Kategori
Sains

Fakta Sains tentang Kekuatan Fundamental Alam Semesta!

Fakta Sains tentang Kekuatan Fundamental Alam Semesta!

Fakta Sains tentang Kekuatan Fundamental Alam Semesta! – Selama beberapa dekade, manusia mengetahui keberadaan kekuatan fundamental unsur-unsur yang membuat alam semesta bisa bertahan, yakni: gravitasi, elektromagnetisme, dan gaya nuklir, baik lemah maupun yang kuat, yang menyatukan atom-atom.

Mengkutip dari laman https://slot-online.games, Nah, jika Anda penasaran dengan kekuatan besar yang ada di alam semesta tersebut, Anda bisa menyimak artikel berikut ini. Inilah beberapa fakta ilmiah mengenai kekuatan fundamental alam semesta.

1. Apa itu kekuatan fundamental alam semesta?

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan kekuatan fundamental alam semesta itu? Secara sederhana, kekuatan atau gaya fundamental alam semesta dapat diartikan sebagai kekuatan dasar yang membentuk, mengatur, menjaga, dan melestarikan semua materi yang terbentuk di alam semesta. Alam semesta memiliki empat kekuatan besar dan keempatnya merupakan perwakilan dari semua gaya mutlak yang ada di alam.

Dengan kata lain, kekuatan fundamental alam semesta adalah kekuatan terbesar yang ada di alam semesta dan bertanggung jawab terhadap keberadaan alam semesta itu sendiri. Kekuatan fundamental biasa disebut juga sebagai gaya fundamental atau interaksi fundamental alam.

Ilmuwan meyakini bahwa kekuatan-kekuatan alam semesta tersebut telah ada pada awal-awal pembentukan alam semesta, yakni Big Bang atau Ledakan Dahsyat. Nah, tentu ada pertanyaan, dari mana ilmuwan mengetahui fakta tentang kekuatan fundamental alam tersebut? Atau apakah benar bahwa kekuatan fundamental tersebut hanya terdiri dari empat kekuatan saja?

Secara mendasar, fisika bisa menjawabnya berdasarkan bukti empiris, bahkan melalui aksioma. Apa itu aksioma? Dalam sains, aksioma adalah kebenaran yang bisa disaksikan tanpa harus dibuktikan. Nah, fisika sebagai cabang sains bertugas untuk mengumpulkan bukti-bukti yang ada di alam. Baru setelah itu, dilakukan studi dan penelitian mengapa bukti-bukti tersebut ada.

Disimpulkan bahwa hingga saat ini dinyatakan atau terbukti valid bahwa alam semesta memiliki empat kekuatan fundamental. Namun, sains selalu terbuka terhadap bukti dan teori yang baru—yang tentu saja harus diuji valid atau tidaknya. Yuk, kita kupas satu per satu mengenai empat kekuatan besar di alam semesta ini melalui poin-poin berikut.

2. Kekuatan fundamental pertama: gravitasi

Tentu Anda gak asing dengan kata gravitasi, bukan? Faktanya, gravitasi merupakan salah satu kekuatan fundamental di alam semesta meskipun bukan yang terbesar. Gravitasi merupakan gaya atau kekuatan yang memiliki sifat unik, yakni tarik menarik pada semua partikel yang memiliki massa.

Dengan kata lain, gravitasi akan memengaruhi apa pun yang ada di sekitarnya karena memang secara fundamental. Gaya tersebut bersifat mutlak terhadap partikel bermassa. Bukan hanya planet, semua objek benda yang bisa Anda lihat dan sentuh memiliki gaya gravitasinya masing-masing dengan tingkat kekuatan yang berbeda-beda bergantung pada massanya.

Nah, karena gaya gravitasi bekerja pada semua materi di alam, secara langsung kekuatan tersebut juga akan menjaga supaya objek di alam semesta dapat bekerja sesuai dengan hukum fisika yang berlaku, misalnya, pergerakan planet dan bintang. Planet-planet di tata surya akan selalu bergerak mengelilingi Matahari karena terikat dengan gaya gravitasi Matahari sebagai objek terbesar di tata surya.

Dengan adanya gravitasi, pergerakan orbit sebuah planet dapat terjadi secara teratur tanpa bertabrakan dengan planet-planet lainnya. Bayangkan saja jika tiba-tiba gravitasi hilang dari alam semesta, pastinya susunan planet, bulan, dan bintang akan berantakan dan menimbulkan kehancuran alam semesta.

3. Kekuatan fundamental kedua: gaya inti lemah

Dalam partikel mikroskopik tersebut terdapat tiga partikel lainnya yang jauh lebih kecil lagi, yakni elektron, proton, dan neutron. Nah, supaya masing-masing dari partikel neutron dan proton tadi bisa terus stabil, dibutuhkan sebuah kekuatan yang dapat menjaga mereka secara otomatis dan berkala.

Yup, kekuatan tersebut adalah kekuatan fundamental alam semesta kedua yang bernama gaya inti lemah. Tak bisa dibayangkan jika kestabilan neutron dan proton terganggu. Pastinya akan terjadi ledakan atau fusi nuklir di alam semesta yang akan menghancurkan alam semesta secara masif.

Perlu diingat bahwa setiap objek atau benda di alam semesta pasti terbentuk dari gabungan partikel atom. Gaya inti lemah memiliki kekuatan yang lebih kuat dibandingkan dengan gaya gravitasi, tetapi dalam rentang jarak yang sangat pendek. Kekuatan fundamental ini merupakan kekuatan yang bertanggung jawab menjadi penyebab radiasi di alam semesta.

Bukti keberadaan gaya inti lemah sudah pernah diteliti oleh seorang fisikawan asal Italia bernama Enrico Fermi pada 1933 lalu. Dalam studinya yang mendalam, ia dapat menyimpulkan dan menjawab bagaimana peluruhan beta dalam atom dapat terjadi. Rupanya, ada pengaruh dari gaya inti lemah yang memang bertanggung jawab terhadap proses peluruhan yang terjadi dalam sel atom.

4. Kekuatan fundamental ketiga: elektromagnetik

Secara sederhana, elektromagnetik merupakan gaya yang saling menarik dan menolak antara partikel yang memiliki muatan positif dan negatif, dicatat dalam Science Alert. Dengan kata lain, kekuatan fundamental elektromagnetik merupakan kekuatan yang ada pada partikel-partikel yang bermuatan listrik.

Nah, uniknya, jika kita kembali melihat diagram atom di poin nomor tiga di atas, gaya elektromagnetik rupanya menjaga agar elektron dan proton tetap bersama-sama dalam atom tanpa adanya gesekan. Partikel-partikel tersebut bisa bekerja dan bergerak secara teratur dan harmonis berkat gaya elektromagnetik tadi.

Bahkan, fenomena sehari-hari yang bisa kita lihat dan saksikan merupakan fenomena yang dihasilkan akibat pengaruh kekuatan elektromagnetik. Jika Anda bisa merasakan hangatnya cahaya Matahari, itu karena adanya gaya elektromagnetik yang terjadi antara tubuhmu dengan partikel cahaya Matahari meskipun tanpa Anda sadari.

Saking besarnya peran dari elektromagnetik di alam semesta, bisa dikatakan bahwa gaya elektromagnetik selalu ada dan memengaruhi kekuatan fundamental alam semesta lainnya, kecuali gravitasi. Reaksi-reaksi kimiawi yang terjadi dalam tubuh organisme juga merupakan unsur elektromagnetik yang terjadi tanpa disadari. Jadi, tak bisa dibayangkan bagaimana alam semesta jika kehilangan gaya elektromagnetiknya.

5. Kekuatan fundamental keempat: gaya inti kuat

Gaya inti kuat atau nuklir kuat merupakan kekuatan fundamental terkuat di alam semesta. Untuk lebih memahaminya, coba lihat kembali diagram atom pada poin tiga di atas. Nah, di sana ada sebuah bungkus inti atom yang dinamakan nukleus atau nucleus. Pastinya, harus ada kekuatan yang menjaga neutron dan proton untuk tetap berada dalam nukleus, bukan?

Yup, kekuatan penjaga itu dinamakan gaya inti kuat. Tugas utamanya memang menjaga supaya neutron dan proton tetap bekerja secara harmonis dan bertahan dalam nukleus di dalam sebuah partikel atom. Itu sebabnya, gaya inti kuat dianggap sebagai gaya fundamental terkuat di alam semesta.

Gaya inti kuat hanya dialami oleh quark alias partikel kecil yang menjaga keseimbangan inti atom. Meskipun sangat mikroskopik, gaya inti kuat memiliki pengaruh yang sangat signifikan di alam semesta. Dengan tugasnya mengatur keseimbangan inti atom, kekuatan fundamental yang satu ini juga secara langsung dianggap sebagai pengatur keseimbangan dari alam semesta.

Jika gaya inti kuat musnah, neutron dan proton akan bertabrakan dan menimbulkan sebuah reaksi berantai yang akan menghancurkan atom hingga alam semesta itu sendiri. Jadi, supaya alam semesta tetap seimbang dengan hukum fisikanya, gaya inti kuat harus tetap ada sebagai kekuatan fundamental terkuat di alam semesta.

***

Nah, bagaimana? Cukup menarik belajar fisika di hari ini, kan? Oh ya, hingga saat ini alam semesta masih diketahui memiliki empat kekuatan fundamental. Ada beberapa klaim yang menyatakan bahwa kekuatan kelima ditemukan, tapi ternyata hal tersebut hanya hoaks dan tanpa dukungan bukti valid.

Semoga artikel sains kali ini bisa menambah sekaligus memperkaya wawasan Anda di bidang fisika, ya!

Kategori
Sains

Jawaban Sains: Menyingkap Misteri Segitiga Bermuda!

Jawaban Sains: Menyingkap Misteri Segitiga Bermuda!

Jawaban Sains: Menyingkap Misteri Segitiga Bermuda! – Banyak orang yang menghubungkan tragedi ini dengan hal-hal mistis. Bahkan, ada yang percaya bahwa Segitiga Bermuda adalah jalan menuju dunia lain.

Namun, bagaimana sains menanggapi hal tersebut? Apakah kejadian-kejadian aneh di sana memang disebabkan oleh kekuatan supe-rnatural? Apa benar Segitiga Bermuda adalah markas alien?

Dilansir laman https://slotpragmatic.asia, Kali ini sains berusaha menjawab secara gamblang dan objektif sesuai dengan realita yang ada. Yuk, disimak!

1. Ada disinformasi mengenai Segitiga Bermuda yang sudah terlanjur dipercaya banyak orang

Hampir semua ilmuwan dan akademisi sepakat bahwa Segitiga Bermuda tak ubahnya dengan wilayah lain di muka Bumi. Kawasan tersebut merupakan kawasan perairan lepas pantai dengan keanekaragaman hayati di dalamnya.

Studi juga mengungkap bahwa informasi yang didapatkan mengenai kabar di Segitiga Bermuda juga sangat bervariasi, tergantung media mana yang kita baca. Nah, jika sudah begini, kita akan sangat kesulitan untuk mendapatkan informasi yang benar-benar akurat mengenai kejadian “mistis” yang ada di Segitiga Bermuda.

Bahkan, bukan tidak mungkin terdapat disinformasi dalam hal ini. Penyampaian informasi mengenai Segitiga Bermuda sengaja dibesar-besarkan untuk menarik minat dari banyak orang. Padahal, kalangan ilmuwan justru mendapati hal-hal yang wajar di kawasan berbahaya tersebut.

2. Awal mula munculnya sebutan Segitiga Bermuda

Jika ditanya siapa yang harus bertanggung jawab atas kehebohan mengenai berita Segitiga Bermuda, maka orang tersebut pastilah Vincent Gaddis, seorang paranormal sekaligus penulis populer mengenai cerita-cerita fiksi dan misteri.

Ia pertama kali menggunakan istilah Bermuda Triangle dalam majalah berjudul Argosy yang diterbitkan pada 1964 lalu di Amerika Serikat.

Nah, rupanya, kesuksesan Vincent dalam meramu cerita fiksi sangat berpengaruh pada ketenaran cerita Segitiga Bermuda yang telah ia ciptakan sebelumnya. Buktinya, seorang fanatik paranormal bernama Charles Berlitz juga sukses menerbitkan buku berjudul The Bermuda Triangle pada 1974.

3. Memang ada beberapa kecelakaan di sana, namun kisah dan jumlahnya terlalu dilebih-lebihkan

Di wilayah Segitiga Bermuda pernah beberapa kali terjadi kecelakaan yang konon katanya misterius dan tak terungkap. Salah satu kejadian misterius adalah hilangnya kapal kargo Amerika Serikat bernama USS Cyclops pada Maret 1918.

Kapal besar tersebut membawa 300 awak kapal dan 10 ribu ton perbekalan di dalamnya. Ya, USS Cyclops tercatat telah dinyatakan tenggelam tanpa panggilan darurat.

Ada juga kisah tentang lenyapnya awak kapal Mary Celeste pada 1872 yang konon bersinggungan dengan hal-hal mistis dan supernatural. Pada 1952 juga pernah diberitakan bahwa penerbangan British York yang mengangkut 33 penumpang menghilang secara misterius di kawasan Segitiga Bermuda.

4. Penjelasan sains mengenai kecelakaan di Segitiga Bermuda

Semua kejadian aneh dan kecelakaan yang terjadi di Segitiga Bermuda dapat dijelaskan secara ilmiah. Salah satu peristiwa yang menghebohkan publik pada era 1800-an adalah hilangnya awak kapal Mary Celeste. Padahal, kapal dalam kondisi utuh dan baik-baik saja. Rupanya, ilmuwan sudah memecahkan misteri yang pernah menghebohkan dunia ada abad ke-19 tersebut.

Seorang ilmuwan dari University College London telah membuat studi dan penelitian yang mendalam mengenai hilangnya awak kapal Mary Celeste. Andrea Sella, seorang doktor sekaligus fisikawan telah bereksperimen mengenai kapal Mary Celeste dan dihasilkan kesimpulan ilmiah bahwa kapal pernah mengalami ledakan uap alkohol.

5. Jadi, bagaimana kesimpulannya?

Ada beberapa kesimpulan ilmiah yang mampu menjawab dan menyingkap misteri Segitiga Bermuda yang selama ini dipercaya sebagai wilayah supernatural, yakni:

Kawasan Segitiga Bermuda adalah kawasan yang sama saja dengan kawasan lainnya yang ada di belahan dunia mana pun. Banyak ilmuwan dan akademisi yang sudah mengonfirmasi akan hal ini.Istilah Bermuda Triangle justru dipopulerkan oleh seorang penulis paranormal asal Amerika Serikat pada 1964.

Kejadian dan kecelakaan yang terjadi di Segitiga Bermuda cenderung dibesar-besarkan dan dibumbui oleh media, sehingga mengaburkan beberapa fakta yang ada. Buktinya, jumlah kecelakaan di Segitiga Bermuda masih sangat sedikit dibandingkan jumlah kecelakaan di wilayah lain.

Semua kecelakaan yang terjadi di Segitiga Bermuda dapat dijelaskan secara ilmiah dan mendasar. Semuanya itu juga tidak berkaitan dengan hal-hal mistis sama sekali.

Badai laut juga kerap terjadi dan akan mengakibatkan munculnya gelombang tsunami di tengah lautan lepas. Nyatanya, cuaca ekstrem seperti ini juga sering kali muncul di wilayah -wilayah lautan lainnya. So, belajarlah untuk berpikir cerdas dan kritis. Jangan mudah untuk menyimpulkan sesuatu tanpa data dan kajian ilmiah yang jelas.

***

Itulah beberapa jawaban dan penjelasan dari sains mengenai misteri yang ada di Segitiga Bermuda. Semoga penjelasan sains tadi dapat membuatmu terbuka dan menambah pemahaman baru terhadap objektivitas, ya!

Kategori
Sains

Apa yang Membuatmu Ingin Melakukan Perjalanan Waktu?

Apa yang Membuatmu Ingin Melakukan Perjalanan Waktu?

Apa yang Membuatmu Ingin Melakukan Perjalanan Waktu? – Perdebatan mengenai kemungkinan dilakukannya perjalanan waktu memang menjadi pembahasan sains yang seru sekaligus membingungkan. Secara teori pengetahuan, banyak ilmuwan mengatakan bahwa perjalanan waktu sangat logis dan memungkinkan untuk dilakukan.

Dalam sains, rupanya terdapat beberapa alasan logis mengapa seseorang ingin melakukan perjalanan waktu. Dikutip dari laman http://downloadjoker123.org, Jika boleh berandai-andai, kira-kira alasan ilmiah apa, ya yang bisa membuat seseorang mau melakukan perjalanan waktu yang penuh risiko? Ini lima jawabannya menurut sains. Yuk, disimak!

1. Penasaran dengan kejadian di masa lampau

Ada banyak orang ingin kembali ke masa lalu karena mereka sangat penasaran bagaimana kehidupan di masa lalu itu berjalan. Uniknya, ada sebuah penelitian yang mengungkap bahwa mayoritas dari orang Amerika berusia produktif ingin kembali ke masa lalu.

Nah, dalam studi tersebut tersingkap bahwa sebagian besar orang yang sudah menginjak usia lanjut, justru tidak berminat untuk kembali ke masa lalu. Namun, sebagian besar orang yang berusia produktif justru sangat menginginkannya dengan alasan sangat penasaran bagaimana kehidupan di masa lalu itu.

Sepertinya kalangan usia lanjut atau generasi Baby boomers terbukti memegang teguh prinsip hidup untuk menjalaninya di masa sekarang. Berbeda dengan kalangan Millennials dan Gen Z, di mana mereka sangat antusias terhadap sesuatu yang baru, sekali pun itu tidak masuk akal. Kalau Anda bagaimana? Maukah Anda kembali ke masa lalu?

2. Memperbaiki kesalahan di masa lalu

Kesalahan yang pernah kita lakukan di masa lampau mungkin masih kita sesali hingga saat ini. Yup, nyatanya tidak mudah untuk melupakan kesalahan yang pernah kita lakukan di masa lalu, apalagi jika kesalahan tersebut merupakan kesalahan fatal. Kira-kira kejadian ini mirip seperti film The Time Machine yang dirilis oleh Warner Bros. Pictures pada 2002 lalu.

Tahukah Anda , bahwa perjalanan waktu – meskipun itu mustahil – merupakan harapan dan angan-angan kuat dari banyak orang di dunia? Ya, National Geographic menjelaskan mengapa hal mustahil tersebut sangat diharapkan oleh semua orang di muka Bumi ini. Selain rasa penasaran manusia terhadap perjalanan waktu, keinginan kuat untuk memperbaiki kesalahan juga menjadi salah satu alasan mengapa manusia tergila-gila dengan mesin waktu.

Hal ini sekaligus membuktikan bahwa ada banyak orang di dunia ini “tidak” benar-benar hidup di masa sekarang. Banyak dari mereka yang pikiran dan jiwanya melayang entah di zaman apa. Pertanyaannya: Apakah harapan manusia terhadap mesin waktu benar-benar bisa terwujud?

3. Mengubah nasib

Jika ada mesin waktu yang dapat menghubungkan antara lorong masa lalu dengan masa kini, mungkin mesin tersebut sudah dijadikan rebutan oleh banyak orang. Salah satu alasan mereka melakukan perjalanan waktu tentu untuk mengubah nasib mereka di waktu yang berbeda.

Namun, sayangnya hampir semua ilmuwan menyanggah akan hal ini. Jika perjalanan waktu ke masa lalu saja dianggap begitu mustahil, apalagi jika harus mengubah nasib seseorang. Dalam sains, jika beberapa variabel saling berbenturan dan menimbulkan kejadian di luar logika, maka kejadian tersebut masuk dalam kategori paradoks.

Nah, bagaimana menurutmu? Apakah nasib seseorang di masa yang berbeda bisa diubah sesuai dengan keinginannya sendiri? Sepertinya, hal ini masih bersifat rancu karena dianggap mengakali kehidupan. Setidaknya, begitulah anggapan dari banyak ilmuwan di dunia.

4. Mengubah dunia

Bagi sebagian orang yang sangat ambisius, perjalanan waktu bisa digunakan untuk mengubah dunia. Mereka dapat menguasai pasar saham; menang dalam peperangan; menguasai sumber daya alam; dan lain sebagainya yang sesuai dengan cita-cita mereka. Kalangan akademisi justru beranggapan bahwa jika mesin waktu jatuh ke tangan orang-orang seperti itu, maka dunia bisa dalam kekuasaan mereka.

Nah, jika memang dana dan ilmu yang disiapkan cukup untuk menciptakan mesin waktu, apakah mungkin perjalanan waktu bisa ada di masa yang akan datang? Fisikawan Paul Davies, dalam bukunya berjudul How to Build a Time Machine menjelaskan bahwa sesuai dengan relativitas Einstein, perjalanan waktu ke masa lalu dan masa depan itu dimungkinkan.

Buku yang ditulis oleh fisikawan asal Inggris tersebut juga menyiratkan bahwa dengan relativitas, sebuah alur perjalanan waktu dapat terbentuk dengan sebuah kemungkinan yang hampir pasti. Namun, dalam perjalanan waktu, dipastikan juga terdapat perubahan dalam dunia ini. Yup, terima atau tidak, dunia akan berubah-ubah tak menentu jika mesin waktu sudah diciptakan.

5. Lari dari kenyataan saat ini

Terdengar berlebihan dan sarkas, ya? Namun, menurut sains hal ini dimungkinkan, lho. Bisa saja seseorang yang sudah tidak tahan dengan kondisinya saat ini, lalu ia berusaha melarikan diri jauh ke masa lalu atau ke masa depan. Faktanya, justru hal seperti inilah yang dianggap berbahaya bagi kehidupan.

Bagaimana jadinya jika seorang penjahat melarikan diri ke zaman yang berbeda? Tentu urusannya akan menjadi semakin pelik dan bisa saja orang-orang mulai menyesali dampak dari keberadaan mesin waktu. Stephen Hawking pernah menjelaskan mengenai studinya tentang ruang dan waktu. Ia menyatakan bahwa jika pun mesin waktu ada, maka akan tercipta dimensi yang berbeda pula dengan dimensi dunia saat ini.

Kesimpulannya bisa terbagi menjadi dua bagian besar. Pertama, dimensi yang berbeda tidak akan menimbulkan efek apa pun bagi dimensi dunia saat ini. Kedua, ketiadaan perbedaan dimensi justru akan merusak apa yang sudah ada sekarang. Nah, jika para ilmuwan saja masih saling berbeda pendapat, ada baiknya Anda tak perlu memusingkan mengenai perjalanan waktu, oke?

Kategori
Sains

Perlahan Ternyata Menjauh dari Bumi

Perlahan Ternyata Menjauh dari Bumi

Perlahan Ternyata Menjauh dari Bumi, – Pada suatu masa jutaan tahun ke depan keturunan kita tidak akan bisa melihat bulan seperti sekarang. Tidak ada lagi fenomena gerhana matahari ataupun bulan total, kecuali dalam jejak rekam sejarah sains.

Dikutip dari laman https://maxbetresmi.com, Lambat, tetapi pasti bulan semakin bergerak menjauh dari bumi. Namun, walau Anda sudah sering melihatnya, seberapa jauhkah Anda mengetahui tentang bulan sendiri?

1. Bulan menjadi benda luar angkasa terdekat dengan bumi

Jaraknya merupakan 384.400 kilometer. Bahkan Merkuri, planet yang diakui bisa paling dekat dengan bumi, punya jarak 41 juta kilometer.

2. Bulan tercipta karena benturan batu yang seukuran Mars

Teorinya, dahulu kala ada batu yang berukuran super raksasa dengan ukuran seperti Mars menabrak bumi. Ini terjadi 4,5 triliun tahun yang lalu.

3. Bulan tidak bisa lepas dari bumi

Dulu gravitasi bumi melambatkan rotasi bulan dan membuat periode orbitnya menjadi stabil. Ini membuat bulan bisa mengulangi fase yang terjadi tiap hari.

4. Ada pohon yang berasal dari bulan

Pada 1971, astronaut Apollo 14 sempat mengambil biji di bulan dan menanamkannya di bumi. Sekarang biji itu sudah menjadi pohon dan tumbuh banyak. Orang-orang menyebutnya sebagai pohon bulan.

5. Sebenarnya bulan punya saudara

Seperti Phobos dan Deimos, bulan di bumi diperkirakan ada dua sebenarnya. Pada 1999, peneliti menemukan asteroid dengan lebar lima kilometer terjebak dalam gravitasi bumi dan menjadi satelit kita. Namanya Cruithne dan berhubung kecil, Anda tidak bisa melihatnya.

6. Kawah di bulan hasil “tonjokan” benda langit

Anda harus tahu kalau ada kawah di bulan di sana. Peneliti melihat ini merupakan hasil benturan batu langit yang diperkirakan terjadi pada 4,1 miliar sampai 3,8 miliar tahun yang lalu.

7. Bulan tidak bulat

Yang Anda lihat hanyalah ilusi optik. Seperti bumi, bulan agak sedikit oval dan malah berbentuk seperti telur.

8. Di sana ada gempa

Pernah satu kali astronaut Apollo mencatat adanya getaran aktif yang terjadi di sana, memastikan adanya gempa bulan. Peneliti beranggapan ini terjadi akibat efek dari gravitasi bumi.

9. Bulan adalah planet (?)

Ukuran bulan lebih besar dari Pluto. Beberapa peneliti malah berpendapat bisa jadi bulan itu lebih mengarah kepada planet ketimbang satelit. Malah ada sebutan untuknya sebagai double planet.

10. Sayonara, bulan

Di poin sebelumnya, dikatakan bahwa bulan tidak bisa lepas dari bumi, bukan? Kenyataannya bulan terus menjauh. Peneliti berpendapat saat kemunculan bulan, jaraknya dengan bumi adalah 22.530 kilometer dan sekarang menjadi sekitar 385 ribu kilometer.

***

Kira-kira apa yang bakal terjadi ketika bulan meninggalkan bumi? Soalnya kan pasang surut air laut juga banyak pengaruhi gravitasi bulan. Siapa yang tahu juga sih, mengingat itu bakal terjadi saat kita sudah tidak ada di dunia ini.

Kategori
Sains

Peristiwa Langit Terbaik November 2020

Peristiwa Langit Terbaik November 2020

Peristiwa Langit Terbaik November 2020, – November 2020 ada sejumlah fenomena langit yang bisa dilihat. Tidak kalah dari fenomena aphelion Bumi Juli kemarin. Sebagai bocoran, nih, di bulan ini Anda akan menyaksikan empat hujan meteor lagi.

Dikutip http://downloadjoker123.org, Gak mau ketinggalan untuk menyaksikan peristiwa langit November 2020? Yuk, simak dan catat tanggalnya berikut ini!

1. Puncak hujan meteor Taurid Selatan pada 5 November 2020

Hujan meteor Taurid Selatan terjadi sejak 23 September hingga 19 November 2020. Namun puncaknya berada pada 5 November 2020. Di saat itu, Anda bisa menyaksikan sekitar 10 meteor yang melintas per jamnya.

Hujan meteor ini cukup unik karena bisa menghasilkan bola-bola api selama puncaknya. Titik muncul Taurid Selatan berada pada rasi bintang Taurus. Anda bisa mengamatinya di langit sebelah selatan mulai pukul 01.00 waktu daerahmu masing-masing.

2. Waktu terbaik mengamati Merkurius pada 10 November 2020

Walaupun cukup dekat, Merkurius adalah planet yang sulit untuk diamati dari Bumi. Sebab ukurannya sangat kecil. Namun pada 10 November 2020, planet ini berada pada titik tertinggi di langit pagi sehingga Anda bisa menemukannya dengan mudah.

Jika Anda tertarik untuk mencari Merkurius, Anda sebaiknya mulai mengamati langit sebelum Matahari terbit. Menghadaplah ke langit sebelah timur. Merkurius akan tampak seperti bintang yang terang dan tak berkelap-kelip.

3. Puncak hujan meteor Taurid Utara pada 12 November 2020

Setelah kedatangan hujan meteor Taurid Selatan, kini giliran Taurid Utara yang melintasi Bumi. Intensitas peristiwa ini sama juga seperti hujan meteor yang terjadi pada 5 November 2020. Anda bisa menyaksikan sekitar 10 meteor per jamnya.

Bedanya, Taurid Utara bisa diamati mulai pukul 18.30, saat rasi bintang Taurus terbit. Namun waktu terbaik untuk menyaksikannya adalah pukul 00.00 waktu daerahmu masing-masing. Taurid Utara akan berada di ketinggian langit utara.

4. Konjungsi Bulan dan Venus pada 13 November 2020

Sekitar satu jam sebelum Matahari terbit, sempatkanlah untuk keluar rumah sebentar. Anda akan melihat Bulan sabit berwarna silver yang ditemani oleh sang bintang kejora, Venus di sampingnya.

Peristiwa mendekatnya dua benda langit ini disebut sebagai konjungsi. Ketika ini terjadi, Venus dan Bulan hanya terpisahkan jarak sejauh 3 derajat. Keduanya semakin dekat ketika Matahari mulai menampakkan dirinya.

5. Puncak hujan meteor Leonid pada 17 November 2020

Semakin mendekati akhir tahun, semakin banyak hujan meteor yang bisa disaksikan. Hujan meteor ketiga bulan ini adalah Leonid yang puncaknya jatuh pada 17 November 2020. Tahun ini, peristiwa tersebut dapat disaksikan dengan sangat jelas karena Bulan tidak bersinar terang.

Leonid bisa disaksikan di Indonesia sekitar pukul 03.00 hingga 05.04 waktu daerahmu. Titik radian atau titik munculnya berada di rasi bintang Leo. Tetapi, untuk menemukannya, Anda perlu mengamati langit bagian timur laut. Akan ada 15 hingga 20 meteor per jamnya, lho. Jangan ketinggalan!

6. Waktu terbaik mengamati Pleiades pada 17 November 2020

Sambil menyelam minum air. Pada 17 November 2020, ada dua peristiwa yang bisa Anda amati sekaligus. Selain Leonid, Anda juga bisa menyaksikan Pleiades, gugus bintang paling terang yang bisa diamati dari Bumi.

Waktu terbaik untuk mengamatinya adalah setelah Matahari terbenam hingga Matahari terbit keesokan harinya. Dengan kata lain, Pleiades tampak bersinar terang sepanjang malam. Namun waktu yang paling disarankan untuk mengamatinya adalah saat tengah malam.

Untuk mencarinya, Anda perlu menghadap ke langit bagian utara. Pleiades tampak seperti sekelompok titik kecil yang bersinar terang dan berkelap-kelip.

7. Bulan, Jupiter, dan Saturnus membentuk formasi segitiga pada 19 November 2020

Bulan, Jupiter, dan Saturnus akan tampak berdekatan dengan satu sama lain pada 19 November 2020. Fenomena yang termasuk konjungsi ini akan membentuk formasi segitiga di angkasa. Jupiter dan Saturnus hanya terpisahkan jarak 2 derajat dari Bulan.

Anda bisa mengamati peristiwa yang satu ini setelah Matahari tenggelam. Menghadaplah ke arah barat. Di sana, akan ada Bulan sabit dan dua benda langit terang berwarna kuning yang merupakan Jupiter dan Saturnus.

8. Konjungsi Bulan dan Mars pada 26 November 2020

Setelah seminggu tanpa peristiwa langit apa pun, pada 26 November 2020, Anda akan melihat Bulan ditemani oleh Mars dalam peristiwa konjungsi lainnya. Di malam ini, keduanya hanya terpisahkan jarak sejauh 4 derajat.

Tengoklah ke langit sebelah barat untuk menyaksikannya. Waktu terbaik untuk mengamati konjungsi ini adalah pukul 02.00 waktu daerahmu. Mars akan tampak seperti “bintang” berwarna merah yang tidak berkelap-kelip.

9. Puncak hujan meteor Orionid pada 28 November 2020

Ini adalah peristiwa yang paling dinantikan sepanjang tahun. Hujan meteor Orionid akan terjadi pada 28 November 2020. Yang membuatnya dinantikan adalah intensitas hujan meteor ini cukup besar. Anda bisa melihat sekitar 20 meteor per jamnya, lho.

Bukan hanya itu, pengamatan Orionid bisa dibilang cukup mudah. Anda tak perlu menyiapkan alat apa pun karena peristiwa ini bisa diamati dengan mata telanjang.

Perlu diketahui bahwa titik radian atau titik muncul Orionid terletak di rasi bintang Orion. Anda bisa mencarinya di langit bagian barat. Sementara waktu terbaik untuk mengamatinya adalah sekitar 04.00 dini hari. Di saat itulah jumlah meteor yang melintas mencapai puncaknya.

10. Gerhana Bulan penumbra pada 30 November 2020

Untuk menutup penghujung November 2020, langit menyuguhkan gerhana Bulan penumbra. Peristiwa ini utamanya bisa disaksikan oleh warga yang berada di Indonesia Timur.

Perlu diketahui bahwa gerhana Bulan penumbra terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus. Namun Bulan tidak masuk sepenuhnya ke bayangan gelap atau umbra Bumi, seperti diagram di atas. Jadi, satelit Bumi itu akan tampak redup.

Waktu terbaik menyaksikannya adalah mulai pukul 14.33 hingga 16.44 WIB. Di saat ini, Bulan memang belum bisa disaksikan. Namun di Indonesia bagian timur, Bulan sudah terbit.

***

November ternyata merupakan waktu terbaik untuk menyaksikan berbagai peristiwa langit, ya. Banyak yang hanya terjadi setahun sekali, lho. Maka dari itu, catat tanggalnya dan pasang pengingat agar tak ketinggalan!

Kategori
Sains

Tingkatan Struktur dan Ruang Lingkup dalam Alam Semesta

Tingkatan Struktur dan Ruang Lingkup dalam Alam Semesta

Tingkatan Struktur dan Ruang Lingkup dalam Alam Semesta, – Alam semesta adalah seluruh ruang waktu kontinu tempat kita berada, dengan energi dan materi yang dimilikinya.

Bahkan, usaha untuk memahami pengertian alam semesta dalam lingkup ini pada skala terbesar yang memungkinkan, ada pada kosmologi, ilmu pengetahuan yang berkembang dari fisika dan astronomi.

Dikutip https://maxbetresmi.com, Ada beberapa tingkatan ruang lingkup dalam alam semesta, mulai dari objek-objek kecil hingga gugusan besar yang luasnya mustahil untuk dijelajahi. Nah, tentunya Anda penasaran dengan penjelasannya, bukan? Yuk, sama-sama belajar astronomi.

1. Objek angkasa

Tingkatan paling kecil di alam semesta tentu saja objek angkasa, seperti batuan angkasa, planet, bulan, bintang, dan lain sebagainya. Ada beberapa partikel mikroskopik yang bahkan keberadaannya selalu ada di sekitar kita seperti atom. Menurut laman NASA, objek angkasa seperti asteroid adalah objek yang banyak ditemukan di dalam sebuah gugusan tata surya.

2. Tata surya

Tata surya adalah kelompok atau gugusan terkecil yang ada di alam semesta. Dalam sebuah tata surya, ada beberapa objek angkasa seperti planet, bulan, bintang, batuan angkasa, dan mungkin objek angkasa lainnya yang masih terikat dengan gravitasi dari bintang terbesar.

3. Galaksi

Dalam sebuah galaksi, ada miliaran tata surya dan objek angkasa lainnya. Galaksi yang menampung tata surya kita dinamakan Galaksi Bimasakti atau Milky Way. Menurut National Geographic, bahkan sebuah galaksi bisa terdiri dari triliunan bintang yang disatukan dengan gravitasi.

4. Supergugus

Supergugus atau supercluster adalah gabungan dari tiga atau banyak galaksi. Memang, sulit membayangkan betapa luas dan masifnya supergugus itu. Sebuah galaksi saja mampu menampung ratusan triliun bintang, apalagi supergugus yang jelas memiliki ukuran lebih besar ketimbang galaksi.

5. Alam semesta

Gambar titik-titik di atas merupakan cahaya dari galaksi yang ada di alam semesta kita. Jadi, dengan kata lain, struktur atau ruang lingkup terbesar di alam semesta adalah alam semesta itu sendiri. Tidak diketahui dengan pasti berapa jumlah galaksi yang ada di alam semesta kita.

***

Itulah tingkatan struktur dan ruang lingkup yang ada di alam semesta. Bagaimana? Sulit dibayangkan seberapa luas alam semesta itu, bukan?

Kategori
Sains

Ada yang Tau Kapan Alien Ditemukan?

Ada yang Tau Kapan Alien Ditemukan?

Ada yang Tau Kapan Alien Ditemukan? – Manusia sejak zaman dahulu sudah bertanya-tanya apakah mereka sendirian di alam semesta ataukah ada makhluk lain di luar sana alias alien?

Lembaga antariksa NASA tentu adalah pelaku utamanya, berbekal anggaran melimpah dari pemerintah Amerika Serikat. Pada tahun 2018, NASA meluncurkan teleskop Transit Exoplanet Survey Satellite (TESS) yang proyeknya bernilai sekitar USD 337 juta, atau sekitar Rp 5 triliun dengan salah satu misi utamanya berburu alien.

Dikutip http://downloadjoker123.org, Selama observasinya tersebut, ia akan fokus untuk mencari planet baru di antara 200.000 bintang di angkasa, dengan perkiraan dapat mengidentifikasi 1.600 exoplanet anyar yang beberapa akan seukuran dengan Bumi.

Ada lagi misi ambisius lain yang tengah dilancarkan NASA untuk mencari tanda-tanda kehidupan, terkhusus di planet Mars. Belum lama ini, NASA telah melesatkan misi ambisius ke Planet Mars, mendaratkan rover canggih bernama Perseverance.

Kecanggihannya bisa tergambar antara lain karena Perseverance membawa helikopter bernama Ingeunity. Ketika Perseverance mencapai lokasi yang sesuai di Mars, helikopter Ingenuity akan dikerahkan dan menjadi rotorcraft pertama yang terbang di planet selain Bumi.

Perseverance akan menjadi misi antar planet pertama yang mengambil sampel bebatuan dan debu Mars untuk dibawa pulang. Jadi bisa saja dari misi ini, akan ada bukti pertama bahwa Mars pernah dihuni makhluk hidup.

“Perseverance menancapkan tonggak untuk ambisi kami di Mars. Kita akan berada paling dekat dari sebelumnya untuk menjawab pertanyaan lama dari sains tentang Planet Merah itu, termasuk apakah pernah ada kehidupan muncul di sana,” kata Lori Glaze, direktur ilmu planet NASA.

NASA harus mengeluarkan ongkos diperkirakan USD 2,4 miliar atau di kisaran Rp 35 triliun untuk menggelar misi ini. Sebagai perbandingan, misi Hope ke Planet Mars oleh Uni Emirat Arab yang diluncurkan baru-baru ini ‘hanya’ menghabiskan anggaran USD 200 juta.

Beberapa ilmuwan meyakini misi pencarian alien akan suksess. Hal itu antara lain dikemukakan oleh Dr Garik Israelan, pakar astrofisika terkemuka dan pendiri Starmus Festival, event rutin yang dihadiri para ilmuwan antariksa. Ia menyebut alien pintar akan dijumpai dalam beberapa dekade ini dan akan mengguncang umat manusia.

“Setidaknya, kita akan menemukan bukti kehidupan yang jelas yang datang dari kehidupan pintar. Ini adalah jenis penemuan yang akan mengguncang umat manusia,” kata dia, seperti dikutip detikINET dari Mirror.

“Hal itu akan cukup menarik bagi sains, tapi saya pikir akan membuat kita menyadari bahwa kehidupan merupakan sesuatu yang luar biasa, jadi kita sebaiknya memperhatikan apa yang kita lakukan pada planet kita,” imbuh dia.

“Perseverance punya 10% peluang untuk menemukan mikroba di planet Mars. Ini memang murni spekulasi. Tapi itu sungguh adalah angka peluang yang bagus,” kata Garik.

Tapi jangan terlalu bergembira lantaran proyek besar yang ditujukan mencari alien sejauh ini belum berhasil. Tahun silam, dibuka laporan proyek Breakthrough Listen, di mana ilmuwan mengamati 1.327 bintang dalam jarak sampai 160 tahun cahaya dari Bumi. Ini adalah pencarian alien paling heboh yang pernah dilakukan. Sayangnya, tidak ada bukti peradaban alien.

“Senyap di luar sana,” kata Danny Price, astronom di University of California, Berkeley yang jadi anggota tim peneliti. Tujuan tim ini adalah mencari sinyal radio dan optik dari sejuta bintang terdekat, seluruh planet di galaksi Bima Sakti, dan galaksi-galaksi lainnya.

“Kami belum menemukan apapun, tapi tentu saja tidak akan kehilangan harapan. Masih ada begitu banyak bintang untuk dilihat dan pendekatan penelitian lain,” sebut Danny.

Penelitian terbaru yang dilakukan astronom mengamati lebih dari 10 juta bintang di langit untuk mencari tanda-tanda teknologi alien. Sayangnya penelitian ini juga sama-sama belum menemukan bukti yang signifikan.

Setelah mendengarkan kawasan Vela selama 17 jam, tidak ada sinyal aneh yang dideteksi. Meski survei ini berhasil mendeteksi lebih dari 10,3 juta sumber bintang yang berisi enam exoplanet. Tim peneliti mengatakan studi ini seperti ingin mencari sesuatu di lautan. Tapi hanya meneliti volume air yang setara dengan kolam renang.

Jadi intinya, kesabaran masih diperlukan untuk mencari tanda-tanda alien. Bagaimanapun, alam semesta begitu luasnya sehingga mungkin alien masih menunggu untuk ditemukan.

Kategori
Sains

Partikel Terkecil yang Ada di Alam Semesta

Partikel Terkecil yang Ada di Alam Semesta

Partikel Terkecil yang Ada di Alam Semesta, – Pada topik kali ini Bicara akan membahas objek paling kecil di Alam Semesta, Tapi bukan hanya objek objek langit saja ya guys, ada juga objek objek lain yang menurut penelitian bicara merupakan objek terkecil yang ada di alam semesta,

Inilah objek atau partikel terkecil yang ada di alam semesta. Apa saja, ya? Yuk, disimak!

1. Elektron

Gambar di atas adalah penampakan dari bagian molekul atom yang dilihat melalui mikroskop atom. Salah satu bagian atau penyusun dasar dari atom adalah elektron. Dilansir https://maxbetresmi.com, Penelitian mengenai elektron pertama kali dilakukan oleh ilmuwan Inggris bernama Joseph John Thompson pada 1897.

Dari studi dan penelitian yang dilakukan oleh Thompson, dapat disimpulkan bahwa elektron merupakan salah satu partikel yang menjadi komponen dasar penyusun atom. Ilmuwan dari West Texas A&M University, Dr. Christoper S. Baird, menyatakan bahwa elektron merupakan salah satu partikel kecil yang bersifat fleksibel. Artinya, ia bisa bergerak dan bisa juga diam tergantung pada kondisinya.

2. Proton

Supaya kamu gak bingung dengan istilah proton, anggap saja proton adalah pesaing dari elektron. Kalau elektron lebih bersifat bad boy, proton lebih condong menjadi good boy. Ya, proton merupakan partikel subatomik yang juga bekerja sebagai partikel pembentuk atom. Jadi, pada posisi terluar bagian atom, ada sebuah orbital yang dikuasai oleh dua buah elektron. Nah, lebih ke dalam lagi, ada partikel proton yang menguasai “wilayah” ini.

Bedanya adalah pada massa kedua jenis partikel tersebut. Massa dari proton lebih besar ketimbang massa elektron. Dicatat dalam laman britannica.com, proton dapat diartikan juga sebagai partikel bermuatan positif yang memiliki sifat stabil alias tidak meloncat atau bergerak bebas layaknya elektron.

3. Neutron

Neutron adalah partikel kecil pembentuk dasar atom yang berada di tengah atau inti atom. Massanya sedikit lebih besar dibanding dengan massa proton. Oh ya, pertikel neutron juga merupakan partikel yang bersifat netral, dicatat dalam Science and Technology Facilities Council.

Keberadaan neutron sangat berguna bagi ilmu pengetahuan seperti medis, biomolekuler, ilmu pangan, pembuatan obat-obatan, dan juga ilmu kimia. Biasanya, para ilmuwan akan melakukan studi dan penelitian mendalam mengenai neutron untuk dihubungkan dengan segala hal yang berkaitan dengan kehidupan manusia.

4. Atom

Nah, kalau kamu sudah sedikit memahami mengenai tiga partikel dasar penyusun atom (elektron, proton, dan neutron), kamu bisa melihat gambar diagram atom di atas. Bagaimana? Sudah dapat dibayangkan apa atom itu? Ya, secara mendasar, atom merupakan partikel kecil di alam semesta yang terdiri dari tiga partikel penyusun seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Kamu bisa lihat bagaimana ketiganya secara konstan dan berkesinambungan dalam melakukan tugasnya masing-masing agar atom tetap stabil dan tidak melawan hukum alam. Science Daily dalam lamannya menjelaskan bahwa atom sangat erat kaitannya dengan pembentukan awal mula alam semesta.

5. Quark

Quark atau kuark adalah partikel yang lebih kecil dari unsur penyusun atom. Dengan kata lain, quark merupakan partikel kecil penyusun dari partikel proton dan neutron.

Quark juga memiliki lawan, yakni antiquark. Secara umum, partikel superkecil ini juga selalu dalam kedaan terkurung dalam sebuah partikel subatom, misalnya proton atau neutron. Beberapa ilmuwan meyakini bahwa karakter quark secara langsung juga memengaruhi sifat-sifat dari proton dan neutron dalam sebuah sel atom.

6. Partikel Tuhan

Partikel Tuhan atau God Particle adalah sebuah partikel yang sangat kecil namun memiliki kekuatan sangat dahsyat. Saking masifnya, hanya dibutuhkan God Particle sebesar ukuran bola sepak untuk menghancurkan sebuah planet atau bintang di alam semesta.

Ilmuwan dan para akademisi menganggap bahwa partikel kecil ini juga bertanggung jawab terhadap massa sebuah objek. Nah, kalau ia sudah bertanggung jawab terhadap massa, maka sejatinya ia adalah sumber dari gravitasi itu sendiri. Karena pengaruhnya yang dinilai sangat besar di alam semesta, penemuan Partikel Tuhan dianggap sebagai sebuah keajaiban dalam sains.

***

Itulah beberapa objek atau partikel terkecil yang ada di alam semesta. Semoga artikel kali ini dapat menambah wawasanmu di bidang fisika dan astronomi, ya!

Kategori
Sains

Kejadian Aneh di Luar Angkasa

Kejadian Aneh di Luar Angkasa

Kejadian Aneh di Luar Angkasa, – Di dalam alam semesta, masih banyak fakta maupun hal aneh yang mungkin kita tidak ketahui hingga menjadikannya sebuah misteri, termasuk objek-objek aneh di luar angkasa.

Namun, saat menghabiskan waktu di luar angkasa inilah, hal-hal aneh bisa terjadi. Berdasarkan kesaksian para angkasawan/wati yang telah menghabiskan beberapa waktunya di luar angkasa, inilah kejadian aneh bin ajaib yang masih menjadi tanda tanya di benak mereka.

1. Siapa yang mengetuk kapsul Yang Liwei?!

Pada 2003, Yang Liwei menjadi astronaut pertama dari Tiongkok yang diberangkatkan oleh Badan Administrasi Antariksa Nasional Tiongkok (CNSA). Menakjubkan, bukan?

Pengalaman yang menakjubkan tersebut tiba-tiba berubah mencekam! Berdiam di kapsul yang sempit dan dikelilingi oleh kehampaan luar angkasa, tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu kapsul!

2. Bola hijau misterius mengejar Gordon Cooper

Dikutip http://downloadjoker123.org, Saat mengelilingi Bumi sebanyak 22 orbit pada 1963, astronaut AS, Gordon Cooper, memberi tahu stasiun antariksa di Muchea, Australia, bahwa ada objek berupa bola berwarna hijau yang menghampiri kapsulnya. Bahkan, stasiun Muchea pun menangkap keberadaan objek hijau tersebut lewat radarnya.

3. Vladimir Kovalyonok melihat UFO meledak

Sebelum pensiun pada 1984, Mayjen. Vladimir Kovalyonok adalah salah satu awak di stasiun luar angkasa Rusia, Salyut VI pada 1981. Selama 217 hari menetap di luar angkasa, ia sempat melihat UFO!

Naas, sebelum diabadikan, UFO tersebut meledak! Setelah meledak, Kovalyonok mengatakan UFO tersebut terpecah menjadi dua bagian yang serupa dengan barbel. Kaget, ia langsung melaporkannya ke stasiun antariksa di Bumi.

4. Belut antariksa Franklin Story Musgrave

Terkenal sebagai astronaut dengan 6 gelar pendidikan, Franklin Story Musgrave, mengatakan bahwa saat ia berada di luar angkasa, ia melihat sebuah “selang” seperti belut yang tengah terbang. Bukan cuma sekali, ia melihatnya hingga dua kali di dua kesempatan berbeda!

5. Penampakan UFO tertangkap kosmonaut di Mir

Saat tengah menjalani misi antariksa di stasiun luar angkasa Rusia, Mir, pada 1991, kosmonaut Musa Manarov beruntung dan berhasil merekam penampakan UFO yang tengah terbang di kegelapan luar angkasa!

Terbang menjauhi Mir, Manarov mengatakan tak ada bagian yang lepas dari stasiun luar angkasa tersebut dan ragu kalau benda tersebut adalah sampah luar angkasa.

6. Cahaya yang terbang sangat cepat

Saat tahun terakhirnya di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada 2005, Leroy Chiao menjadi saksi saat sebuah cahaya aneh meluncur melewatinya saat tengah mengerjakan sesuatu di ISS.

“Saya melihat barisan cahaya yang menyerupai tanda centang terbalik terbang melewati saya. Sangat aneh,” kata Chiao kepada The Huffington Post pada 2014.

7. Kobaran api yang tidak menyala di luar angkasa

Sekadar penjelasan, api berkobar setelah gas panas menarik oksigen. Jadi, tanpa oksigen, harusnya api tidak menyala bukan?

Ternyata, manusia masih perlu waktu untuk memahami cara kerja alam di luar angkasa. Pada 2009 – 2012, astronaut NASA melangsungkan percobaan menyalakan api di ISS dalam projek bertajuk “FLame Extinguishment Experiment (FLEX)”.

“Di luar angkasa, difusi molekul menarik oksigen ke nyala api dan pembakaran menjauh dari nyala api dengan kecepatan 100 kali lebih lambat daripada aliran apung di Bumi,” papar Dan Dietrich, ilmuwan proyek FLEX di Pusat Penelitian Glenn NASA di Ohio.

8. Lampu diskotik luar angkasa

Saat misi Apollo 11 pada 1969, para astronaut AS melihat lampu berkilauan dengan mata kepala mereka sendiri! Astronaut di proyek Apollo 12 dan 13 diperingatkan soal hal tersebut dan mereka pun mengalaminya.

Malah, mereka bisa tetap melihat cahaya tersebut dengan mata terpejam! Akhirnya, NASA pun melakukan penelitian mengenai penglihatan tersebut selama dua tahun lewat 4 misi Apollo 14 – 17.

9. Christopher Cassidy melihat UFO

Saat tengah berada di ISS pada 2013, astronaut Christopher Cassidy melihat sesosok UFO melintas! Tak tinggal diam, Cassidy langsung menghubungi pusat kendali di Bumi untuk melaporkan penampakan tersebut.

Setelah melihat video tersebut, NASA mengatakan bahwa yang Cassidy lihat adalah selimut modul ISS dari Rusia, Zvezda. Namun, apakah betul begitu?

10. Kunang-kunang luar angkasa

Menerbangkan wahana antariksa Friendship 7 dalam misi Mercury-Atlas pada 1962, astronaut AS, John Glenn, melihat hal aneh lewat jendelanya. Percaya atau tidak, Glenn juga melihat cahaya-cahaya kecil yang terlihat seperti “kunang-kunang”.

Butuh setidaknya setahun bagi NASA untuk mengetahui “kunang-kunang tersebut”, yang mereka kira adalah kerusakan sistem pada wahana Glenn.

Ternyata, kunang-kunang tersebut adalah tetesan air yang membeku dan pecah dari jendela Glenn mengikuti pergerakan Friendship 7.

***

Apakah ada kehidupan dan makhluk lain di luar Bumi? Masih menjadi rahasia yang perlu dicari tahu!

Kategori
Sains

Planet Kerdil yang Tinggal di Tata Surya

Planet Kerdil yang Tinggal di Tata Surya

Planet Kerdil yang Tinggal di Tata Surya, – Planet kerdil selain Pluto memang benar-benar ada. Hal ini memang sudah diteliti sejak dulu. Ternyata beberapa planet kerdil tersebut berada di kawasan tata surya Bima Sakti. Penemuan ini pun tidak hanya berjumlah satu, kurang lebih ada 5 planet.

Tapi Anda tenang aja, meski sudah turun pangkat, Pluto enggak akan pernah kesepian kok! Selain Pluto, Tata Surya kita juga memiliki beberapa benda langit yang juga dikategorikan sebagai planet kerdil, apa aja?

1. Ceres

Dikutip http://poker88asia.info, Kebanyakan dari kita mungkin mengenal Ceres sebagai asteroid di Tata Surya. Tapi tahukah Anda , kalau Ceres juga memiliki pangkat dobel sebagai planet kerdil? Dibandingkan dengan Pluto yang berada jauh dibelakang, Ceres merupakan planet kerdil terdekat dari Bumi.

Ceres sendiri tinggal di sabuk asteroid yang ada diantara Mars dan Jupiter yang hanya berjarak sekitar 414 juta km dari matahari. Dan berbeda dari tetangga asteroid lainnya, Ceres memiliki bentuk hampir bulat layaknya planet. Namun untuk ukuran, Ceres hanya memiliki diameter 950 km dan massa 0,015 persen dari massa Bumi.

Karena ukurannya itu, para ahli kemudian sepakat menjadikan Ceres sebagai planet kerdil untuk menemani Pluto.

2. Eris

Kalau ada yang bertanya, siapa biang kerok dalam penurunan pangkat Pluto, maka Eris adalah jawabannya. Eris ditemukan pada tahun 2005, dan memiliki ukuran sekitar 2.300 sampai 2.400 km atau 27 persen lebih besar dari Pluto. Bukan hanya itu, Eris juga memiliki satelit alami yang bernama Dysmonia.

Dengan penemuan ini, para astronom terpaksa memilih satu di antara dua pilihan. Pertama menjadikan Eris sebagai planet kesepuluh, dan yang kedua meninjau ulang status Pluto. Pada akhirnya, para astronom lebih memilih mengorbankan Pluto dengan menjadikannya planet kerdil bersama Eris.

Pilihan ini diambil karena planet kerdil Eris memiliki orbit yang tidak menentu. Orbit Eris memang lebih besar dari Pluto, bahkan Eris membutuhkan 557 tahun untuk memutari matahari. Tapi di sisi lain, orbitnya juga memotong orbit Pluto bahkan Neptunus.

3. Pluto

Seperti yang Anda tahu, Pluto ditemukan oleh seorang gadis berusia 11 tahun, bernama Venetia Burney tahun 1930. Awalnya Pluto merupakan planet, tapi pada Agustus 2006, statusnya diturunkan jadi planet kerdil. Meski statusnya sudah turun, tapi jangan salah, Pluto juga memiliki satelit yang mengitarinya.

Bukan satu, melainkan lima satelit yaitu Charon, Nix, Hydra, Styx, dan Kerberos. Dengan diameter sekitar 2.370 km dan jarak 5,9 miliar km, dulu Pluto merupakan planet terkecil dan terjauh dari matahari. Saking jauhnya, cahaya matahari bahkan membutuhkan waktu 5,5 jam untuk bisa sampai ke Pluto.

4. Makemake

Ceres bukan satu-satunya planet kerdil yang tinggal di sabuk Kuiper. Selain Ceres, planet kerdil Makemake juga tinggal di perbatasan Jupiter dan Mars. Makemake pertama kali ditemukan pada 31 Maret 2005 lalu. Yang unik dari planet kerdil satu ini adalah namanya.

Beda dengan kebiasaan para astronom yang menggunakan nama para dewa Romawi atau Yunani Kuno, nama Makemake sendiri diambil dari nama dewa kesuburan dalam kepercayaan suku Rapa Nui yang merupakan suku asli pulau Paskah.

Faktanya, Makemake memang ditemukan beberapa hari setelah Paskah yang membuatnya cocok dengan nama tersebut.

5. Haumea

Setelah Ceres, Eris, Pluto, dan Makemake, kita juga memiliki Haumea yang menjadi planet kerdil kelima sekaligus planet kerdil terakhir di Tata Surya. Haumea pertama kali ditemukan tahun 2003 lalu di sabuk Kuiper bersama dengan dua satelit alaminya, namun statusnya sebagai planet kerdil baru diresmikan pada tahun 2008 lalu.

Berbeda dengan planet kerdil lain di Tata Surya, Haumea tidak berbentuk bulat atau hampir bulat seperti Ceres. Alih-alih bulat, planet kerdil ini memiliki bentuk seperti cerutu. Selain itu Haumea juga merupakan salah satu benda langit besar yang berputar paling cepat di Tata Surya kita.

Tata Surya kita bukan hanya dihuni oleh matahari dan planet-planet besar, melainkan juga benda langit lainnya, termasuk planet kerdil. Planet kerdil sendiri adalah benda langit yang berputar mengelilingi matahari, memiliki gravitasinya sendiri, namun bukan satelit dari planet lain.