Kategori
Kimia

5 Simbol Bahan Kimia dan Artinya

5 Simbol Bahan Kimia dan Artinya

5 Simbol Bahan Kimia dan Artinya – Laman berita BBC memberitakan bahwa ledakan dahsyat yang terjadi di Kota Beirut, Lebanon, telah menewaskan sedikitnya 135 korban jiwa dan 4.000 orang luka-luka. Otoritas Lebanon menyatakan bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh 2.750 ton zat kimia amonium nitrat yang kemungkinan disimpan secara tidak aman di sebuah gudang penyimpanan.

Amonium nitrat sendiri merupakan zat kimia yang biasanya berupa kristal putih padat yang dapat dengan mudah larut secara alami. Selain digunakan untuk pupuk kimia, zat kimia ini juga dapat digunakan sebagai bahan bakar minyak. Dan juga bahan peledak yang digunakan untuk keperluan pertambangan dan industri.

Tentu saja selain amonium nitrat masih banyak lagi zat-zat kimia yang berbahaya dan wajib diperlakukan secara khusus. Nah, untuk menambah pengetahuan kamu, gak ada salahnya kali ini belajar tentang simbol-simbol zat kimiawi berbahaya.

1. Mudah meledak (explosive)

Simbol kimia seperti gambar di atas merupakan simbol kimia yang artinya bahan mudah meledak. Bisa juga maksudnya sebagai zat kimia yang dapat memicu ledakan. Ledakan yang dihasilkan mungkin bisa disebabkan oleh banyak sebab. Misalnya guncangan, suhu, benturan, percikan api, dan sebab lain seperti reaksi kimia.

Melansir dari Agen IDN Poker Menurut laman sains Britannica, setidaknya ada dua jenis zat kimia yang mudah meledak. Kedua jenis tersebut adalah bahan peledak (zat kimia yang memang digunakan untuk meledakkan) dan bahan peledak rendah (zat kimia yang bisa meledak akibat penyebab tertentu).

Contoh zat-zat kimia yang sangat mudah meledak adalah zat kimia termasuk di dalamnya nuklir, TNT (Trinitrotoluena), bubuk mesiu, aziroazide azide, amonium nitrat, nitroselulosa, dan bahan-bahan kimiawi lainnya yang memang digunakan untuk keperluan peledakan. Bahan kimia jenis ini harus diperlakukan dengan sangat hati-hati. Salah sedikit saja, dampaknya bisa sangat fatal.

2. Mudah terbakar (flammable)

Ada juga zat kimia yang mudah terbakar. Biasanya, zat kimiawi macam ini dapat terbakar akibat beberapa penyebab yang bahkan dianggap sepele. Laman sains NCBI mencatat beberapa jenis zat kimia mudah terbakar, di antaranya acetone, butanol, etanol, alkohol, metanol, propanol, dan masih banyak lagi.

Harus diperhatikan bahwa dari sekian banyak zat kimia yang mudah terbakar, beberapa di antaranya juga dapat menyebabkan ledakan. Karena biasanya berwujud cairan, zat kimia mudah terbakar tersebut harus berada dalam wadah yang aman dan tidak mudah terkontaminasi dengan panas atau api.

3. Mudah teroksidasi (oxidizing)

Jika kamu melihat gambar seperti di atas, itu artinya zat kimia yang mudah teroksidasi atau mudah menguap dan dapat menimbulkan ledakan. Oksidasi dapat terjadi akibat reaksi kimia yang terjadi pada saat zat kimia bersinggungan langsung dengan udara, panas, percikan api, dan senyawa kimiawi lainnya.

Seperti dicatat dalam laman Brandeis University, beberapa zat kimia yang mudah teroksidasi di antaranya hidrogen peroksida, kalium perklorat, sodium perklorat, dan lain sebagainya. Tempatkan bahan-bahan kimia tersebut di tempat yang aman dan terhindar dari suhu panas.

4. Zat kimia beracun (toxic)

Seperti dicatat dalam laman sains ThoughtCo, menurut Badan Perlindungan Lingkungan AS. Zat kimia beracun dapat diartikan seluruh bahan atau zat kimia yang dapat menimbulkan efek berbahaya bagi lingkungan dan tubuh organisme yang melakukan kontak dengan zat tersebut.

Biasanya, zat kimia beracun akan menimbulkan dampak yang membahayakan kesehatan manusia jika terhirup, tertelan, atau diserap oleh kulit. Karena sifatnya yang dianggap berbahaya secara umum, jenis zat beracun ini juga sangat banyak, di antaranya merkuri klorida, arsen triklorida, dan bahkan zat-zat lain yang ada di sekitar kita seperti asap kendaraan, detergen, cairan pembersih, dan lain sebagainya.

5. Korosif (corrosive)

Zat kimia yang bersifat korosif artinya zat tersebut dapat merusak jaringan hidup biologis. Namun, tidak menutup kemungkinan sifat korosif juga bisa merusak benda-benda mati seperti besi atau logam lainnya. Zat kimia dengan simbol seperti ini bisa sangat berbahaya jika terkena bagian tubuh manusia, hewan, dan tanaman.

Jauhkan zat-zat kimia ini dari tempat yang mudah dijangkau. Jika ingin berinteraksi dengan zat kimia yang bersifat korosif. Sebaiknya bekali diri dengan pakaian laboratorium dan kacamata yang tahan terhadap dampak korosif dari senyawa kimia tersebut. Beberapa zat kimia yang bersifat korosif adalah belerang oksida, klorin, dan jenis-jenis air keras lainnya.

Kategori
Sains

Gambaran Ilmiah Kondisi Bumi jika Matahari Mati

Gambaran Ilmiah Kondisi Bumi jika Matahari Mati

Gambaran Ilmiah Kondisi Bumi jika Matahari Mati, – Temuan menarik dijumpai para astronom University of Warwick, Inggris saat memindai langit menggunakan Gran Telescopio Canarias yang berada di La Palma, Canary Island.

Mereka menemukan keberadaan sebuah puing arkeologi galaksi. Fragmen — yang sebagian besar tersusun dari besi, nikel, dan logam itu — adalah sisa dari inti planet tak dikenal, yang sudah hancur.

Material planetesimal tersebut kini mengorbit bekas bintangnya, SDSS J122859.93+104032.9, yang sekarang menjadi katai putih (white dwarf). Fragmen itu mengorbit sekali dalam 123 menit atau sekitar 2 jam. Sementara, jaraknya sekitar 410 tahun cahaya dari Bumi, di konstelasi Virgo.

Melansir IDN Poker 88 Asia, Semua yang diciptakan pasti akan mati, cepat atau lambat. Hal ini juga berlaku pada salah satu energi terbesar di alam semesta, yaitu Matahari. Pusat tata surya tersebut diprediksi akan mati setidaknya tujuh hingga delapan miliar tahun dari sekarang.

Memang masih sangat lama, bahkan kemungkinan besar kita tidak akan menyaksikan proses sekaratnya sang surya.

Para ilmuwan memperkirakan, ukuran diameter fragmen tersebut antara 1 mil hingga ratusan mil. Material itu cukup padat, untuk lolos dari kehancuran akibat ledakan dan evolusi lanjutan dari bintang yang sedang menuju kematiannya itu.

Matahari akan menjadi bintang merah raksasa sebelum mati

Sebelum melihat kemungkinan-kemungkinan lainnya, kita harus tahu bagaimana proses kematian Matahari terlebih dulu. Layaknya bintang lain, Matahari yang mati akan menyusut menjadi nebula atau bintang putih kerdil yang ukurannya lebih kecil dari Bumi.

Namun yang harus membuat kita khawatir bukanlah fase tersebut. Sebelum menyusut, Matahari akan memuai dan membuatnya menjadi bintang merah raksasa. Massa gas dan debu yang dikeluarkannya sebelum mati akan membentuk selubung di luar angkasa. Selubung ini sangat besar dan bahkan bisa mencapai setengah massa bintang tersebut.

Dalam tahap ini, Matahari seakan sedang “menghabiskan baterainya”. Ia menjadi sangat berbahaya bagi planet yang mengitarinya. Merkurius hingga Mars akan masuk ke dalam selubung api tersebut. Benar, Bumi juga “dilahap” oleh si bintang merah raksasa. Lalu apa yang akan terjadi selanjutnya?

Suhu Bumi sangat panas hingga lautan menguap

Fase Matahari berubah menjadi bintang merah raksasa terjadi setidaknya selama lima juta tahun. Di waktu tersebut, Bumi yang telah masuk ke dalam selubung Matahari akan semakin kacau.

Suhu menjadi sangat panas dan bahkan bisa membuat kulit terbakar. Saking panasnya lautan akan menguap menjadi hidrogen dan oksigen. Lambat laun, air di planet kita pun habis dan kehidupan manusia semakin sulit.

Atmosfer kemudian akan menebal dan dipenuhi oleh kedua komponen dari lautan tersebut. Strukturnya pun berubah hingga Bumi mirip seperti Venus. Di tahap ini, Bumi sudah tak layak lagi untuk ditinggali. Manusia kemungkinan besar akan mati. Namun jika teknologi sudah memadai, kita bisa pindah ke planet lain.

Kategori
Sains

Mumi Misterius Berusia 2.500 Tahun Ditemukan

Mumi Misterius Berusia 2.500 Tahun Ditemukan

Mumi Misterius Berusia 2.500 Tahun Ditemukan, – Mesir dianggap sebagai tanah kuno, di mana penuh peninggalan tersembunyi dari peradaban masa lalu. Fakta ini menjadi sumber daya tarik bagi mereka yang memiliki minat di bidang arkeologi.

13 peti mati yang belum dibuka ditemukan di dalam sumur sedalam hampir 40 kaki (12 meter), di Mesir. Diduga peti misterius itu berisi mumi manusia yang telah disegel di dalamnya selama lebih dari 2.500 tahun.

Dikutip dari laman IDN Poker 88 Asia, Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir mengatakan peti-peti tersebut ditemukan dalam keadaan bertumpuk. Dan terlihat terawat dengan sangat baik, Hal itu terlihat dari bagaiman detail desain. Dan warna asli peti tersebut masih terlihat jelas.

Arkeolog menemukannya di situs kuno Mesir, Saqqara, yang terletak sekitar 20 mil di selatan ibu kota Mesir, tempat landmark Step Pyramid berada.

Peti itu diyakini sebagai yang hasil penemuan tertua di dunia yang diharapkan nantinya bisa membuat lebih banyak penemuan di tempat tersebut. .

Dalam sebuah posting Twitter, Khaled El-Enany, menteri pariwisata dan barang antik Mesir, mengatakan itu adalah “perasaan yang tak terlukiskan ketika Anda menyaksikan penemuan arkeologi baru.”

Ditemukan Seminggu Setelah Situs Pariwisata Dibuka

Penemuan itu diketahui terjadi seminggu setelah negara itu membuka kembali situs arkeologi. Dan museumnya untuk pengunjung setelah penutupan total pada Maret akibat pandemi COVID-19.

Penemuan kuno terbaru mengikuti penemuan peti mati lainnya di Saqqara awal tahun ini. Pada bulan April, para arkeolog menemukan empat peti mati berisi mumi, bersamaan dengan lima sarkofagus batu kapur di lubang pemakaman.

Situs pariwisata memang sangat berpengaruh bagi perekonomian di Mesir, yang menerima lebih dari 13,6 juta pengunjung pada 2019. Hal ini menjadi alasan dipekerjakannyalebih dari satu juta di sektor ini.

Kuil Kuno

Temuan terbaru lainnya, yang tidak terkait, adalah sebuah kuil berusia 2.200 tahun yang dihubungkan dengan Firaun Ptolemeus IV, menurut Fox News.

Kuil tersebut didapati oleh sejumlah pekerja proyek drainase limbah di Desa Kom Shakau pada awal September 2019. Situs itu ditemukan ketika mereka sedang mengebor.

Di satu sisi, para ilmuwan mengatakan reruntuhan itu memiliki prasasti yang merujuk pada Ptolemeus IV, serta memiliki dinding dengan gambar beraneka macam burung. Dan binatang di atasnya -Ptolemeus IV adalah firaun dari 222-205 SM.

Sedangkan pada Mei tahun ini, Fox News pun melaporkan penemuan sebuah pemakaman berusia sekitar 4.500 tahun di Giza, tidak jauh dari Kairo.

Termasuk poros pemakaman dan kuburan yang juga berisi mumi pejabat tinggi, tertanggal antara 2465-2323 SM.

Ashraf Mohi dari situs arkeologi Giza Plateau mencatat, pemakaman tersebut digunakan kembali selama periode 664-332 SM. Sebagaimana dibuktikan melalui berbagai artefak yang ada pada lokasi itu, seperti topeng penguburan dan peti mati.

Kategori
Sains

Planet Paling Ekstrem di Alam Semesta

Planet Paling Ekstrem di Alam Semesta

Planet Paling Ekstrem di Alam Semesta – Baru-baru ini para ilmuwan mengumumkan keberadaan sebuah planet terpanas yang pernah ditemukan di dalam sejarah. KELT-9b, nama planet itu bahkan lebih panas dari beberapa bintang di alam semesta.

Tetapi eksplorasi alam semesta yang kini masih berlangsung sebenarnya telah menemukan banyak hal aneh, yang sebelumnya tak terbayangkan oleh para penghuni Bumi.

Dilansir dari laman Agen Judi Bola, Berikut adalah tujuh planet paling ekstrem yang pernah ditemukan manusia dalam sejarah:

1. Planet Terpanas

Penemuan KELT-9b pertama kali dibahas oleh para ilmuwan dalam jurnal Nature pada awal Juni ini. Suhu di permukaannya diperkirakan sekitar 4.300 derajat Celcius, lebih panas dari suhu permukaan sejumlah bintang di alam semesta.

KELT-9b mengorbit bintang induk yang bernama KELT-9. Ukuran bintang ini 2,5 kali lebih besar dibanding Matahari kita dan suhunya sekitar 10.000 derajat Celcius.

KELT-9b sendiri mengorbiti induknya, KELT-9, pada jarak yang jauh lebih dekat dibandingkan dengan jarak antara Merkurius dengan Matahari. Dalam tata surya kita, Merkurius adalah planet yang paling dekat dengan Matahari.

Jarak antara Merkurius dengan Matahari sekitar 57,9 juta km. Suhu di permukaan Merkurius pada siang hari sekitar 430 derajat Celcius, sementara suhu permukaan Matahari sendiri sekitar 5.500 derajat Celcius.

Saat ini belum diketahui pasti jarak antara KELT-9b dengan induknya, tetapi ia hanya butuh waktu 1,5 hari untuk mengitari KELT-9; bandingkan dengan Merkurius yang butuh 88 hari untuk mengelilingi Matahari.

KELT-9b sendiri adalah tipe planet gas, seperti Yupter.

2. Planet Terdingin

Juga dinamai “Hoth”, nama sebuah planet berpermukaan es dalam film “Star Wars”, OGLE-2005-BLG-390Lb merupakan planet terdingin yang pernah ditemukan manusia di alam semesta.

Suhu di permukaan planet, yang ukurannya 5,5 kali besar Bumi, sekitar -223 derajat Celcius.

Jarak OGLE-2005-BLG-390Lb dari bintang induknya sebenarnya tak begitu jauh. Jika dibandingkan dengan tata surya kita, OGLE-2005-BLG-390Lb kira-kira berada di antara Mars dan Yupiter.

Yang membuatnya lebih dingin adalah induknya sendiri, sebuah bintang kerdil berukuran kecil, dan bersuhu dingin.

OGLE-2005-BLG-390Lb diperkirakan tak memiliki atsmofer, apalagi kehidupan, karena semua gas di sekitar permukaan planet itu membeku.

3. Planet Terbesar

Bintang biasanya berukuran lebih besar dari planet-planet yang mengindukinya. Tak hanya itu, bintang biasanya menyala atau terbakar akibat proses fusi yang dipicu oleh gaya gravitasi besar di intinya.

Matahari kita, misalnya, berkobar-kobar akibat proses fusi yang mengubah hidrogen menjadi helium.

Tetapi ada juga bintang yang disebut “brown dwarf”, yang ukurannya cukup besar untuk memicu proses fusi, tetapi sekaligus tak cukup besar untuk mempertahankan pembakaran tersebut.

Planet DENIS-P J082303.1-491201 b ukurannya sekitar 28,5 kali Yupiter dan merupakan planet terbesar dalam daftar planet-planet yang pernah ditemukan badan antariksa Amerika Serikat (NASA).

Saking besarnya, planet itu bahkan jadi objek perdebatan: apakah ia tergolong sebagai planet atau harus diklasifikasikan sebagai brown star.

Ironisnya, bintang yang menjadi induk J082303.1-491201 b sendiri adalah sebuah brown star.

4. Planet Terkecil

Hanya sedikit lebih besar dari bulan kita dan lebih kecil dari Merkurius, Planet Kepler-37b merupakan planet terkecil di luar tata surya kita yang pernah ditemukan manusia.

Sayang, planet yang memiliki permukaan berbatu seperti Bumi itu mengorbit pada jarak yang sangat dekat dengan bintang induknya, bahkan jauh lebih dekat dari jarak Merkurius ke Matahari.

Alhasil ia terlalu panas untuk digenangi air dan karenanya kemungkinan besar tak memiliki kehidupan.

5. Planet Tertua

PSR B1620-26 b dengan usia 12,7 miliar tahun, adalah planet tertua yang diketahui hingga saat ini. Planet gas yang ukurannya 2,5 kali lebih besar dari Yupiter itu hanya “sedikit” lebih tua dari alam semesta, yang usianya kini diperkirakan sudah 13,8 miliar tahun.

PSR B1620-26 b diketahui berinduk pada sepasang bintang: sebuah bintang neutron dan yang lain lagi sebuah “white dwarf” (bintang kerdil putih).

6. Planet Termuda

Planet V830 Tauri b usianya baru 2 juta tahun. Bintang induknya diperkirakan berukuran sama dengan Matahari kita, tetapi punya panjang radiusnya dua kali lipat – itu artinya bintang tersebut belum mencapai bentuk finalnya.

Planet itu, yang berupa bola gas raksasa, diduga masih akan terus bertambah besar, karena akan bertabrakan dengan objek-objek antariksa lain seperti asteroid.

7. Cuaca Terburuk

Berbeda dengan enam planet lainnya yang berada di luar tata surya kita (exoplanet), maka pemegang gelar planet dengan cuara terburuk adalah tetangga kita sendiri: Venus.

Ukuran Venus mirip Bumi, tetapi atmofernya merupakan awan-awan asam sulfur yang sangat berbahaya.

Atmosfer Venus diketahui bergerak mengelilingi planet itu lebih cepat dari rotasi planet itu sendiri. Angin di permukaan Venus diperkirakan berkecepatan 360km/jam, setara dengan angin topan di Bumi. Di kedua kutubnya selalu ditemukan angin siklon bermata ganda.

Atmosfernya diperkirakan 100 kali lebih rapat ketimbang di Bumi dan 95 persennya terdiri dari karbon dioksida. Kondisi ini menyebabkan efek rumah kaca yang menciptakan suhu setara 462 derajat Celcius di permukannya – jauh lebih panas dari permukaan Merkurius yang berada lebih dekat dengan Matahari.

Kategori
Sains

Nama Planet Tata Surya dalam Bahasa Jawa

Nama Planet Tata Surya dalam Bahasa Jawa

Nama Planet Tata Surya dalam Bahasa Jawa, – Sebutan Nama Lain Planet yang akan diulas pada halaman ini merupakan sebutan atau nama lain dari planet – planet yang ada di tata surya. Setidaknya ada delapan planet yang ada dalam tata surya yang mengelilingi matahari. Kedelapan planet tersebut meliputi planet Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Melansir dari http://dewitogel.live/, Ribuan tahun yang lalu, masyarakat menamai planet-planet di tata surya (kecuali Bumi) berdasarkan nama dewa-dewi Romawi.

Contohnya, Merkurius sebagai planet dengan orbit tercepat di tata surya mendapatkan nama dari dewa perjalanan di mitologi Romawi. Kemudian untuk si planet merah, masyarakat menamainya Mars, dewa perang Romawi.

Tata surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek tersebut juga meliputi delapan planet yang mengelilingi matahari beserta dengan benda langit lainnya seperti asteroid, satelit, dan lain sebagainya. Planet dalam tata surya beredar mengelilingi matahari sesuai dengan garis edarnya yang disebut orbit.

Merkurius: Budha

Sebutan planet Merkurius dalam Bahasa Jawa adalah Budha. Nama ini diambil dari sebutan dewa India. Dalam mitologi, Budha adalah anak hasil perselingkuhan antara Soma (sebutan untuk dewa Bulan) dan Tara (istri Jupiter).

Selain itu, Budha juga dikenal sebagai dewa perniagaan dan pelindung para pedagang. Diketahui bahwa ia memiliki garis keturunan yang sama dengan Pandawa dan Kurawa.

Venus: Shukra

Venus, si bintang kejora dalam Bahasa Jawa dikenal sebagai Shukra atau Sukra. Arti dari nama tersebut adalah terang dan bersih, persis seperti penampilan dari Venus.

Dalam kitab Mahabharata, Shukra bisa membelah dirinya menjadi dua bagian. Satu menjadi dewa dan lainnya menjadi sumber pengetahuan dari para setan. Sangat berbeda dari mitologi Romawi, di mana Venus dikenal sebagai dewi cinta dan kecantikan.

Bumi: Marcapada

Marcapada merupakan sang Bumi yang saat ini kita tinggali. Menurut Bahasa Sansekerta, Marcapada berasal dari kata martya yang artinya “hidup” dan pada yang artinya “tempat”. Tak seperti yang lainnya, nama “Marcapada” tidak didasarkan pada dewa-dewi Hindu.

Sebagai tambahan, Marcapada memiliki satelit bernama Soma. Ia adalah dewa Bulan yang sempat disinggung pada penjelasan di atas.

Mars: Anggara/Mangala

Berikutnya, planet Mars memiliki sebutan Anggara atau Mangala, sang dewa perang dari mitologi Hindu. Asal-usul sebutan ini sebelas dua belas dengan Mars yang juga merupakan dewa perang dalam mitologi Romawi. Digambarkan bahwa Mangala atau Anggara memiliki badan yang berwarna merah, layaknya planet Mars.

Jupiter: Wrahaspati/Brhaspati

Wrahaspati atau Brhaspati adalah sebutan untuk planet Jupiter dalam Bahasa Jawa. Nama ini muncul di berbagai kitab astronomi Sansekerta, seperti Aryabhatiya dan Romaka.

Dalam mitologi, Brhaspati digambarkan sebagai sosok yang bijak, agung, dan bercahaya. Itulah kenapa dewa-dewi sering berguru kepadanya.

Saturnus: Shani/Tumpak

Ada dua versi sebutan Saturnus dalam Bahasa Jawa, yaitu Shani dan Tumpak. Namun yang lebih dikenal adalah Shani. Nama tersebut berasal dari dewa laki-laki yang digambarkan memiliki paras tampan, membawa pedang, dan duduk di atas burung gagak.

Ternyata Shani adalah dewa keadilan dalam agama Hindu yang merupakan pasangan dari dewi Manda. Sosoknya merupakan simbol dari ketaatan spiritual, kedisiplinan, dan pekerja keras.

Uranus: Gunawan/Arun

Ada dua versi nama Uranus dalam Bahasa Jawa dan mitologi Hindu, yaitu Gunawan dan Arun. Tidak ada yang mengetahui asal-usul dan arti nama tersebut karena planet Uranus tidak termasuk dalam sembilan anggota Navagraha (Matahari, Bulan, Mars, Merkurius, Jupiter, Venus, Saturnus, Rahu, dan Ketu). Ini merupakan sebutan untuk benda langit yang memiliki pengaruh dalam hidup di Bumi.

Neptunus: Paramarta

Neptunus sebagai planet terakhir di tata surya disebut juga sebagai Paramarta. Lagi-lagi, tidak ada yang tahu dari mana asal-usul nama tersebut dan di mana posisinya dalam mitologi Hindu. Namun Paramarta memang merupakan sebutan untuk planet kedelapan di tata surya menurut Serat Pananggalan Jawi (1938).

Kategori
Science Chemistry

Ciri-ciri dan Pengertian Sifat Kimia

Ciri-ciri dan Pengertian Sifat Kimia

Ciri-ciri dan Pengertian Sifat Kimia, – Sifat Kimia umumnya merujuk pada sifat suatu materi pada kondisi ambien atau sekitar, yaitu pada suhu kamar, tekanan atmosfer, dan atmosfer beroksigen).

Sifat ini terutama timbul pada reaksi kimia dan hanya dapat dengan mengubah identitas kimiawi suatu zat. berikut ini penjelasan ciri-ciri dan pengertian sifat kimia:

Sifat kimia

Sifat kimia adalah perubahan yang suatu alami benda yang membentuk zat baru. Sifat kimia adalah ciri-ciri suatu zat yang berhubungan dengan terbentuknya zat jenis baru. Sifat kimia antara lain:

  1. Mudah terbakar
  2. Membusuk
  3. Mudah meledak
  4. Berkarat
  5. Beracun
Perhatikan penjelasan berikut ini:

Dilansir dari http://dotdotdot.me, Sifat kimia dapat dari ciri-ciri sifat kimia sebagai berikut:

  • Mudah terbakar

Sifat Kimia yang mudah terbakar adalah sifat mudah atau sulitnya suatu zat terbakar. Dengan mengetahui sifat dari bahan-bahan yang mudah terbakar, kita bisa menggunakan bahan tersebut secara aman. Contoh zat yang mudah terbakar adalah bensin dan kertas.

  • Membusuk

Sifat kimia membusuk terjadi akibat reaksi kimia. Pada makanan atau minuman bisa terjadi reaksi kimia yang mengakibatkan makanan dan minuman membusuk. Dan berubah rasa menjadi asam.

Penyebab pembusukan pada makanan atau masakan adalah mikroorganisme berupa ragi, jamur, atau bakteri.

Ontolosis adalah proses pembusukan makanan disebabkan zat yang terkandung dalam makanan itu sendiri dan adanya reaksi kimia antara zat yang dikandung dalam makanan dengan oksigen di udara.

Pembusukan makanan menyebabkan rusaknya nilai gizi, tekstur, dan rasa makanan. Sehingga tidak layak untuk konsumsi karena berbahaya bagi kesehatan. Contoh nasi dibiarkan berhari-hari bereaksi dengan udara atau susu dibiarkan berhari-hari akan basi dan berubah rasa.

Untuk menghindari proses pembusukan makanan bisa lakukan dengan beberapa teknik, baik teknologi tinggi atau teknologi sederhana. Salah satunya pengawetan makanan, yaitu upaya menahan laju pertumbuhan mikro organisme pada makanan.

Sejumlah teknik standar yang telah dikenal secara umum oleh masyarakat luas antara lain pendinginan, pengasapan, pengalengan, pengeringan, pemanisan, dan pengasinan.

  • Mudah meledak

Sifat kimia mudah meledak karena interaksi zat dengan oksigen alam. Contoh zat yang mudah meledak adalah magnesium, hidrogen, dan natrium.

Ledakan adalah peningkatan dalam volume dan pengeluaran energi dengan cara berbahaya, biasanya dengan pengeluaran suhu tinggi dan penghasilan gas.

Sifat ledakan ada yang alami dan buatan. Contoh ledakan alami adalah letusan gunung berapi. Contoh ledakan buatan adalah bom.

  • Berkarat

Sifat kimia berkarat atau korosi terjadi karena reaksi antara logam dan oksigen pada suatu benda. Benda berkarat sebab terjadi reaksi yang menghasilkan zat jenis baru. Karat atau korosi adalah hasil reaksi oksidasi suatu logam.

Besi mengalami korosi membentuk karat dengan rumus Fe2O3.xH2O. Korosi atau proses pengaratan adalah proses elektro kimia. Pada proses pengaratan, besi (Fe) bertindak sebagai pereduksi dan oksigen (O2) yang terlarut dalam air bertindak sebagai pengoksidasi.

Beberapa cara untuk menanggulangi besi atau logam lain agar tahan dari proses pengaratan antara lain:

  1. Melapisi besi atau logam lainnya dengan cat;
  2. Membuat logam dengan campuran yang serba sama atau homogen ketika pembuatan atau produksi besi atau logam lainnya pada pabrik;
  3. Pada permukaan logam beri oli atau vaselin;
  4. Menghubungkan dengan logam aktif seperti magnesium (Mg) melalui kawat agar yang berkarat adalah magnesiumnya. Melakukan hal ini untuk mencegah berkarat pada tiang listrik besi atau baja. Magnesium ditanam tidak jauh dari tiang listrik;
  5. Melakukan proses galvanisasi dengan cara melapisi logam besi dengan seng tipis atau timah.
  • Beracun

Beberapa zat memiliki sifat kimia racun, seperti insektisida, pestisida, fungisida, herbisida, dan rodentisida. Zat beracun tersebut banyak manusia gunakan  untuk membasmi hama (tikus atau serangga).

Bahan kimia beracun adalah bahan kimia yang dalam jumlah kecil yang juga bisa menimbulkan keracunan pada manusia. Umumnya zat-zat beracun (toksik) masuk lewat pernafasan atau kulit lalu beredar ke seluruh tubuh atau organ-organ tertentu.

Tetapi bisa juga zat-zat racun tersebut berakumulasi, seperti dari golongan pestisida, yaitu organo klorin, organo fosfat, karbamat, arsenik.

Kategori
Sains

Fakta Bakteri Pada Kehidupan Manusia

Fakta Bakteri Pada Kehidupan Manusia

Fakta Bakteri Pada Kehidupan Manusia, – Bakteriologi adalah cabang dan spesialisasi biologi yang mempelajari morfologi, ekologi, genetika, biokimia bakteri, serta banyak aspek lain yang berkaitan dengan bakteri.

Karena kesamaan pemikiran dan bekerja dengan mikroorganisme selain bakteri, seperti protozoa, jamur, dan virus. Maka ada kecenderungan bidang bakteriologi diperluas sebagai mikrobiologi. Bakteri adalah mikroorganisme sel tunggal yang dapat hidup sebagai organisme independen atau secara dependen sebagai parasit.

Bakteriologi juga merupakan bagian dari mikrobiologi yang mencakup studi tentang bakteri, virus, dan semua jenis mikroorganisme lainnya. Bakteriolog mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri dan jamur patogen. Tes dijalankan untuk sejumlah bakteri patogen, termasuk agen bioterorisme potensial.

Melansir dari http://dotdotdot.me/, Bakteri ada di mana-mana. Di smartphone-mu, di bajumu, di rambutmu, di tangan yang tidak kamu cuci, di tangan yang sudah kamu cuci, di manapun kamu berada. Secara tidak sadar sebenarnya dunia kita dikuasai oleh bakteri karena kemampuan omnipresent-nya dan tak ada yang bisa kita lakukan untuk mengendalikan hal tersebut.

Oleh karena itu, jutaan tahun lalu, kita para manusia membuat kontrak dengan para bakteri. Kita memberikan mereka tempat tinggal dan makanan. Sebagai gantinya mereka bekerja untuk kita.

Bakteri ditemukan di setiap habitat di bumi, seperti tanah, batu, lautan, dan bahkan daerah bersalju. Beberapa bakteri malah menetap pada organisme lain, termasuk tumbuhan, hewan, dan manusia.

Bakteri telah hadir di sekitar kita, sesaat setelah dilahirkan dan itu penting untuk pertumbuhan

Di dalam kandungan ibu, bayi manusia berada dalam kondisi steril di mana tak ada satupun bakteri yang hinggap. Saat dilahirkan dan melalui proses keluarnya, jutaan bakteri dari ibu kita yang menunggu di luar rahim perlahan-lahan menyelimuti kita di tiap sudut tubuh. Proses ini sebenarnya merupakan salah satu bagian terpenting dalam kesehatan tubuh karena bakteri menjadi baju zirah kita dalam mengatasi serangan penyakit yang berasal dari luar.

Beberapa fakta menarik ditemukan para peneliti. Para bayi yang lahir dari operasi Caesar ternyata lebih mudah mendapatkan asma, penyakit imun dan bahkan leukemia. Dari sini bisa ditarik kesimpulan jika kehadiran bakteri menguatkan kita dan sejujurnya kita sangat menyambut invasi bakteri ke dalam tubuh.

Setidaknya ada tiga golongan bakteri yang hadir di tubuh kita

Setiap manusia memiliki bakteri unik di dalam tubuhnya dan itu berbeda-beda dari manusia yang lain. Untuk penggolongan, mudahnya bakteri itu dibagi menjadi tiga kelompok.

Kelompok pertama adalah bakteri yang hanya hinggap di tubuh kita dan tidak melakukan apa-apa alias tidak menguntungkan namun juga tidak merugikan tubuh. Keberadaan mereka mengisi ruang yang ada di dalam tubuh sehingga bakteri jahat tidak dapat masuk.

Yang kedua adalah bakteri yang melukai kita, namun ditoleransi keberadaannya dan kita coba untuk tinggal bersama. Sebagai contoh adalah bakteri yang memproduksi asam dan mampu melelehkan gigi kita.

Mereka ingin menguasai ruang sebanyak mungkin yang bisa mereka dapat dan kita tidak menginginkan hal tersebut. Karena itulah kita perlu rutin membersihkan diri, walaupun sebenarnya bakteri tersebut tidak bisa benar-benar hilang.

Kelompok yang terakhir adalah kelompok bakteri bersahabat yang memang benar-benar kita inginkan ada di tubuh. Diperkirakan dalam satu komunitasnya terdapat 380 ribu juta bakteri yang hidup dan ada 5 ribu ribu spesies yang berbeda.

Jumlah ini adalah jumlah bakteri yang hidup dalam lambung kita. Dalam fungsinya mikroorganisme ini membantu kita mencerna makanan dan menarik kalori dari makanan yang tidak bisa kita cerna sendiri.

Kategori
Science Chemistry

Hakikat Ilmu Kimia

Hakikat Ilmu Kimia

Hakikat Ilmu Kimia, – Jika mendengar istilah reaksi kimia, apa yang ada di benak kamu? Pasti menyeramkan, berbahaya, rumit, atau justru menyenangkan?

Tidak semua orang suka dengan kimia. Hal itu disebabkan oleh adanya zat-zat kimia yang sering diidentikkan dengan zat-zat beracun atau berbahaya.

Dikutip http://bobsledsong.com, meskipun demikian, hampir seluruh produk yang manusia gunakan saat ini melibatkan reaksi kimia dalamnya, misalnya saja parfum, sabun, detergen, obat-obatan, pembakaran LPG. Dan masih banyak lainnya.

Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk tahu lebih dalam tentang ilmu kimia atau hakikat ilmu kimia.  Pembahasan selengkapnya mengenai hakikat ilmu kimia bisa kamu temukan pada artikel ini. Check this out!

Pengertian Ilmu Kimia

Ilmu Kimia adalah bagian dari IPA yang fokus pada pembahasan tentang susunan, struktur, sifat, dan perubahan materi serta energi yang menyertainya. Apa maksudnya susunan, struktur, sifat, dan perubahan materi?

  • Susunan materi

Maksud dari Susunan materi adalah tentang unsur, senyawa, dan campuran.

  1. Unsur adalah zat paling sederhana yang sudah tidak bisa bagi lagi, contohnya Na, H, O, Fe, dan C.
  2. Senyawa adalah zat yang terbentuk dari gabungan beberapa unsur dengan perbandingan tertentu. Contoh senyawa adalah CO2, H2O, dan CaCO3.
  3. Campuran adalah gabungan antara dua zat atau lebih mana sifat penyusunnya tidak berubah. Contoh campuran adalah larutan gula, susu, air kanji, dan sebagainya.
  • Struktur materi

Struktur materi menjelaskan tentang ikatan yang terjadi antaratom sampai terbentuk molekul unsur, molekul senyawa, atau ion.

  1. Contoh molekul unsur adalah O2, N2, H2, dan P4.
  2. Contoh ion adalah Na+, Cl, dan Ca2+.
  3. Contoh molekul senyawa adalah CO2, H2O, dan CaCO3.
  • Sifat materi

Sifat materi yang dimaksud lebih mengarah ke sifat-sifat kimia suatu zat, misalnya mudah terbakar, mudah mengalami korosi, mudah bereaksi dengan zat lain, dan sebagainya.

  • Perubahan materi

Perubahan materi dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.

  1. Perubahan fisika adalah perubahan yang tidak menghasilkan zat baru, contohnya lilin yang dibakar, es mencair, dan sebagainya.
  2. Perubahan kimia adalah perubahan yang menghasilkan zat baru akibat adanya reaksi kimia, contohnya besi berkarat, kayu dibakar menjadi abu, dan nasi menjadi basi.
Prinsip Dasar Hakikat Ilmu Kimia

Prinsip dasar yang menjadi acuan perkembangan ilmu Kimia adalah adanya perubahan bentuk atau susunan partikel menjadi bentuk lain dengan sifat yang berbeda.

Contohnya zat A reaksikan dengan zat B, reaksi antara keduanya pasti menghasilkan zat baru, sebut saja zat C, yang mana sifat zat C ini berbeda dengan sifat zat A maupun B.

Ruang Lingkup Kimia

Ruang lingkup Kimia meliputi susunan, struktur, sifat, serta perubahan materi dan yang menyertainya. Secara umum, perbedaan kimia menjadi dua, yaitu kimia deskriptif dan kimia teoritis.

  1. Kimia deskriptif adalah ilmu Kimia yang dapat melalui pengamatan sifat zat.
  2. Kimia teoritis adalah ilmu kimia yang membahas tentang materi. Adapun contoh Kimia teoritis adalah sebagai berikut.
  3. Kimia Fisika adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara Kimia dan Fisika. Bahasan dalam Kimia Fisika adalah zat secara makroskopis, atomik, maupun subatomik tinjauan berdasarkan hukum-hukum dalam Fisika.
  4. Kimia Organik adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur, sifat, dan komposisi senyawa organik.
  5. Kimia anorganik adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur, sifat, dan komposisi senyawa anorganik.
  6. Kimia Analitik adalah ilmu yang mempelajari tentang kandungan suatu zat.
  7. Kimia Lingkungan adalah ilmu yang mempelajari tentang dampak pencemaran lingkungan, metode penghitungan kadar pencemaran, dan sebagainya.
  8. Biokimia adalah ilmu yang mempelajari tentang materi-materi dalam proses metabolisme tubuh.
Metode Ilmiah

Penting bagi ilmuwan untuk memahami metode ilmiah yang baik dan benar. Gagasan yang mereka usulkan hanya bisa terjawab melalui metode ilmiah. Adapun langkah-langkah yang harus lakukan dalam metode ilmiah adalah sebagai berikut.

  1. Merumuskan masalah dengan cara fokus pada bahasan tertentu atau tema tertentu.
  2. Mengkaji teori atau penelitian sebelumnya yang bertujuan untuk menghindari tumpang tindih penelitian.
  3. Mengajukan hipotesis bertujuan untuk mendapatkan kesimpulan sementara berdasarkan analisis.
  4. Melakukan eksperimen untuk menguji hipotesis.
  5. Mengumpulkan data.
  6. Mengolah dan menganalisis data-data hasil penelitian.
  7. Membuat kesimpulan.
  8. Melaporkan hasil penelitian dalam bentuk laporan ilmiah.

Seluruh produk yang biasa kamu gunakan juga tidak akan lepas dari Kimia, contohnya kosmetik. Belajar Kimia akan jauh lebih mudah jika imbangi dengan seringnya berlatih mengerjakan soal.