker kandung kemih. Duh, semakin ngeri!

4. Mengandung partikel plastik berukuran kecil

Dari 159 sampel tap water, 83 persen ditemukan mengandung partikel plastik, ungkap peneliti dari University of Minnesota dan State University of New York. Sampel tap water dikoleksi dari beberapa negara sekaligus, seperti di Kampala (Uganda), New Delhi (India), Jakarta (Indonesia), Quito (Ekuador) dan lain sebagainya, jelas laman Hindustan Times.

Mayoritas partikel yang ditemukan berukuran mulai dari 0,1-5 mm. Kisarannya adalah 0-57 partikel per liter air. Penelitian itu menyebut bahwa kepadatan plastik tertinggi ditemukan di Amerika Utara dan kepadatan terendah ditemukan di 7 negara di benua Eropa. Tentunya, partikel plastik ini bisa membahayakan kesehatan manusia!

5. Ada kandungan tembaga di dalam tap water?

Tahukah kamu bahwa tembaga juga ditemukan di dalam tap water? Keberadaan tembaga ini akibat partikel pipa yang mengelupas, lalu terbawa aliran air ke tap water yang kita minum.

Tingkat tembaga yang tinggi ditandai dari berubahnya warna pipa menjadi biru-hijau. Tembaga memiliki efek buruk bagi kesehatan, yakni dapat menyebabkan anemia, kerusakan hati dan ginjal, tegas laman Business Insider.

Nah, itulah bahan kimia berbahaya yang ditemukan di dalam tap water. Sayang sekali, padahal tap water sangat bermanfaat, ya!